Kamis, 2 Desember 2021

Rusaknya Situs Petilasan Matangaji Sebagai Pembelajaran Agar Tidak Terjadi Dengan Situs Lainnya

Populer

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Cirebon,- Situs Petilasan Sultan Kasepuhan V, Sultan Muhammad Sofiudin atau yang dikenal dengan Sultan Matangaji yang berada di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon kondisinya sudah rusak.

Sejarahwan Cirebon, Sudrajat mengaku prihatin dengan rusaknya situs bersejarah yang berada di Kelurahan Karyamulya, Kota Cirebon tersebut.

“Ini sebagai pembelajaran yah, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali di Kota Cirebon yang memiliki ratusan situs bersejarah,” ujarnya saat ditemui About Cirebon saat meninjau lokasi Situs Petilasan Matangaji, Jumat (21/2/2020).

Loading...
BACA YUK:  Tingkatkan Pemahaman Layanan Jasa Keuangan, OJK Cirebon Gelar Kegiatan BIK 2021

Baca Yuk : Sultan Sepuh XIV Prihatin Atas Rusaknya Situs Petilasan Matangaji

Menurut Sudrajat, situs petilasan Matangaji yang rusak merupakan tempat meditasi dan bersembunyinya Sultan Matangaji saat melawan Belanda waktu itu.

“Namun tempat kedua yang masih ada di situs petilasan Matangaji adalah grojogan dengan lobang tiga yang memiliki fugsi masing-masing. Kalau grojogan ini masih ada, tapi situs utamanya untuk meditasi sudah rusak,” bebernya.

“Karena pada jaman dahulu, sebelum melakukan meditasi harus dalam keadaan suci di grojogan tersebut,” imbuhnya.

Sudrajat menceritakan, saat masih kecil sekitar tahun 78 sampai tahun 80-an sekitar situs Matangaji ini masih melihat pohon bambu tulupan atau tamiyang.

“Karena tulupan adalah senjata rahasia loh, dan ini pernah digunakan di Goa Sunyaragi, karena situs ini erat kaitannya dengan Sunyaragi,” beber Sudrajat.

Tempat meditasi yang rusak di situs petilasan Matangaji, kata Sudrajat, bentuknya seperti Goa Arga Jumut yang berada di Goa Sunyaragi.

“Bentuknya persis seperti Arga Jumut di Goa Sunyaragi, tapi tempatnya tidak tertutup atau terbuka,” jelasnya.

Baca Yuk : Senin Besok, Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon Akan Pertemukan Pihak Terkait Rusaknya Situs Matangaji

Situs Petilasan Matangaji ini, kata Sudrajat, sudah tercatat sebagi situs, namun belum didaftarkan sebagai situs cagar budaya kepada pemerintah.

“Karena mendaftarkan sebuah tempat sebagai cagar budaya, banyak pertimbangan dan harus ada pertanggungjawabannya. Minimal ada juru pemelihara untuk pemeliharaan,” terangnya.

“Kedepan ini sebagai pembelajaran, agar kita kembali mendata dan mendorong untuk segera dijadikan situs cagar budaya yang terdaftar,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Penyanyi Asal Cirebon Rhaisya Putri Luncurkan Single Kedua Berjudul "Istimewa"
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kunjungi Kabupaten Cirebon, Wakil Menteri Pertanian Ajak Petani Gunakan Mesin Pertanian Modern

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi dalam kunjungan kerja ke area persawahan...

Tidak Miliki Pita Cukai, Rokok Ilegal Rugikan Keuangan Negara

Cirebon, - Peredaran rokok ilegal harus terus dipersempit, bahkan dihilangkan. Pasalnya, selain lebih berbahaya terhadap kesehatan, rokok ilegal juga merugikan keuangan negara. Kepala Kantor Kantor...

Berbagai Komoditas Naik, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,42 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat, pada November 2021 Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,42 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar...

Setiap PNS Baru di Kota Cirebon Wajib Menanam Satu Pohon

Cirebon,- Sebanyak 213 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melakukan pengambilan sumpah dan janji menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon....

More Articles Like This