Jumat, 10 April 2020

Rusaknya Situs Petilasan Matangaji Sebagai Pembelajaran Agar Tidak Terjadi Dengan Situs Lainnya

Populer

Tutup Permanen, 20 Karyawan Ramayana Cirebon Mall Harus Kehilangan Pekerjaan

Cirebon,- PT Ramayana Lestari Sentosa TBK yang berada di Cirebon Mall, Kota Cirebon harus menutup gerainya secara permanen.Imbasnya, puluhan...

Mulai Senin, Pemda Kota Cirebon Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Untuk Swalayan dan Pasar Tradisional

Cirebon,- Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Corona atau Covid-19 dan memperhatikan Keputusan...

Inilah Cerita Pekerja Harian yang Terdampak Covid-19

Cirebon,- Yayasan Cirebon Rerewang kembali melakukan pembagian kebutuhan pangan bagi pekerja harian yang terdampak adanya virus Corona atau Covid-19,...

Mulai Besok, Sholat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid di Kota Cirebon Sementara Ditiadakan

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 yang ditetapkan...

Mandiri Syariah Gelar Doa Bersama Pegawai Seluruh Indonesia Secara Online

Jakarta,- PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menggelar doa bersama untuk Indonesia yang diikuti oleh jajaran Direksi, Senior Executive...

Cirebon,- Situs Petilasan Sultan Kasepuhan V, Sultan Muhammad Sofiudin atau yang dikenal dengan Sultan Matangaji yang berada di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon kondisinya sudah rusak.

Sejarahwan Cirebon, Sudrajat mengaku prihatin dengan rusaknya situs bersejarah yang berada di Kelurahan Karyamulya, Kota Cirebon tersebut.

“Ini sebagai pembelajaran yah, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali di Kota Cirebon yang memiliki ratusan situs bersejarah,” ujarnya saat ditemui About Cirebon saat meninjau lokasi Situs Petilasan Matangaji, Jumat (21/2/2020).

Baca Yuk : Sultan Sepuh XIV Prihatin Atas Rusaknya Situs Petilasan Matangaji

Loading...

Menurut Sudrajat, situs petilasan Matangaji yang rusak merupakan tempat meditasi dan bersembunyinya Sultan Matangaji saat melawan Belanda waktu itu.

“Namun tempat kedua yang masih ada di situs petilasan Matangaji adalah grojogan dengan lobang tiga yang memiliki fugsi masing-masing. Kalau grojogan ini masih ada, tapi situs utamanya untuk meditasi sudah rusak,” bebernya.

“Karena pada jaman dahulu, sebelum melakukan meditasi harus dalam keadaan suci di grojogan tersebut,” imbuhnya.

Sudrajat menceritakan, saat masih kecil sekitar tahun 78 sampai tahun 80-an sekitar situs Matangaji ini masih melihat pohon bambu tulupan atau tamiyang.

“Karena tulupan adalah senjata rahasia loh, dan ini pernah digunakan di Goa Sunyaragi, karena situs ini erat kaitannya dengan Sunyaragi,” beber Sudrajat.

Tempat meditasi yang rusak di situs petilasan Matangaji, kata Sudrajat, bentuknya seperti Goa Arga Jumut yang berada di Goa Sunyaragi.

“Bentuknya persis seperti Arga Jumut di Goa Sunyaragi, tapi tempatnya tidak tertutup atau terbuka,” jelasnya.

Baca Yuk : Senin Besok, Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon Akan Pertemukan Pihak Terkait Rusaknya Situs Matangaji

Situs Petilasan Matangaji ini, kata Sudrajat, sudah tercatat sebagi situs, namun belum didaftarkan sebagai situs cagar budaya kepada pemerintah.

“Karena mendaftarkan sebuah tempat sebagai cagar budaya, banyak pertimbangan dan harus ada pertanggungjawabannya. Minimal ada juru pemelihara untuk pemeliharaan,” terangnya.

“Kedepan ini sebagai pembelajaran, agar kita kembali mendata dan mendorong untuk segera dijadikan situs cagar budaya yang terdaftar,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Grage Group Serahkan Bantuan Sarana Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Lingkungan Unit Usaha

Cirebon,- Grage Group menyerahkan bantuan sarana sosialisasi protokol pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 untuk masyarakat yang berada di...

Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Cirebon Rerewang Sediakan Wastafel Umum

Cirebon,- Upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19, Yayasan Cirebon Rerewang kembali menyediakan wastafel atau tempat cuci tangan umum.Penyediaan tempat cuci tangan...

Pertamina dan Hiswana Migas DPC Cirebon Serahkan Donasi Untuk Tenaga Medis dan Pekerja Harian

Cirebon,- Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Cirebon bersama PT Pertamina (Persero) Sales Area Cirebon peduli penanggulangan virus Corona atau...

Jemput Bola, Astra Daihatsu Cirebon Hadirkan Layanan Service di Rumah Melalui Aplikasi

Cirebon,- Astra Daihatsu Cirebon terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Salah satunya dengan pelayanan service ke rumah melalui aplikasi Astra Daihatsu Mobile (ADM).Hal tersebut dilakukan...

Tutup Permanen, 20 Karyawan Ramayana Cirebon Mall Harus Kehilangan Pekerjaan

Cirebon,- PT Ramayana Lestari Sentosa TBK yang berada di Cirebon Mall, Kota Cirebon harus menutup gerainya secara permanen.Imbasnya, puluhan karyawan Ramayana Cirebon Mall terpaksa...

More Articles Like This