Sabtu, 8 Agustus 2020

Sultan Sepuh XIV Prihatin Atas Rusaknya Situs Petilasan Matangaji

Populer

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang....

Terkait Pengukuhan Polmak Oleh Keturunan Sultan Kasepuhan XI, Putra Mahkota Angkat Bicara

Cirebon,- Keturunan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon XI, Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan dirinya sebagai Polmak atau...

Keturunan Sultan XI Kasepuhan Cirebon, Mengukuhkan Sebagai Polmak

Cirebon,- Keturunan Sultan Sepuh XI Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan diri sebagai Polmak atau Pejabat Sementara...

Catat Tanggalnya, Kota Baru Keandra Akan Gelar Open House Night

Cirebon,- Kota Baru Keandra, kawasan hunian mandiri dengan luas 110 hektar mengundang seluruh masyarakat wilayah III Cirebon untuk hadir...

Pembukaan Sekolah Tatap Muka Akan Dikaji Pemerintah Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon sedang mengkaji rencana untuk membuka pembelajaran sekolah dengan tatap muka secara langsung.Hal tersebut disampaikan Bupati...

Cirebon,- Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, PRA. Arief Natadiningrat sangat prihatin atas kejadian rusaknya petilasan Matangaji yang berada di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Situs Petilasan Matangaji merupakan situs bersejarah Sultan Kasepuhan V Sultan Muhammad Sofiudin atau yang dikenal dengan Sultan Matangaji.

“Dengan adanya kejadian bahwa ada developer yang tanpa koordinasi dengan kita dan kemudian langsung diratakan, kita sangat prihatin sekali,” ujar Sultan Sepuh XIV saat ditemui About Cirebon di Keraton Kasepuhan Cirebon, Kamis (20/02/2020).

Loading...

Lanjut Sultan, dengan alasan developer, bahwa di tempat tersebut bukan situs cagar budaya. Padahal, tempat tersebut adalah petilasan cagar budaya.

“Kami sudah menyurati Wali Kota Cirebon untuk supaya dilindungi dan dikembalikan. Silakan developer membangun, tapi tidak merusak cagar budaya,” ungkapnya.

“Kejadian ini mohon menjadi pelajaran untuk cagar budaya lainnya,” tambahnya.

Situs Petilasan Matangaji ini, kata Sultan, memiliki nilai sejarah. Apalagi, Sultan Matangaji adalah seorang pahlawan, yakni tempat tersebut merupakan tempat persembunyian Sultan saat melawan Belanda pada saat itu.

“Di Cirebon ini banyak sekali situs-situs yang bersejarah. Seperti kita tahu, Cirebon merupakan kota yang sangat tua dan memiliki sejarah yang sangat panjang. Bahkan situs-situ peninggalan banyak di luar keraton seperti situs tersebut,” jelasnya.

Menurut Sultan, Sultan Sepuh V Keraton Kasepuhan atau Sultan Matangaji itu sekitar tahun 1800-an. Dari Undang-undang cagar budaya, kalau disebut sebagai cagar budaya adalah yang usianya diatas 50 tahun dan mempunyai nilai sejarah atau nilai-nilai tertentu.

“Sehingga, situs petilasan Matangaji sudah disebut cagar budaya. Tetapi kelemahannya, hampir pemerintah belum didata dan didaftarkan termasuk situs petilasan Matangaji ini,” katanya.

Situs petilasan Matangaji ini, kata Sultan, merupakan salah satu jalur yang dilalui oleh Sultan Matangaji. Itu juga bagian dari Goa Sunyaragi.

“Kejadian ini sudah satu bulan yang lalu. Oleh karena itu kami sesalkan juga baru tahu dan laporan sekarang,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mahasiswa KKN UNDIP Kota Cirebon Ajarkan Cara Budi Daya Microgreen⁣

Cirebon,- Mahasiswa KKN UNDIP Kota Cirebon, mengajarkan cara budidaya tanaman microgreen kepada ibu-ibu rumah tangga di daerah Kelurahan Kebon...

Pemda Kota Cirebon dan Ombudsman Gelar Sosialisasi Laporan Publik

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menggelar acara sosialisasi tentang tata cara pemeriksaan laporan pengaduan masyarakat, Jumat (7/8/2020).Acara yang berlangsung di Ruang Adipura Balaikota...

Okupansi di Aston Cirebon Hotel Mulai Meningkat

Cirebon,- Setelah tiga bulan tidak beroperasi karena Pandemi Covid-19, okupansi Aston Cirebon Hotel & Convention Center mulai meningkat.Hotel yang terletak di Jalan Brigjen Darsono...

Satreskrim Polresta Cirebon Ungkap Kasus Pencabulan Anak Dibawa Umur

Cirebon,- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur.Dalam kasus tersebut, Satreskrim mengamankan dua orang tersangka. Tersangka pertama merupakan...

Mahasiswa Undip Jalankan Dua Program KKN Dalam Rangka Mendukung SDGs dan Sosialisasi Covid

Cirebon (31/07) - Cirebon menjadi kota yang tak luput dari persebaran mahasiswa Undip dalam melaksanakan program KKN Pulang Kampung. Dengan jumlah 14 mahasiswa yang...

More Articles Like This