YPSGJ Cirebon Resmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana Serta Laboratorium Biomedis

Cirebon,- Mendukung pelayanan kesehatan, Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) meresmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana dan juga peresmian Laboratorium Biomedis Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Senin (17/2/2020).

Selain peresmian Klinik dan Laboratorium Biomedis Fakultas Kedokteran, YPSGJ juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Kampus IV UGJ.

Peletakan batu pertama dan peresmian Klinik Fakultas Kedokteran UGJ dihadiri langsung oleh Wali Kota Cirebon, seluruh jajaran yayasan pendidikan UGJ, dan juga rektorat UGJ, serta Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon.

Rektor UGJ, Dr. H. Mukarto Siswoyo mengatakan UGJ membuat sejarah baru di tahun 2020 yakni peletakan batu pertama pembangunan gedung baru kampus IV UGJ dan juga peresmian klinik dan apotek Cakrabuana, serta peresmian laboratorium biomedis FK UGJ.

BACA YUK:  Tiga Mahasiswi ITB Berhasil Memenangkan L’Oréal Brandstorm 2022 tingkat Global Pada Kategori Bergengsi “Tech Track”

“Ini satu lagi yang difasilitasi oleh Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati bagi kemajuan UGJ, khususnya FK UGJ,” ujarnya usai acara.

Lanjut Mukarto, dengan diresmikannya Klinik dan Apotek Cakrabuana, serta Laboratorium Biomedis FK UGJ, merupakan embrio bagi langkah-langkah nyata untuk kita sampai mendirikan rumah sakit pendidikan bagi FK UGJ.

“Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih kepada Wali Kota Cirebon yang terus memberikan dukungan dan fasilitas-fasilitas bagi kemajuan UGJ, yayasan pendidikan UGJ dan seluruh pihak yang telah membantu,” terangnya.

BACA YUK:  Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Cirebon, Bulan Mei - Juni 2022

Kedepan, tambah Mukarto, dengan hadirnya Klinik dan Apotek Cakrabuana, serta Laboratorium FK UGJ, maka civitas UGJ tidak perlu pusing atau bingung lagi untuk memeriksakan kesehatannya.

“Klinik dan Apotek Cakrabuana, selain untuk melayani civitas dan mahasiswa UGJ, ini juga terbuka untuk umum,” ujarnya.

“Kami juga tentunya akan bekerja sama dengan BPJS. Dimana langkah pertama akan menarik semua faskes BPJS untuk difokuskan di Klinik Cakrabuana. Kita tahu ada 700 karyawan dan Dosen UGJ, serta 11 ribu mahasiswa yang akan kita tarik untuk mendukung kinerja dari Klinik Cakrabuana UGJ ini,” imbuhnya

BACA YUK:  Telkomsel Buka Posko Haji di Indonesia dan Arab Saudi

Mengenai fasilitas yang ada di Klinik Cakrabuana, Mukarto menjelaskan, bahwa pelayanan yang ada disini lengkap, mulai dari dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi dengan peralatan yang lengkap dan modern, hingga Laboratorium genetik.

“Laboratorium biomedis atau genetik di FK UGJ ini hanya ada tiga di Indonesia, yakni di UI, Undip, dan di UGJ,” bebernya.

“Untuk Laboratoriun di UGJ sudah menggunakan teknologi terbaru. Kalau dulu ingin tes DNA harus ke Jakarta, sekarang tidak perlu lagi, karena di UGJ sudah ada dan bisa sehari selesai,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 48 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.