Senin, 26 Agustus 2019

PLS di SMA Negeri 1 Kota Cirebon Diisi dengan Placement Test dan Psikotes , Ini Tujuannya

Populer

Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon Mulai Tahap Pengerjaan Basement

Cirebon,- Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon sudah dimulai sejak awal Agustus 2019 dan proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir...

PT. ESK Perusahaan Bidang Security Service Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Perusahan bidang pengamanan security, jasa pendidikan dan pelatihan keamanan PT. Erlangga Satya Kencana (ESK) menggelar acara Grand Opening,...

Telkomsel Dukung Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, Akselerasikan Ekosistem Digital Indonesia

Jakarta,- Sebagai digital telco company, Telkomsel berkomitmen untuk terus bergerak maju untuk mengakselerasikan pembangunan bangsa melalui inovasi dan solusi...

Pererat Silaturahmi, CSB Mall Gelar Touring Bersama Tenant

Cirebon,- Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, CSB Mall menggelar touring bersama tenant-tenant CSB Mall, Senin (19/8/2019).Kegiatan touring motor tersebut...

Jurusan KPI Gelar Pengabdian Masyarakat Dengan Tema Literasi Media

Cirebon - Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan pengabdian masyarakat, Senin (19/8) yang bertempat di...

Cirebon,- Sebanyak 408 siswa SMA Negeri 1 Kota Cirebon mengikuti Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) mulai tanggal 15 sampai 19 Juli 2019.

1. Placement Test

Kepala SMA Negeri 1 Kota Cirebon, Dr. Nendi mengatakan hari pertama PLS usai pembukaan, seluruh siswa dibagi menjadi 12 gugus dan langsung mendapatkan placement test.

“Placement test ini untuk melihat sejauh mana potensi akedemik siswa yang dibawa dari SMP asalnya. Itu sebagai bahan dasar dan strategi kita untuk menindak lanjuti pembelajaran di SMA Negeri 1 Kota Cirebon,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di SMA Negeri 1 Kota Cirebon, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Selasa (16/7/2019).

Lanjut Nendi, Placement Test ini dilakukan tiga sesi, karena testnya melalui CBT (Computer Base Test), semuanya sama seperti UNBK.

“Dari test ini akan muncul nilainya dan akan kita olah, jadi pada posisi berapa kualitas anak-anak ini bisa meneruskan proses pembelajaran di sekolah,” bebernya.

Kepala SMAN 1 Cirebon, Dr. Nendi, S.Pd, MM

2. Psikotes

Lalu PLS berikutnya di SMA Negeri 1 Kota Cirebon yang berlangsung hingga sore hari ini, yang utamanya adalah pendidikan karakter.

“Kita mulai dari mengaji pagi, salat berjamaah, dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan PLS,” terangnya.

Kemudiam PLS hari kedua, SMA Negeri 1 Kota Cirebon melakukan psikotes yang bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

“Hasilnya nanti, diperuntukan untuk apakah anak ini bisa masuk IPA atau IPS. Karena kalau tidak begitu anak yang masuk SMA Negeri 1 inginnya masuk IPA, sementara disini harus melayani anak yang ke IPA dan IPS,” terangnya.

Tradisi SMA Negeri 1 Kota Cirebon, kata Nendi, perbandingannya adalah 2:1 atau 8 kelas IPA dan 4 kelas IPS, sesuai dengan kondisi guru yang ada.

“Dari psikotes ini, hasilnya diolah oleh UPI Bandung dan baru kita lihat berapa siswa yang masuk jurusan IPA dan berapa siswa yang masuk jurusan IPS,” jelasnya.

Namun, lanjut Nendi, biasanya ada juga anak yang sudah secara psikotes harusnya masuk IPS, tetapi orang tua memaksa ingin anaknya masuk IPA.

“Maka, kita akan melakukan test kedua, apakah anaknya masih punya potensi besar tidak di jurusan IPA. Karena yang namanya psikotes itu sebetulnya sudah betul-betul teruji. Tetapi, kami sebagai pihak sekolah tetap memfasilitasi dan melayani,” ungkapnya.

“Tetapi jangan salah, yang namanya IPS SMA Negeri 1 Kota Cirebon, ke universitas daya serapnya tinggi. Pernah awal berdinas disini, ada 38 siswa yang test seluruhnya diterima dan 34 diantaranya dari IPS, termasuk ke UGM,” tambahnya.

Sehingga, para orang tua jangan khawatir ketika anaknya ternyata harus masuk IPS, karena sudah banyak contoh anak SMA Negeri 1 Kota Cirebon yang sukses di IPS.

3. Materi PLS

Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMA Negeri 1 Kota Cirebon akan berjalan terus hingga hari Jumat (19/7), karena banyak materi yang harus disampaikan, diantaranya materi dari Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait anti narkoba.

“Dari kepolisian akan diberi materi tentang tertib berlalu lintas, termasuk di dalamnya akan ada materi literasi digital,” ujarnya.

“Terutama yang lebih ditekankan lagi adalah pendidikan karakter, agar lebih mengenal dan memahami SMA Negeri 1. Supaya mereka ketika KBM dimulai sudah siap,” tandasnya. (AC212)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

MLD Spot Stage Bus Jazz 2019 Kembali Sapa Pencinta Jazz di Cirebon

Cirebon,- MLD Spot Stage Bus Jazz Tour 2019 kembali menyambangi Kota Cirebon. Acara yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2015...

Ribuan Masyarakat Cirebon Padati Acara Nonton Bareng MotoGP

Cirebon,- Ribuan masyarakat Cirebon dan sekitarnya ikut meramaikan acara Nonton Bareng MotoGP seri ke-12 Sirkuit Silverstone, Inggris yang diselenggarakan oleh Trans7 di Jalan Siliwangi,...

Ulang Tahun Pertama, Foodalicious CSB Mall Berikan Kemeriahan untuk Pengunjung

Cirebon,- Merayakan Hari Ulang Tahun yang pertama, Foodalicious CSB Mall menggelar acara yang bertajuk Foodalicious Carnival, Minggu (25/8/2019).Acara ulang tahun yang pertama, Foodalicius menggelar...

Grage City Mall Kembali Hadirkan Program Belanja Berhadiah Mobil dan Motor, Ini Syaratnya

Cirebon,- Grage City Mall kembali menghadirkan program belanja berhadiah. Kali ini, hadiah yang akan diberikan tak tanggung-tanggung yaitu satu unit mobil dan tiga unit...

Grage City Mall Ajak Anak Yatim Bermain dan Nonton Bareng Film di CGV Blitz

Cirebon,- Masih dalam rangkaian HUT ke-74 Republik Indonesia, Grage Group mengundang anak-anak yatim dari yayasan Al-Falah dan yayasan Madinatun Najah, Minggu (25/8/2019). Ratus Sukmayani, selaku...

More Articles Like This