Minggu, 24 Mei 2020

PLS di SMA Negeri 1 Kota Cirebon Diisi dengan Placement Test dan Psikotes , Ini Tujuannya

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Bila Masih Ditemukan Warga Mudik, Polresta Cirebon Akan Putar Balik Kendaraan

Cirebon,- Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik lebaran pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini guna mencegah penyebaran virus...

PSBB Tahap Kedua, Pusat Perbelanjaan Boleh Buka Normal

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memutuskan untuk memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Cirebon mulai...

Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid Sang Cipta Rasa Tidak Menggelar Salat Id

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memperpanjang masa PSBB tahap kedua selama 14 hari kedepan.PSBB tahap kedua sudah dimulai...

Cirebon,- Sebanyak 408 siswa SMA Negeri 1 Kota Cirebon mengikuti Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) mulai tanggal 15 sampai 19 Juli 2019.

1. Placement Test

Kepala SMA Negeri 1 Kota Cirebon, Dr. Nendi mengatakan hari pertama PLS usai pembukaan, seluruh siswa dibagi menjadi 12 gugus dan langsung mendapatkan placement test.

“Placement test ini untuk melihat sejauh mana potensi akedemik siswa yang dibawa dari SMP asalnya. Itu sebagai bahan dasar dan strategi kita untuk menindak lanjuti pembelajaran di SMA Negeri 1 Kota Cirebon,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di SMA Negeri 1 Kota Cirebon, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Selasa (16/7/2019).

Loading...

Lanjut Nendi, Placement Test ini dilakukan tiga sesi, karena testnya melalui CBT (Computer Base Test), semuanya sama seperti UNBK.

“Dari test ini akan muncul nilainya dan akan kita olah, jadi pada posisi berapa kualitas anak-anak ini bisa meneruskan proses pembelajaran di sekolah,” bebernya.

Kepala SMAN 1 Cirebon, Dr. Nendi, S.Pd, MM

2. Psikotes

Lalu PLS berikutnya di SMA Negeri 1 Kota Cirebon yang berlangsung hingga sore hari ini, yang utamanya adalah pendidikan karakter.

“Kita mulai dari mengaji pagi, salat berjamaah, dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan PLS,” terangnya.

Kemudiam PLS hari kedua, SMA Negeri 1 Kota Cirebon melakukan psikotes yang bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

“Hasilnya nanti, diperuntukan untuk apakah anak ini bisa masuk IPA atau IPS. Karena kalau tidak begitu anak yang masuk SMA Negeri 1 inginnya masuk IPA, sementara disini harus melayani anak yang ke IPA dan IPS,” terangnya.

Tradisi SMA Negeri 1 Kota Cirebon, kata Nendi, perbandingannya adalah 2:1 atau 8 kelas IPA dan 4 kelas IPS, sesuai dengan kondisi guru yang ada.

“Dari psikotes ini, hasilnya diolah oleh UPI Bandung dan baru kita lihat berapa siswa yang masuk jurusan IPA dan berapa siswa yang masuk jurusan IPS,” jelasnya.

Namun, lanjut Nendi, biasanya ada juga anak yang sudah secara psikotes harusnya masuk IPS, tetapi orang tua memaksa ingin anaknya masuk IPA.

“Maka, kita akan melakukan test kedua, apakah anaknya masih punya potensi besar tidak di jurusan IPA. Karena yang namanya psikotes itu sebetulnya sudah betul-betul teruji. Tetapi, kami sebagai pihak sekolah tetap memfasilitasi dan melayani,” ungkapnya.

“Tetapi jangan salah, yang namanya IPS SMA Negeri 1 Kota Cirebon, ke universitas daya serapnya tinggi. Pernah awal berdinas disini, ada 38 siswa yang test seluruhnya diterima dan 34 diantaranya dari IPS, termasuk ke UGM,” tambahnya.

Sehingga, para orang tua jangan khawatir ketika anaknya ternyata harus masuk IPS, karena sudah banyak contoh anak SMA Negeri 1 Kota Cirebon yang sukses di IPS.

3. Materi PLS

Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMA Negeri 1 Kota Cirebon akan berjalan terus hingga hari Jumat (19/7), karena banyak materi yang harus disampaikan, diantaranya materi dari Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait anti narkoba.

“Dari kepolisian akan diberi materi tentang tertib berlalu lintas, termasuk di dalamnya akan ada materi literasi digital,” ujarnya.

“Terutama yang lebih ditekankan lagi adalah pendidikan karakter, agar lebih mengenal dan memahami SMA Negeri 1. Supaya mereka ketika KBM dimulai sudah siap,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Sembuh

Cirebon,- Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon sembuh.Berdasarkan hasil...

Slamet Anak Sebatang Kara yang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Cirebon,- Slamet (15) asal Blok Singkil 2 RT 02 RW 07, Desa Astanajapuran Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kondisinya terlihat memperihatinkan.Pasalnya, Slamet merupakan anak yatim...

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Satu Lagi

Cirebon,- Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan adanya penambahan satu pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (23/5/2020).Sehingga, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19...

H-2 Jelang Lebaran Idulfitri, Polresta Cirebon Terus Lakukan Penyekatan Selama 24 Jam

Cirebon,- H-2 jelang Hari Raya Idulfitri tahun 2020, jajaran Polresta Cirebon bersama dengan unsur lainnya terus melakukan penyekatan di wilayah Kabupaten Cirebon.Kapolresta Cirebon, Kombes...

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Minuman Keras Hasil Razia

Cirebon,- Polresta Cirebon memusnahkan barang bukti sepuluhan ribu botol minuman keras (miras) berbagai jenis hasil razia.Pemusnahan yang dihadiri Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten...

More Articles Like This