OJK Gandeng Kadin Kota Cirebon Gelar Edukasi Keuangan Syariah

Cirebon,- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar edukasi keuangan pembayaran syariah dan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor OJK Cirebon, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Senin (14/6/2021).

Edukasi tersebut dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, serta memberikan pembiayaan yang mudah, cepat dan berbiaya rendah. Kegiatan ini dihadiri anggota Kadin Kota Cirebon dan juga Bank Syariah Indonesia (BSI) Cirebon.

Nana Rosdiana, Kabag Pengawasan LJK OJK Cirebon mengatakan upaya perluasan akses masyarakat ke sektor jasa keuangan atau Inklusi keuangan kini menjadi mutlak dibutuhkan. Karena, akses terhadap sektor jasa keuangan merupakan hak seluruh masyarakat.

Lanjut Nana, hampir seluruh bentuk aktivitas ekonomi masyarakat memerlukan peranan sektor jasa keuangan guna mendukung aktivitas ekonomi tersebut. Beberapa contoh sederhananya antara lain, produk tabungan mulai dari kalangan pelajar hingga dewasa, program kredit dan pembiayaan untuk pengembangan usaha produktif atau konsumtif.

BACA YUK:  DPC IWAPI dan Bhayangkari Cirebon Kota Gelar Donor Darah di EWF 2022

Pemerintah Indonesia semakin menyadari pentingnya upaya peningkatan inklusi keuangan. Hal ini, tampak dari kebijakan pemerintah yang menetapkan peningkatan terwujudnya keuangan inklusif sebagai salah satu sasaran strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Satu sasaran penguatan sektor keuangan dalam lima tahun mendatang yaitu meningkatnya akses masyarakat dan UMKM terhadap layanan jasa keuangan formal dalam kerangka pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Nama.

Pihaknya yakin, UMKM dan pengusaha akan menjadi katalisator dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) termasuk di Kota Cirebon. Oleh karena itu, OJK melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terus melakukan percepatan akses keuangan di daerah.

“Ini dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, serta untuk mendukung pencapaian target inklusi keuangan di atas 90 perse pada tahun 2024,” ujarnya.

BACA YUK:  Bikin Kenyang, Buka Puasa di Aston Cirebon Tersedia 208 Menu All You Can Eat

Pada tahun ini, kata Nana, TPAKD memiliki program tematik yaitu “Pembiayaan yang Mudah, Cepat, dan Berbiaya Rendah”. Sebagai realisasi program tersebut, pada pertemuan kali ini, kami dan BSI akan berbagi bagaimana cara mempersiapkan pengajuan pembiayaan kepada bank dan cara menjaga kredibilitas debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Namun, tambah Nana, yang harus dipahami bersama bahwa pembiayaan dari perbankan bukan serta merta akan memajukan pengusaha. Banyak faktor lain seperti pemasaran, penjualan, atau inovasi produk yang harus dilakukan secara berkesinambungan.

“Oleh karena itu, kami juga memiliki produk Kelas Inklusi Keuangan (Kelingan) secara online setiap bulan bagi UMKM. Salah satu tujuan utamanya meningkatkan kapasitas UMKM agar dapat naik kelas,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Kadin Kota Cirebon, Ismayasari mengatakan kegiatan ini hadir karena ada sinergitas antara OJK dan Kadin Kota Cirebon. Kami menyadari perlu adanya edukasi tentang keuangan kepada UMKM dan IKM.

BACA YUK:  KADIN Kota Cirebon Beri Kuliah Umum di AKMI Suaka Bahari, Mahasiswa Tanya Cara Jadi Kaya

“Alhamdulillah pihak OJK menyetujui dan melibatkan BSI dalam hal ini. Bahkan antusias peserta dalam kegiatan ini sangat bagus sekali,” ujar Iis sapaan akrabnya.

Kadin Kota Cirebon, kata Iis, punya harapan besar dengan adanya moment seperti ini. Salah satunya yaitu dengan lesunya usaha yang dilakukan oleh para pengusaha, memiliki angin segar dalam hal permodalan dari pihak ketiga.

“Ini bisa menambah gairah untuk para pengusaha untuk terus berusaha. Kami akan terus mendukung dalam bidang edukasi dan marketingnya,” jelas Iis.

Menurut Iis, Kadin Kota Cirebon tidak hanya menyelenggarakan kegiatan seperti ini saja. Namun ada follow-up berikutnya yang memiliki tanggung jawab dalam mendukung perekonomian Kota Cirebon kondusif dan memiliki tingkat saing yang berarti. (AC212)

(Dilihat: 32 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.