Jumat, 25 September 2020

Katon Tourism Expo 2019 Ajang Promosi Destinasi Wisata di Wilayah Cirebon

Populer

Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Pantai Kejawanan

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas di Pantai Kejawanan, Kota Cirebon, Senin (21/9/2020) pagi sekitar pukul 04.55 WIB.Mayat...

7 Desa di Kabupaten Cirebon Mendapatkan Mobil Maskara ⁣⁣

⁣Cirebon,- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Jawa Barat menyalurkan bantuan sosial, edukasi Covid-19...

Kecelakaan Tunggal di Cipali KM 177, Seorang Penumpang Meninggal Dunia⁣

⁣Cirebon,- Kecelakaan Lalu lintas kembali terjadi di Tol Cipali KM 177 pada hari Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 09.25 WIB.⁣ ⁣ Kecelakaan...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Inilah Cerita Eti Sulastri Warga Ciledug yang Sembuh

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag melakukan dialog langsung dengan Eti Sulastri, warga Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten...

Cirebon,- Katon Tourism Expo 2019 siap diselenggarakan pada tanggal 12 sampai 15 September 2019 yang akan berlangsung di Hotel Apita, Jalan Tuparev, Kabupaten Cirebon.

Event Katon Tourism Expo 2019 merupakan event pameran nasional promosi wisata, bisnis meeting, fam trip dan juga hiburan untuk memberikan kontribusi pengembangan promosi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Rencananya, event Katon Tourism Expo 2019 akan dihadiri para pelaku pariwisata baik dari dalam negeri maupun luar negeri seperti India, Malaysia, Turki, Singapore, dan Thailand.

Loading...

1. Promosikan Wisata Cirebon

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon, H. Hartono mengatakan kegiatan Katon Tourism Expo 2019 merupakan kegiatan dari Disbudparpora Kabupaten Cirebon tahun anggaran 2019 bekerja sama dengan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Wilayah III Jawa Barat, serta asosiasi lain.

“Tujuan kegiatan ini adalah mempromosikan tentang destinasi wisata yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon khususnya, umumnya di wilayah Cirebon,” ujarnya saat Press Conference di Kantor Disbudparpora Kabupaten Cirebon, Senin (9/9/2019).

BACA YUK:  Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Pertamina Hibahkan Rp 1 M bagi 7 Yayasan di Jawa Barat

Baca Yuk: Pemerintah Kabupaten Cirebon dan ASPPI Wilayah III Jawa Barat Siap Gelar Katon Tourism Expo 2019

Lanjut Hartono, tujuan yang utama dari Katon Tourism Expo 2019 selain mempromosikan destinasi wisata, yaitu mengundang wisatawan baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara datang ke Cirebon.

“Oleh karena itu, dengan kegiatan ini harapan Pemerintah Kabupaten Cirebon, bahwa Cirebon akan lebih dikenal dan didatangi oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara,” ungkapnya.

2. Pariwisata Sumber PAD

Untuk diketahui, kata Hartono, PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang bersumber dari pariwisata ini merupakan primadona setiap tempat. Kalau secara nasional PAD Pariwisata mendapatkan urutan ketiga diatas minyak bumi.

BACA YUK:  Wali Kota Cirebon: Lebih Memilih Jalankan AKB Dengan Protokol Kesehatan Daripada PSBB Lagi

“Di Kabupaten Cirebon juga, ini merupakan primadona PAD Pariwisata dari pajak hotel dan restoran, kita mendapat urutan yang ke-3, setelah PBB,” jelasnya.

Pihaknya berharap, kegiatan Katon Tourism Expo 2019 bisa berjalan sukses, sukses kehadirannya para pelaku pariwisata ke Cirebon dan sukses pelaksanaannya berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana, serta akhirnya Cirebon akan lebih dikenal dan didatangai oleh wisatawan sesuai dengan tagline yang dimiliki yaitu Kabupaten Cirebon Katon.

3. Diakui Event Nasional

Puncak dari acara Katon Tourism Expo 2019, kata Hartono, akan dimeriahkan dengan arak-arakan Nadran di Gunung Jati pada tanggal 14 September 2019.

“Perlu saya sampaikan, acara Nadran Gunung Jati mulai tahun kemarin diubah namanya menjadi Festival Budaya Cirebon,” ujarnya.

“Perubahan nama itu oleh Kementerian Pariwisata sudah diakui dan sudah masuk di dalam seratus kalender event nasional,” imbuhnya.

Tahun depan, tambah Hartono, sudah mengusulkan beberapa event seperti Festival Budaya Cirebon di Gunung Jati, Kirab setiap hari jadi Kabupaten Cirebon, hingga Memayu Trusmi diusulkan sebagai event nasional.

“Mudah-mudahan tahun depan Cirebon Carnival juga menjadi event nasional,” ungkapnya.

Baca Yuk: Katon Tourism Expo 2019 Akan Dihadiri Buyer dari Dalam dan Luar Negeri

4. Persiapan Mencapai 90 Persen

Sementara itu, Ketua DPC ASPPI Wilayah III Jawa Barat, Abdul Rozak menambahkan untuk persiapan Katon Tourism Expo 2019 sudah mencapai 90 persen.

“Untuk perubahan agenda tidak begitu berarti, hanya saja yang awalnya di hari ketiga akan di Batulawang, kita ubah dihari terakhir,” jelasnya.

Untuk peserta sendiri, lanjut Rozak, dari 100 buyer yang rencananya akan hadir, sampai saat ini yang sudah konfirmasi sudah 80 persen.

BACA YUK:  Gubernur Jabar Himbau Pasien Sembuh Covid-19 Untuk Sumbang Plasma Darah⁣

“Bahkan ada tambahan lagi peserta dari mancanegara yang akan hadir yakni dari India. Kemarin sudah ada Turki, Malaysia, Singapore, dan Thailand, dan sekarang ditambah dari India,” bebernya.

BACA YUK:  Menuju Era Digital, UMKM Meubel CV. Hartati Jaya Dibantu KKN Mahasiswa UMY⁣

Pihaknya menargetkan, kunjungan masyarakat pada acara Katon Tourism Expo 2019 sebesar 5 ribu sampai 10 ribu pengunjung.

“Mudah-mudahan acara Katon Tourism Expo 2019 bisa berjalan sukses dan sesuai dengan yang diinginkan,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Selama September, Pertamina Suntik Modal Lebih dari Rp 2,9 M untuk UMKM di Jawa Barat

Jakarta,- Sebagai upaya untuk terus mendorong UMKM agar tetap eksis dan bangkit dari situasi pandemi, sepanjang bulan September 2020...

Ini yang Dilakukan Ponpes Husnul Khotimah Menyusul 46 Santri Positif Covid-19

Kuningan,- Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah yang berada di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan ditutup sementara mulai hari ini 25 September sampai batas...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren tersebut dihentikan sementara untuk menghindari...

Bupati Minta Dishub Cirebon Ciptakan Transportasi yang Aman, Nyaman dan Sehat

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) diminta untuk meningkatkan perannnya, dalam menciptakan transportasi yang aman, nyaman dan sehat.Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag menuturkan, jalur lalu...

More Articles Like This