Selasa, 29 September 2020

Katon Tourism Expo 2019 Akan Dihadiri Buyer dari Dalam dan Luar Negeri

Populer

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Wakil Wali Kota Cirebon Kunjungi Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati kembali mengunjungi warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang isolasi mandiri, Jumat...

Cirebon,- Menjelang event “Katon  Tourism Expo 2019” yang akan berlangsung pada tanggal 12 sampai 15 September 2019, persiapan sudah hampir rampung sekitar 80 sampai 90 persen.

1. Buyer Dari Luar Negri

Ketua Panitia Katon Tourism Expo 2019, Ismayasari mengatakan saat ini panitia sedang mematangkan event di hari H, rangkaian-rangkain acara di pastikan dengan para sponsor.

Loading...

“Untuk perubahan acara sendiri tidak berarti, karena perubahan itu seperti hal-hal yang menyangkut pihak ketiga seperti hotel,” ujarnya saat ditemui di Mantera Rattan Cirebon, Blok Sitelan, Desa Kertasari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Sabtu (31/8/2019).

Lanjut Ismaya, pada event Katon Tourism Expo 2019 sambutannya sangat luar biasa dan diluar dugaan sebelumnya, karena ada buyer yang berpartisipasi dari luar negeri.

“Ada buyer yang dari Turki, Malaysia, Singapore, dan Thailand,” ungkpanya.

Ismaya memastikan, peserta Katon Turism Expo 2019 yang berasal dari luar negeri tersebut dipastikan hadir, karena mereka sudah konfirmasi akan hadir.

2. Tertarik Dengan Wisata Budaya dan Religi

Kehadiran buyer dari luar negri, menurut Ismaya, ternyata tanggapan dari mereka sangat tertarik dengan Indonesia, karena ada wisata budaya dan religi.

“Mereka sangat tertarik dengan ada kunjungan Nadran, sama kunjungan ziara ke Makan Sunan Gunung Jati,” bebernya.

Di Cirebon, kata Ismaya, setelah kita telisik mecari potensi wisata sampai ke desa-desa, ternyata di Cirebon banyak sekali potensi yang harus diangkat.

“Seperti contohnya Mantera Rattan. Ini merupakan salah satu destinasi wisata belanja akan kita angkat dalam event Katon Tourism Expo 2019,” terangnya.

Di Mantera Rattan, tambah Ismaya, ada sesuatu yang sangat menarik untuk dikunjungi. Seperti wisata belanja rotan yang tidak kalah dengan galeri belanja yang ada di luar negri maupun ibu kota.

“Ternyata di Cirebon sangat luar biasa, bahkan disini kita temukan sesuatu yang unik seperti wisata edukasi belajar menganyam rotan,” jelasnya.

“Wisata edukasi menganyam rotan ini kemungkinannya menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Cirebon,” imbuhnya.

3. Wisata Belanja dan Edukasi

Sementara itu, Doni Fahrin, selaku General Manager Mantera Rattan Cirebon mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI).

“Sehingga dengan kegiatan ini, Cirebon lebih tereksplore. Dan saya berharap Cirebon itu nantinya ada yang bisa membuat kangen,” ungkapnya.

“Jadi orang yang datang ke Cirebon rasanya seperti datang ke Yogyakarta, walaupun tidak ngapa-ngapain kangen gitu loh,” tambahnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya event Katon Tourism Expo 2019 ini, referensi wisata di Cirebon tidak monoton, dan akhirnya lebih tereksplore lagi, lebih banyak lagi dan kalau orang datang ke Cirebon tidak jenuh.

“Jadi dari wisata alam sampai edukasi, nanti tersedia. Nah kalau di Mantera sendiri konsepnya adalah menjadi bagian dari destinasi wisata yang ada di Cirebon, khususnya wisata belanja rotan,” terangnya.

“Lalu, kita juga tidak hanya belanja saja, karena tidak semuanya ingin berbelanja. Tapi, kita menyuguhkan tempat yang ada edukasinya, sehingga orang yang datang mendapatkan pengalaman,” imbuhnya.

Bukan hanya pengalaman belanja dan mencari barang-barang unik dan berbeda, tetapi kata Doni, yang datang bisa menambah referansi keterampilan untuk anak-anak sekolah maupun instansi.

“Di industri rotan sendiri sebetulnya yang menjadi PR adalah regenerasi sangat minim sekali. Mudah-mudahan dengan adanya wisata edukasi ini nantinya ada bibit baru untuk mengembangkan industri rotan,” pungkasnya.

4. KTE Menjadi Fairnya Cirebon

Selain itu, Ketua DPC ASPPI Wilayah III Jawa Barat, Abdul Rojak menambahkan dukungan dari pemerintah daerah dengan adanya kegiatan Katon Tourism Expo (KTE) 2019 ini sudah ada.

“Tetapi untuk kedepan, dukungan pemerintah akan lebih besar lagi. saya berharap KTE ini jangan berhenti sampai disini, bisa berkelanjutan terus,” ujarnya

“Umpamanya Jakarta punya Jakarta Fair, Palembang punya Sriwijaya Fair, mengapa kita ngga bisa bikin Katon Tourism Expo ini menjadi Fairnya Cirebon. Itu harapan kita kedepannya,” tambah Rojak.

Selesainya acara KTE 2019, kata Rojak, bisa berdampak multi efek yang sangat luar biasa. Sehingga, yang tadinya tidak mengenal Cirebon, Cirebon bisa betul-betul Katon. (AC212)

BACA YUK:  Walikota, DPRD dan SKPD Kota Cirebon Edukasi Warga untuk Taati Protokol Kesehatan
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon.Bertempat di...

Ini Penjelasan Kepala BI Cirebon Terkait Video Viral Uang “Nyanyi”

Cirebon,- Beredar video uang pecah Rp. 75 ribu yang bisa Nyanyi Indonesia Raya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon berikan penjelasan, Senin (28/9/2020).Menurut...

Tambah Bangunan Pendopo, Warung Kopi Manis Kini Hadir Lebih Luas

Cirebon,- Warung Kopi Manis (WKM) yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon hadir dengan tempat yang lebih luas.Saat ini,...

Pelanggar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Didominasi Tidak Memakai Masker

Cirebon,- Selama dua pekan sejak tanggal 14 sampai 27 September 2020, sebanyak 21 ribuan pelanggar terjaring operasi yustisi protokol kesehatan di Kabupaten Cirebon.Kegiatan yang...

More Articles Like This