Indikator Perkembangan Ekonomi di Jawa Barat Menunjukan Positif

Cirebon,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon menyelenggarakan Sosialisasi West Java Economic Society (WJES) 2020, Jumat (2/10/2020).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat bersama dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Bandung – Koordinator Jawa Barat yang dalam pelaksanaannya didukung oleh BI Cirebon dan BI Tasikmalaya, serta seluruh cabang ISEI di Jawa Barat.

Herawanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, dalam sambutannya menyampaikan tujuan penyelenggaraan sosialiasi ini selain untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya peran forum WJES terhadap perekonomian di Jawa Barat.

“Kegiatan ini juga dalam rangka meningkatkan partisipasi dan tentunya kontribusi nyata untuk bersama-sama memajukan perekonomian di Jawa Barat terlebih di saat terjadinya wabah pandemi saat ini,” ujar Herwanto.

BACA YUK:  Tim Ekspedisi Kebangsaan Cirebon - Bandung Disambut Gubernur Jawa Barat

Herawanto memaparkan bahwa, pandemi Covid-19 telah menekan perekonomian Indonesia, termasuk Jawa Barat yang pada triwulan II 2020 terjadi kontraksi sebesar -5,98 persen (yoy).

Oleh karena itu pemulihan ekonomi menjadi agenda penting dan perlu mendapatkan dukungan sinergitas dari berbagai pihak, sehingga kondisi ekonomi dapat terus membaik dengan diiringi risiko kesehatan yang terkawal baik.

“Secercah harapan telah mulai muncul pada triwulan III 2020 dan diharapkan dapat terus terjaga momentum perbaikan yang sudah terjadi,” ungkapnya.

Khususnya di Jawa Barat, tambah Herawanto, berbagai indikator ekonomi menunjukkan perkembangan positif, seperti tingkat keyakinan masyarakat (konsumen) terhadap perbaikan kondisi ekonomi.

BACA YUK:  AstraPay Kenalkan Pembayaran Digital Melalui Sanur Village Festival 2022, Masyarakat Bali Antusias untuk Mencoba

Aktivitas ekonomi yang mulai meningkat tersebut, tentu tetap perlu diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin, namun harus selalu diiringi optimisme dan sikap positif dalam mengoptimalkan berbagai peluang pemulihan ekonomi.

“Hal ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk segenap civitas akademika perguruan tinggi,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Bakti Artanta dalam sambutannya pemerintah daerah, akademisi, asosiasi, dan masyarakat umum juga dapat mengambil peran aktif dalam mencapai tujuan pengembangan ekonomi Jawa Barat.

Menurut Bakti, WJES dapat menjadi wadah bersama untuk dapat berkontribusi melalui penelitian, kajian, dan berbagai pendalaman isu ekonomi di daerah yang pada akhirnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat disampaikan kepada pemerintah dan pihak terkait untuk kemudian diimplementasikan dalam upaya menyelesaikan permasalahan ekonomi di daerah.

BACA YUK:  Majelis Ta’lim Rotibul Haddad Al Mawaddah Studi Banding ke Masjid Jogokariyan Yogyakarta

“Kami harap, dengan dilaksanakannya sosialisasi WJES kepada stakeholders termasuk civitas akademica di semua wilayah Jawa Barat, tidak terkecuali wilayah Ciayumajakuning dapat meningkatkan sinergi, peran serta dan partisipasi dalam mensukseskan forum WJES ini sebagai upaya nyata bersama dalam memajukan perekonomian di Jawa Barat,” harapnya. (AC212)

(Dilihat: 8 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.