Rabu, 2 Desember 2020

Inilah Perbedaan Alur Pemeriksaan Rapid Test Antigen dan Antibodi

Populer

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

Kandang Ayam Hadir di Cirebon, Tawarkan Menu Olahan Ayam dan Pilihan Sauce

Cirebon,- Resto Kandang Ayam kini hadir meramaikan kuliner di Kota Cirebon. Bertempat di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Resto Kandang...

Tiket KA untuk Libur Natal dan Tahun Baru Sudah Bisa Dipesan

Cirebon,- Jelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membuka pemesanan tiket...

Cirebon,- Hadirnya virus Corona benar-benar membuat kehidupan manusia berubah. Mulai dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, perekonomian sampai pemerintahan. Semua sector telah terdampak akibat pandemi ini. Akibat dampak yang sangat besar itulah vaksin corona mulai diproduksi di beberapa negara termasuk Indonesia untuk segera menyelesaikan masalah ini. Setidaknya sampai saat ini terdapat 2 cara yaitu dengan melalui tes swab dan juga tes rapid. Keduanya merupakan 2 tes yang berbeda dan yang paling sering dipakai saat ini.

Lalu dalam tes rapid ini juga terbagi 2 lagi yaitu rapid antigen dan juga antibodi. Bagaimana bisa begitu? Apa perbedaan alur pemeriksaan rapid test antigen dan antibodi tersebut? Marilah simak ulasan dibawah berikut ini.

Sekilas Tentang Alur Pemeriksaan Rapid Test Antigen

Loading...

Pasien OTG/PDP/ODP jikalau terbukti negatif akan dianjurkan untuk isolasi mandiri. Dan jikalau setelah isolasi gejala semakin memberat maka segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat.

BACA YUK:  Produk UMKM Binaan Bank Indonesia Cirebon Ekspor ke Afrika Selatan

Lalu jika selama isolasi tidak muncul gejala reaktif covid, maka lakukan tes rapid antibody 10 hari kemudian. Namun jika reaktif maka hasil tersebut harus secara realtime menurut tes swab/PCR/Sputum selama 2 kali atau 2 hari berturut-turut.

Foto : Bloomberg.com

Dan jika selama isolasi gejala ISPA muncul dalam kurun waktu kurang dari 10 hari nanti akan diarahkan untuk rapid ulang. Jika hasil tes tersebut negatif maka pasien tidak terkena covid sedangkan jika positif maka bisa dipastikan itu terkena covid.

Pasien yang tanpa gejala hingga ringan bisa untuk diisolasi mandiri di rumah masing-masing sedangkan untuk yang sedang bisa dirujuk ke RS darurat dan jika mempunyai gejala yang berat maka itu mesti dibawa ke RS darurat.

Sekilas Tentang Alur Pemeriksaan Rapid Test Antibodi

  • Pasien OTG/PDP/ODP Jika memang non-reaktif akan dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri.
  • Jika selama isolasi pasien tersebut merasa gejala semakin memberat, maka segeralah ke fasilitas kesehatan terdekat.
  • Jika tidak muncul peningkatan gejala maka harus di rapid test ulang 10 hari kemudian.
  • Pasien yang tanpa gejala hingga ringan bisa untuk diisolasi mandiri di rumah masing-masing sedangkan untuk yang sedang bisa dirujuk ke RS darurat dan jika mempunyai gejala yang berat maka itu mesti dibawa ke RS darurat.
BACA YUK:  Pemkab Cirebon Evaluasi Penanganan Jenazah Positif Covid 19

Meski sama-sama digunakan untuk mengetahui positif atau tidaknya Covid, akan tetapi rapid test antibodi dinilai kurang efektif karena terlalu dini dan dapat menghasilkan hasil negatif palsu. Sedangkan rapid test antigen dinilai lebih akurat ketimbang antibodi untuk mengetahui positif atau tidaknya seseorang oleh virus Corona. Sebab, rapid test antigen bisa mendeteksi virus pembentuk covid 19 sehingga lebih akurat untuk dipakai. Tidak heran jika rapid tes ini mulai lebih luas digunakan untuk memeriksa pasien Covid.

Untuk informasi lain terkait rapid test antigen dan antibodi, bisa Anda dapatkan melalui aplikasi kesehatan Halodoc. Selain itu, Anda juga bisa membaca berita perkembangan penanganan  virus corona yang ada di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia melalui aplikasi ini.

Tidak sampai disitu saja, aplikasi Halodoc juga menyediakan informasi lain seputar dunia kesehatan, gaya hidup sehat, serta berbagai penyakit lain. Anda bahkan bisa berkonsultasi dengan dokter profesional yang bisa menjawab semua keluhan kesehatan Anda dengan akurat dan terpercaya. Sehingga Anda tidak perlu keluar rumah di masa pandemi seperti ini.

BACA YUK:  Alvin Dero Duaramuri, Pemuda Asal Cirebon yang Dikontrak Borneo FC

Jadi, tunggu apalagi? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai Desember, Pegawai di Pemkab Cirebon Gunakan Batik Mande Praja Caruban

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menetapkan Batik Mande Praja Caruban sebagai batik baru untuk seluruh pegawai di Pemerintahan Kabupaten...

Telkomsel Raih Predikat Terbaik pada 2020 Cloudera Data Impact Award

Jakarta,- Telkomsel terpilih menjadi pemenang pada 2020 Cloudera Data Impact Awards, ajang penghargaan internasional yang mengapresiasi upaya 1.400 perusahaan di seluruh dunia dalam menciptakan...

Coba Deh Bebek Nasi Rempah, Cita Rasa yang Khas Bumbu Indonesia

Cirebon,- Berawal dari hobi masak dan kulineran, Nudiana Sari warga Bumi Arum Sari, Kabupaten Cirebon mengambil peluang untuk membuka usaha kuliner. Usaha yang sudah digeluti...

Pengecatan Rambu Jalur Sepeda Mulai Dilakukan di Kota Cirebon

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan pengecatan rambu jalur sepeda, Senin (30/11/2020). Pengecatan rambu jalur sepeda baru dilakukan di sepanjang Jalan Dr. Wahidin...

More Articles Like This