Minggu, 6 Desember 2020

Inilah Perbedaan Alur Pemeriksaan Rapid Test Antigen dan Antibodi

Populer

Istri Sunjaya Purwadisastra, Hj. Wahyu Tjiptaningsih Terpilih Jadi Wakil Bupati Cirebon

Cirebon,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon menetapkan Hj. Wahyu Tjiptaningsih sebagai Calon Terpilih Wakil Bupati Cirebon sisa...

Kandang Ayam Hadir di Cirebon, Tawarkan Menu Olahan Ayam dan Pilihan Sauce

Cirebon,- Resto Kandang Ayam kini hadir meramaikan kuliner di Kota Cirebon. Bertempat di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Resto Kandang...

Mulai Desember, Pegawai di Pemkab Cirebon Gunakan Batik Mande Praja Caruban

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menetapkan Batik Mande Praja Caruban sebagai batik baru untuk seluruh pegawai di Pemerintahan Kabupaten...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

Bupati Cirebon Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan tes usap atau swab pada Selasa (1/12/2020). Hal tersebut...

Cirebon,- Hadirnya virus Corona benar-benar membuat kehidupan manusia berubah. Mulai dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, perekonomian sampai pemerintahan. Semua sector telah terdampak akibat pandemi ini. Akibat dampak yang sangat besar itulah vaksin corona mulai diproduksi di beberapa negara termasuk Indonesia untuk segera menyelesaikan masalah ini. Setidaknya sampai saat ini terdapat 2 cara yaitu dengan melalui tes swab dan juga tes rapid. Keduanya merupakan 2 tes yang berbeda dan yang paling sering dipakai saat ini.

Lalu dalam tes rapid ini juga terbagi 2 lagi yaitu rapid antigen dan juga antibodi. Bagaimana bisa begitu? Apa perbedaan alur pemeriksaan rapid test antigen dan antibodi tersebut? Marilah simak ulasan dibawah berikut ini.

Sekilas Tentang Alur Pemeriksaan Rapid Test Antigen

Loading...

Pasien OTG/PDP/ODP jikalau terbukti negatif akan dianjurkan untuk isolasi mandiri. Dan jikalau setelah isolasi gejala semakin memberat maka segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat.

BACA YUK:  20 Tahun Berkarya, MJ Batiqu Persembahkan Koleksi Busana Pria Kekinian

Lalu jika selama isolasi tidak muncul gejala reaktif covid, maka lakukan tes rapid antibody 10 hari kemudian. Namun jika reaktif maka hasil tersebut harus secara realtime menurut tes swab/PCR/Sputum selama 2 kali atau 2 hari berturut-turut.

Foto : Bloomberg.com

Dan jika selama isolasi gejala ISPA muncul dalam kurun waktu kurang dari 10 hari nanti akan diarahkan untuk rapid ulang. Jika hasil tes tersebut negatif maka pasien tidak terkena covid sedangkan jika positif maka bisa dipastikan itu terkena covid.

Pasien yang tanpa gejala hingga ringan bisa untuk diisolasi mandiri di rumah masing-masing sedangkan untuk yang sedang bisa dirujuk ke RS darurat dan jika mempunyai gejala yang berat maka itu mesti dibawa ke RS darurat.

Sekilas Tentang Alur Pemeriksaan Rapid Test Antibodi

  • Pasien OTG/PDP/ODP Jika memang non-reaktif akan dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri.
  • Jika selama isolasi pasien tersebut merasa gejala semakin memberat, maka segeralah ke fasilitas kesehatan terdekat.
  • Jika tidak muncul peningkatan gejala maka harus di rapid test ulang 10 hari kemudian.
  • Pasien yang tanpa gejala hingga ringan bisa untuk diisolasi mandiri di rumah masing-masing sedangkan untuk yang sedang bisa dirujuk ke RS darurat dan jika mempunyai gejala yang berat maka itu mesti dibawa ke RS darurat.
BACA YUK:  RedBox Barbershop Kenalkan Layanan Wedding Package di Event CSB Fashion Week

Meski sama-sama digunakan untuk mengetahui positif atau tidaknya Covid, akan tetapi rapid test antibodi dinilai kurang efektif karena terlalu dini dan dapat menghasilkan hasil negatif palsu. Sedangkan rapid test antigen dinilai lebih akurat ketimbang antibodi untuk mengetahui positif atau tidaknya seseorang oleh virus Corona. Sebab, rapid test antigen bisa mendeteksi virus pembentuk covid 19 sehingga lebih akurat untuk dipakai. Tidak heran jika rapid tes ini mulai lebih luas digunakan untuk memeriksa pasien Covid.

Untuk informasi lain terkait rapid test antigen dan antibodi, bisa Anda dapatkan melalui aplikasi kesehatan Halodoc. Selain itu, Anda juga bisa membaca berita perkembangan penanganan  virus corona yang ada di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia melalui aplikasi ini.

Tidak sampai disitu saja, aplikasi Halodoc juga menyediakan informasi lain seputar dunia kesehatan, gaya hidup sehat, serta berbagai penyakit lain. Anda bahkan bisa berkonsultasi dengan dokter profesional yang bisa menjawab semua keluhan kesehatan Anda dengan akurat dan terpercaya. Sehingga Anda tidak perlu keluar rumah di masa pandemi seperti ini.

BACA YUK:  Siloam Hospitals Group Hadirkan Layanan Swab Covid-19 dengan Hasil Dalam Hitungan Menit

Jadi, tunggu apalagi? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Antisipasi Musim Hujan, KAI Siagakan AMUS dan Petugas Daerah Rawan

Cirebon,- Antisipasi musim hujan, PT KAI (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon Siagakan Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) dan Petugas...

Raksa Nugraha Bukan Sebatas Pengakuan Pelaku Usaha dalam Melindungi Konsumen ⁣

Jakarta,- Penghargaan Raksa Nugraha Indonesia Consumer Protection Award (ICPA) bukan sebatas pengakuan atas pelaku usaha yang bertanggung jawab melindungi konsumen.⁣ ⁣ Penegasan tersebut disampaikan Ketua Badan...

Bupati Imron Pimpin Kabupaten Cirebon Secara Virtual

Cirebon,- Tiga hari pasca positif Covid-19 Bupati Cirebon, Drs. H. Imron kini menjalani isolasi mandiri dan tetap menjalankan roda pemerintahan secara virtual. Mantan Kepala Kemenag...

Setiap Akhir Pekan di Bulan Desember, KA Argo Cheribon dan Ranggajati Beroperasi

Cirebon,- Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon akan mengoperasikan KA Argo Cheribon...

More Articles Like This