Minggu, 23 Januari 2022

Tidak Miliki Pita Cukai, Rokok Ilegal Rugikan Keuangan Negara

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Wah, Penyerahan Perdana All New BR-V di Honda Mulya Putra Cirebon

Cirebon, - Honda Mulya Putra Cirebon yang berlokasi di Jalan Brigjen Darsono, Bypass Cirebon untuk pertama kalinya menyerahkan secara...

Kendalikan Harga, Mulai Hari ini Operasi Pasar Murah di Kota Cirebon Berlangsung Selama Tiga Hari

Cirebon,- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar operasi pasar murah selama tiga hari 18 - 20 Januari...

Cirebon, – Peredaran rokok ilegal harus terus dipersempit, bahkan dihilangkan. Pasalnya, selain lebih berbahaya terhadap kesehatan, rokok ilegal juga merugikan keuangan negara.

Kepala Kantor Kantor Pengawasan dan Pelayanan-Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Cirebon, Encep Dudi Ginanjar mengatakan, rokok yang legal saja jelas dalam pesan peringatannya mengandung beberapa zat yang dapat mengganggu kesehatan, apalagi rokok ilegal.

“Selain itu juga merugikan keuangan negara, karena rokok ilegal tidak memiliki pita cukai atau pita cukainya palsu. Sementara keuangan negara saat ini sedang dalam pemulihan setelah pandemi COVID-19,” katanya.

Loading...

Encep menjelaskan, ada beberapa kategori Barang Kena Cukai (BKC) ilegal terkait produk hasil tembakau. Seperti, rokok polos tanpa dilekati pita cukai, rokok dengan menggunakan pita cukai bekas, hingga rokok dengan pita cuka palsu.

BACA YUK:  135 Kuwu di Kabupaten Cirebon Resmi Dilantik

Ada juga pita cukai salah peruntukan. Maksudnya, sambung Encep, ada dua jenis rokok, yakni Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM). Dalam persoalan pita cukai salah peruntukan, misalnya jenis rokok SKM dilekati pita cukai rokok SKT. “Bisa juga pita cukai untuk kemasan 10 batang, dilekatkan di kemasan 20 batang,” jelasnya.

Selain itu, ada pula salah personifikasi. Dikatakan Encep, pita cukai rokok sudah dipersonifikasi untuk menandakan rokok dan pabrik produsennya. Pada kasus ini, ditemukan pabrik rokok yang sebenarnya tidak memproduksi, melainkan hanya pesan pita cukai untuk dijual lagi ke pabrik lain.

“Untuk mendeteksi pita cukai palsu memang perlu alat khusus, ada juga alat kimia untuk pengetesannya. Memang masyarakat awam suilt mendeteksi. Prinsipnya kami tetap mengedukasi,” kata Encep.

Di sisi lain, Encep menyampaikan, pihaknya melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Tapi bukan di Kota Cirebon. Seperti di Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan. Karakteristik rokok ilegal, kata Encep, diantaranya harganya yang murah.

BACA YUK:  Kolaborasi PWI, PMI dan At-Taqwa Center dalam Kegiatan Donor Darah

“Di Kota Cirebon, secara ekonomi, mereka memilih rokok-rokok yang legal. Tapi mungkin masuk ke gang-gang. Kalau kami melakukan operasi, mungkin saja ditemukan. Tapi jumlahnya tidak besar. Makanya selama tiga tahun terakhir ini di Kota Cirebon hampir tidak ada,” kata dia.

Dalam melakukan penindakan, Kantor Bea Cukai Cirebon jika menemukan pelanggar dan memenuhi unsur pidana, maka ditindaklanjuti dengan proses penyidikan oleh aparat penegak hukum.

Hasil penindakan di wilayah kerjanya, dikoordinasikan dengan Bea Cukai pusat. Sehingga produsen rokok ilegal yang berada di daerah lain bisa ditindak melalui koordinasi Bea Cukai pusat dengan Kantor Bea Cukai di daerah setempat.

“Tapi memang di sini hanya peredarannya, kalau pabriknya di luar wilayah kerja kami.” katanya. (*)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022). Kegiatan yang bekerja sama dengan...

Mulai Tahun 2023 Tenaga Honorer Dihapus, ini Kata Sekda Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menghapus tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang. Dengan begitu, di instansi pemerintahan...

Kolaborasi PWI, PMI dan At-Taqwa Center dalam Kegiatan Donor Darah

Cirebon, - Dalam rangka kolaborasi menyambut Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon bekerja sama dengan Attaqwa Centre Cirebon dan...

More Articles Like This