Minggu, 24 Oktober 2021

Tidak Ada Penumpang, Perusahaan Bus Kurangi Armada

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Yayasan Wani Amal Cirebon Gelar Khitan Massal

Cirebon,- Sebanyak 30 anak mengikuti Khitan Massal 2021 yang digelar oleh Yayasan Wani Amal (YWA) Cirebon, Selasa (19/10/2021). Kegiatan...

Cirebon,- Dampak pandemi virus Corona atau Covid-19 berimbas pada penurunan jumlah penumpang dan penurunan armada bus di Terminal Harjamukti Kota Cirebon.

Hal tersebut disampaikan Kepala Terminal Harjamukti tipe A Kota Cirebon, Komarudin saat ditemui About Cirebon di Terminal Harjamukti, Senin (13/4/2020).

“Penurunan penumpang dan penurunan jumlah armada bus yang beroperasi sudah terasa sejak 25 Maret 2020,” ujarnya.

Loading...
BACA YUK:  Seniman dan Komunitas Seni di Cirebon Terima Bantuan dari Pembaca Kompas

Menurut Komarudin, penurunan armada bus di Terminal Harjamukti Kota Cirebon mencapai 80 persen dan jumlah penumpang bus pun dibatasi hanya 50 persen dari kursi yang disediakan.

“Sebelum ramai virus Corona, terminal Harjamukti Kota Cirebon melayani 200 bus per hari, dan saat ramai Corona menjadi 15 bus per hari,” terangnya.

“Bahkan, setelah diterapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Jakarta, tidak lebih dari 10 bus per hari,” tambahnya.

Lanjut Komarudin, sejak Maret perjalanan bus ke arah Jakarta sudah tidak ada, namun untuk perjalanan ke Bekasi, Purwokerto, Semarang, dan Surabaya, masih ada yang beroperasi.

“Semua PO Bus juga mengurangi armadanya, yang biasanya 19 armada sekarang hanya tujuh armada yang beroperasi. Karena memang tidak ada penumpang, sehingga PO Bus mengurangi armadanya,” jelas Komarudin.

“Tidak ada pelarangan, memang dari Maret kendaraan dari Jabodetabek tidak ada,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Seniman dan Komunitas Seni di Cirebon Terima Bantuan dari Pembaca Kompas
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Arstone Gallery Cirebon Tawarkan Produk Marmer, Granit, Travertine, dan Onyx

Cirebon,- Arstone Gallery yang berlokasi di Jalan Pagongan No. 15 A (Samping Lengko Barno), Kota Cirebon menghadirkan pengalaman belanja yang lebih nyaman. Pengunjung Arstone...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan Argasunya, Kec. Harjamukti, Kota Cirebon,...

Banjir Promo di Spektra Fair, Catat 96 Kota yang Beruntung

Indonesia,- SPEKTRA FAIR yang merupakan salah satu event promo PT Federal International Finance (FIFGROUP) dalam penyediaan layanan pembiayaan multiproduk kini hadir dengan membentangkan sayapnya...

More Articles Like This