Minggu, 9 Agustus 2020

Tidak Ada Penumpang, Perusahaan Bus Kurangi Armada

Populer

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang....

Inilah Tambahan 16 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah 16 kasus baru. Penambahan baru tersebut merupakan kasus ke-79 sampai...

Terkait Pengukuhan Polmak Oleh Keturunan Sultan Kasepuhan XI, Putra Mahkota Angkat Bicara

Cirebon,- Keturunan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon XI, Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan dirinya sebagai Polmak atau...

Keturunan Sultan XI Kasepuhan Cirebon, Mengukuhkan Sebagai Polmak

Cirebon,- Keturunan Sultan Sepuh XI Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan diri sebagai Polmak atau Pejabat Sementara...

Pembukaan Sekolah Tatap Muka Akan Dikaji Pemerintah Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon sedang mengkaji rencana untuk membuka pembelajaran sekolah dengan tatap muka secara langsung.Hal tersebut disampaikan Bupati...

Cirebon,- Dampak pandemi virus Corona atau Covid-19 berimbas pada penurunan jumlah penumpang dan penurunan armada bus di Terminal Harjamukti Kota Cirebon.

Hal tersebut disampaikan Kepala Terminal Harjamukti tipe A Kota Cirebon, Komarudin saat ditemui About Cirebon di Terminal Harjamukti, Senin (13/4/2020).

“Penurunan penumpang dan penurunan jumlah armada bus yang beroperasi sudah terasa sejak 25 Maret 2020,” ujarnya.

Loading...

Menurut Komarudin, penurunan armada bus di Terminal Harjamukti Kota Cirebon mencapai 80 persen dan jumlah penumpang bus pun dibatasi hanya 50 persen dari kursi yang disediakan.

“Sebelum ramai virus Corona, terminal Harjamukti Kota Cirebon melayani 200 bus per hari, dan saat ramai Corona menjadi 15 bus per hari,” terangnya.

“Bahkan, setelah diterapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Jakarta, tidak lebih dari 10 bus per hari,” tambahnya.

Lanjut Komarudin, sejak Maret perjalanan bus ke arah Jakarta sudah tidak ada, namun untuk perjalanan ke Bekasi, Purwokerto, Semarang, dan Surabaya, masih ada yang beroperasi.

“Semua PO Bus juga mengurangi armadanya, yang biasanya 19 armada sekarang hanya tujuh armada yang beroperasi. Karena memang tidak ada penumpang, sehingga PO Bus mengurangi armadanya,” jelas Komarudin.

“Tidak ada pelarangan, memang dari Maret kendaraan dari Jabodetabek tidak ada,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sentosa Live Seafood Market Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Sentosa Live Seafood Market by Kharisma hadir di Kota Cirebon. Restoran Seafood hidup pertama di Kota Cirebon ini...

Inilah Tambahan 16 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah 16 kasus baru. Penambahan baru tersebut merupakan kasus ke-79 sampai kasus ke-94.Sehingga, dengan adanya penambahan...

Budidaya Ikan Dalam Ember Semakin Diminati di Tengah Pandemi⁣

Cirebon,- Budidaya ikan lele dan ikan patin merupakan salah satu peluang usaha dengan keuntungan yang sangat menggiurkan. Bahkan, untuk melakukan budidaya ikan lele tidak...

Mahasiswa KKN UNDIP Kota Cirebon Ajarkan Cara Budi Daya Microgreen⁣

Cirebon,- Mahasiswa KKN UNDIP Kota Cirebon, mengajarkan cara budidaya tanaman microgreen kepada ibu-ibu rumah tangga di daerah Kelurahan Kebon Baru Kota Cirebon dalam bentuk...

Pemda Kota Cirebon dan Ombudsman Gelar Sosialisasi Laporan Publik

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menggelar acara sosialisasi tentang tata cara pemeriksaan laporan pengaduan masyarakat, Jumat (7/8/2020).Acara yang berlangsung di Ruang Adipura Balaikota...

More Articles Like This