Selasa, 7 Desember 2021

Sabut Kelapa, Sumber Energi Terbarukan Pengganti Batu Bara

Populer

Pria Asal Cirebon ini Sukses Menjadi Importir Ikan Koi

Cirebon,- Pehobi ikan koi asal Cirebon, Jawa Barat berhasil menjadi dealer koi import ternama di kancah dunia perkoian nusantara....

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Kearifan Lokal Kerajinan Gerabah di Blok Posong Arjawinangun, Cirebon Terancam Hilang, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Cirebon,- Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun terletak di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Secara kontur, letak permukaan tanah adalah datar...

Little Black Coffee and Tea Buka Cabang Baru, Hadirkan Konsep Collab Space

Cirebon,- Little Black Coffee and Tea kini melebarkan sayapnya dengan membuka cabang yang kedua untuk para pecinta kopi di...

Mengenal Metode ERACS yang Dijalankan Nagita Slavina, ini Penjelasan dr. Yasmin Dermawan

Cirebon,- Nagita Slavina baru saja melahirkan putra keduanya beberapa hari lalu dengan proses operasi sesar. Namun, setelah menjalani operasi...

Cadangan bahan baku penghasil energi yang berasal dari fosil seperti batu bara terus menipis. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat dunia akan sumber energi ini terus meningkat. Maka dari itu, para peneliti dan perusahaan terkait terus melakukan riset untuk menemukan sumber energi alternatif yang kemudian disebut bioenergi.

BACA YUK:  Tingkatkan Pengalaman Nonton, Telkomsel Jalin Kolaborasi dengan Catchplay+

Bioenergi sendiri dapat dihasilkan dari berbagai bahan baku. Salah satunya adalah biomassa, yakni bahan organik hasil proses fotosintetik baik berupa produk maupun buangan. Umumnya, biomassa yang dijadikan bioenergi adalah limbah yang telah diambil produk primernya serta mempunyai nilai ekonomis rendah.

Sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui (renewable) yang cukup besar dan potensial adalah limbah hasil pertanian, mengingat Indonesia yang masih tergolong negara agraris tentunya akan banyak menghasilkan limbah hasil pertanian yang sampai saat ini masih belum termanfaatkan secara optimal.

Loading...

Saat ini Pemerintah juga tengah mengupayakan adanya terobosan pemanfaatan biomassa guna mengurangi peran batubara yang masih dominan secara nasional dan mendorong capaian target bauran EBT pada tahun 2025.

Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2006 Tentang Kebijakan  Energi Nasional (KEN) maka pemerintah mencanangkan sampai akhir tahun 2025 pemanfaatan  batu bara  sebagai sumber energi akan meningkat sampai 33%.

Salah satu limbah hasil pertanian yang cukup potensial untuk dikembangkan di Indonesia sebagai sumber energi alternatif adalah sabut kelapa (cocopeat). Aspek pemanfaatan sabut kelapa sangat luas, mulai dari keperluan rumah tangga, industri hingga dunia pertanian. Dengan kreativitas sabut kelapa bisa disulap menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi.

Pengolahan sabut kelapa dalam berbagai macam bentuk seperti tas, sapu dompet dan sebagainya mampu membantu meningkatkan perekonomian. Dan yang lebih penting, pemanfaatan limbah sabut kelapa dapat mengurangi pencemaran lingkungan.

BACA YUK:  Pemuda Cirebon Sukses Bangun Pesantren Satu Desa Satu Yatim Penghafal Quran

Hasil ekstraksi sabut kelapa ini kerap digunakan sebagai media tanam karena daya serap airnya cukup tinggi. Namun tak cuma itu, rupanya, berbagai studi juga menemukan manfaat cocopeat biomassa campuran batu bara.

BACA YUK:  Gelora Literasi Institute Gelar Diskusi Peringatan Hari Pahlawan

preparation coco peat for cultivation vegetable with drip irrigation system

Marketing Director PT D & W Internasional (Indococo), Fajar Stevano mengatakan, sumber energi alternatif sabut kelapa ini dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya hutan dan pertanian.

“Di Indonesia sendiri, tingkat produksi sabut kelapa termasuk tinggi sehingga peluang mengembangkan sumber alternatif ini cukup menjanjikan,” ujarnya.

Fajar menambahkan, dengan adanya sumber energi alternatif cocopeat  ini, dapat memberikan opsi bahan bakar yang lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan polusi serta nilai ekonomi yang tinggi.

Demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan, menurut Fajar, PT D & W Internasional (Indococo) berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan teknologi demi memaksimalkan kinerja perusahaan dan juga kemanfaatannya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Salah satunya yaitu melalui upaya pemanfaatan energi alternatif untuk bahan bakar, sebagai bagian dari dukungan nyata perusahaan terhadap langkah pemerintah dalam mengurangi penggunaan batu bara,” tambahnya.

Seperti yang diketahui, banyak negara di dunia mulai beralih ke biomassa sabut kelapa karena merupakan energi ramah lingkungan dan merupakan sumber energi terbarukan yang berperan penting dalam keberlanjutan pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Dengan memproduksi biomassa ini, Indonesia menghadapi implikasi sosial ekonomi dan lingkungan. Contohnya, dari segi ekonomi, Indonesia berpotensi mendapatkan mendapatkan keuntungan dari permintaan global akan bioenergi. Sudah saatnya biomasa kelapa sawit ini menjadi perhatian kita bersama demi kepentingan nasional saat ini dan di masa mendatang. (*)

Loading...
- Advertisement -

Latest News

Bersama Generasi Muda, ReSkills Ajak Berdayakan Masyarakat Melalui Charity Learning Festival 2.0

Jakarta,- ReSkills EdTech (ReSkills), sebuah startup global dari Malaysia dan juga platform edukasi yang menghubungkan calon pelajar dengan master...

Daftar Produk Brand Fladeo Sandal dan Sepatu Trendy untuk Wanita

Fashion sepatu dan sandal memang menjadi hal yang banyak dicari meskipun hanya digunakan sebagai alas kaki. Salah satunya brand Fladeo yang menjadi incaran bagi...

Peduli Bencana Gunung Semeru, Jurnalis Cirebon Galang Dana

Cirebon,- Bencana erupsi Gunung Semeru meluluhlantahkan pemukiman warga dan memakan korban jiwa serta luka. Bencana tersebut mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Seperti para Jurnalis di Cirebon...

Anggaran Rumah Ambruk Habis, Dinsos Kota Cirebon Berikan Baper Stok

Cirebon,- Hujan deras dan angin kencang terjadi di Kota Cirebon pada Jumat (3/12) hingga Sabtu (4/12) dini hari mengakibatkan rumah ambruk karena tertimpa pohon...

Wakil Wali Kota Eti Bersyukur Peredaran Rokok Ilegal di Kota Cirebon Hampir Nihil

CIREBON – Peredaran Rokok Ilegal di Kota Cirebon hampir nihil. Ada beberapa faktor pendukungnya. Salah satunya adalah tingkat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menghindari rokok...

More Articles Like This