Senin, 9 Desember 2019

Mulai 1 September 2019, Kirim Dana Melalui Kliring Nasional BI Lebih Cepat dan Murah

Populer

Percepat Pengembangan Dunia Digital, Cirebon Technopreneurship Hadir di Unwir Indramayu

Indramayu,- Cirebon Technopreneurship Goes to Campus se-Wilayah III Cirebon kembali digelar. Kali ini, giliran Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu menjadi...

Tengkorak Manusia Ratusan Tahun Ditemukan di Indramayu

Indramayu - Sesosok tengkorak kepala manusia ditemukan tak jauh dari area makam Raden Wirapati (Wiralodra II) atau Bupati Kedua...

Warga Harjamukti Kota Cirebon Bawa Pulang Mobil di HUT Grage Mall ke-23

Cirebon,- Memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-23 Grage Mall Cirebon, Grage Group menggelar berbagai rangkaian acara. Kegiatan diawali dengan kegiatan...

Ulang Tahun ke-13, Grage Hotel Cirebon Ganti Nama dan Logo

Cirebon,-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-13, Grage Hotel Cirebon menggelar acara syukuran yang berlangsung di area Lily...

Biznet Hadirkan Layanan NEO Web Space

Jakarta, Indonesia, 27 November 2019 – Sebagai bentuk dukungan bagi perkembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia, Biznet...

Cirebon,- Sebagai respon atas perkembangan digitalisasi, Bank Indonesia berupaya memastikan ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang kondusif.

Salah satunya yaitu dengan mendorong efisiensi pembayaran ritel melalui penyempurnaan kebijakan operasional Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri dengan tetap memperhatikan perlindungan kepada nasabah.

Fadhil Nugroho, selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon mengatakan Penyempurnaan kebijakan operasional SKNBI mulai berlaku tanggal 1 September 2019.

“Penyempurnaan ini meliputi penambahan waktu dan percepatan setelmen, peningkatan batas nominal transaksi, dan penurunan tarif,” ujarnya saat Press Confrence disalah satu hotel di Jalan Kartini, Kota Cirebon, Jumat (30/8/2019).

Loading...

1. Penambahan Waktu Setelmen

Fadhil memaparkan, percepatan setelmen dana pada layanan transfer dana yang sebelumnya hanya lima kali sehari, kini menjadi sembilan kali sehari.

“Untuk waktunya, mulai dari pukul 08.00 WIB, 09.00 WIB, 10.00 WIB, 11.00 WIB, 12.00 WIB, 13.00 WIB, 14.00 WIB, 15.00 WIB dan 16.45 WIB,” bebernya.

Sedangkan untuk penambahan periode setelmen dana pada layanan pembayaran reguler yang sebelumnya dua kali sehari, kini menjadi sembilan kali dalam sehari.

Baca Yuk: Bank Indonesia Luncurkan QRIS, Efektif Mulai 1 Januari 2020

2. Percepatan Setelmen

Untuk Percepatan Service Level Agreement (SLA) sebagai dampak penambahan periode setelmen pada Layanan Transfer Dana dari nasabah yang sebelumnya wajib dilakukan paling lama dua jam, kini menjadi paling lama satu jam.

“Sama halnya dengan penerusan dana kepada nasabah penerima yang sebelumnya wajib dilakukan paling lama dua jam sejak setelmen, kini satu jam sudah bisa menerima,” ungkapnya.

Media Briefing & On Boarding UMKM Bank Indonesia.

Lalu, tambah Fadhil, sebagai dampak penambahan periode setelmen pada layanan pembayaran reguler terkait transfer dana dari nasabah pengirim yang sebelumnya tidak diatur, menjadi paling lama satu jam.

3. Peningkatan Batas Nominal Transaksi

Kemudian, kata Fadhil, untuk peningkatan batas maksimal transaksi yang dapat diproses pada Layanan Transfer Dana dan Layanan Pembayaran Reguler yang sebelumnya maksimal sebesar Rp. 500 juta per transaksi, kini maksimal menjadi Rp. 1 Miliar.

“Bakan untuk penyesuaian biaya layanan transfer dana yang dikenakan Bank Indonesia kepada bank peserta SKNBI turun,” terangnya.

“Tadinya dikenakan biaya per transaksi Rp. 1.000,-, pertanggal 1 September 2019 menjadi Rp. 600,- per transaksi,” imbuhnya.

4. Penurunan Tarif Transfer

Sementara itu, untuk penyesuaian biaya layanan transfer dana yang dikenakan Bank peserta SKNBI kepada nasabah, yang sebelumnya dikenakan maksimal sebesar Rp. 5 ribu, kini menjadi Rp. 3.500 per transaksi.

“Sehingga, dengan adanya penyempurnaan kebijakan operasional SKNBI ini dapat memberikan penghematan dari sisi biaya,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tumbuhkan Rasa Nasionalisme, Komunitas Sobat Anak dan Inspiration House Cirebon Gelar Nonton Bareng Film Susi Susanti Love All

Cirebon,- Komunitas Sobat Nusantara bekerja sama dengan Inspiration House menggelar nonton bareng film Susi Susanti Love All yang berlangsung...

Jadi Sarana Edukasi, Pangkalan TNI AL Cirebon Gelar Pameran Alutsista

Cirebon,- Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Cirebon menggelar Pameran Alutsista selama dua hari 7-8 Desember 2019, yang berlangsung di Grage City Mall, Jalan Jend....

Meningkatkan Kualitas Layanan, Dengan LinkAja Pedagang Pasar Gunung Sari Dapat Membayar Retribusi Secara Non Tunai

Cirebon,- Setelah sebelumnya mengimplementasikan digitalisasi retribusi di pasar tradisional pada berbagai daerah di Indonesia, kini LinkAja kembali mewujudkan komitmennya dalam digitalisasi transaksi dengan meluncurkan...

Cirebon Sebagai Pilot Project Sistem E-Retribusi Pakai QRIS

Cirebon,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon bekerja sama dengan Bank BJB dan Link Aja meluncurkan sistem pembayaran E-Retribusi di Pasar Tradisional Kota...

Angka Cerai Tinggi, Kemenag Cirebon Dorong Sertifikasi Pernikahan

Cirebon - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon meminta masyarakat untuk menanggapi wacana kebijakan sertifikasi pernikahan bagi calon pengantin tidak untuk menghambat pernikahan apalagi...

More Articles Like This