Sabtu, 25 Januari 2020

Mulai 1 September 2019, Kirim Dana Melalui Kliring Nasional BI Lebih Cepat dan Murah

Populer

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Pantura Gebang

Cirebon,- Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Raya Pantura Gebang Kulon, tepatnya di depan SPBU Gebang Kulon, Desa Gebang Kulon,...

Asyiknya Berwisata di Grand Maerakaca Semarang

Semarang,- Waktu tempuh dari Cirebon ke Semarang semakin cepat, baik menggunakan kereta api maupun menggunakan kendaraan mobil yang memakan...

Gandeng Pihak Ketiga, Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah menemukan format untuk pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Cirebon.Wali Kota Cirebon,...

Miliki Keahlian Karate, Perampok Ini Minta Ampun Kepada Korban

Cirebon,- Seorang perampok menyatroni rumah anggota Polisi Polda Jawa Barat di Dusun I, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon,...

Cirebon,- Sebagai respon atas perkembangan digitalisasi, Bank Indonesia berupaya memastikan ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang kondusif.

Salah satunya yaitu dengan mendorong efisiensi pembayaran ritel melalui penyempurnaan kebijakan operasional Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri dengan tetap memperhatikan perlindungan kepada nasabah.

Fadhil Nugroho, selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon mengatakan Penyempurnaan kebijakan operasional SKNBI mulai berlaku tanggal 1 September 2019.

“Penyempurnaan ini meliputi penambahan waktu dan percepatan setelmen, peningkatan batas nominal transaksi, dan penurunan tarif,” ujarnya saat Press Confrence disalah satu hotel di Jalan Kartini, Kota Cirebon, Jumat (30/8/2019).

Loading...

1. Penambahan Waktu Setelmen

Fadhil memaparkan, percepatan setelmen dana pada layanan transfer dana yang sebelumnya hanya lima kali sehari, kini menjadi sembilan kali sehari.

“Untuk waktunya, mulai dari pukul 08.00 WIB, 09.00 WIB, 10.00 WIB, 11.00 WIB, 12.00 WIB, 13.00 WIB, 14.00 WIB, 15.00 WIB dan 16.45 WIB,” bebernya.

Sedangkan untuk penambahan periode setelmen dana pada layanan pembayaran reguler yang sebelumnya dua kali sehari, kini menjadi sembilan kali dalam sehari.

Baca Yuk: Bank Indonesia Luncurkan QRIS, Efektif Mulai 1 Januari 2020

2. Percepatan Setelmen

Untuk Percepatan Service Level Agreement (SLA) sebagai dampak penambahan periode setelmen pada Layanan Transfer Dana dari nasabah yang sebelumnya wajib dilakukan paling lama dua jam, kini menjadi paling lama satu jam.

“Sama halnya dengan penerusan dana kepada nasabah penerima yang sebelumnya wajib dilakukan paling lama dua jam sejak setelmen, kini satu jam sudah bisa menerima,” ungkapnya.

Media Briefing & On Boarding UMKM Bank Indonesia.

Lalu, tambah Fadhil, sebagai dampak penambahan periode setelmen pada layanan pembayaran reguler terkait transfer dana dari nasabah pengirim yang sebelumnya tidak diatur, menjadi paling lama satu jam.

3. Peningkatan Batas Nominal Transaksi

Kemudian, kata Fadhil, untuk peningkatan batas maksimal transaksi yang dapat diproses pada Layanan Transfer Dana dan Layanan Pembayaran Reguler yang sebelumnya maksimal sebesar Rp. 500 juta per transaksi, kini maksimal menjadi Rp. 1 Miliar.

“Bakan untuk penyesuaian biaya layanan transfer dana yang dikenakan Bank Indonesia kepada bank peserta SKNBI turun,” terangnya.

“Tadinya dikenakan biaya per transaksi Rp. 1.000,-, pertanggal 1 September 2019 menjadi Rp. 600,- per transaksi,” imbuhnya.

4. Penurunan Tarif Transfer

Sementara itu, untuk penyesuaian biaya layanan transfer dana yang dikenakan Bank peserta SKNBI kepada nasabah, yang sebelumnya dikenakan maksimal sebesar Rp. 5 ribu, kini menjadi Rp. 3.500 per transaksi.

“Sehingga, dengan adanya penyempurnaan kebijakan operasional SKNBI ini dapat memberikan penghematan dari sisi biaya,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Ulang Tahun ke-25, ACE Hadirkan Program 25 Years Anniversary di Seluruh Indonesia

Jakarta,- ACE, pusat kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup terlengkap di Indonesia menyelenggarakan program 25 Years Anniversary yang berlangsung...

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir platform aplikasi terbaru yakni NU-JEK...

Vinotel Cirebon Optimis, Kunjungan Wisatawan di Tahun 2020 Meningkat

Cirebon,- Pelaku industri pariwisata di Kota Cirebon melihat prospek Cirebon kedepan masih cukup bagus. Apalagi ditunjang dengan akses jalan yang semakin mudah untuk ke...

Tekan Angka Malnutrisi, FFI Berikan Edukasi dan Sosialisasi Gizi #IndonesiaSIAP di Cirebon

Cirebon,- Frisian Flag Indonesia (FFI) sebagai produsen produk bernutrisi di Indonesia menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi gizi yang berlangsung di GOR Pesantren Kempek Cirebon,...

Akibat Hujan Disertai Angin, Rumah di Kejuden Cirebon Ambruk

Cirebon,- Akibat hujan disertai angin kencang, tiga rumah di Perumahan Taman Pelangi, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, ambruk, Jumat (24/1/2020). Wakil Komandan Operasi Badan...

More Articles Like This