Kamis, 27 Januari 2022

Karang Taruna RW 06 Suradinaya Utara Sulap Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Segera Beralih ke TV Digital, Berikut Rekomendasi Antena TV Digital Terbaik di Tahun 2022

Cirebon,- Berikut ini rekomendasi 12 antena TV digital agar dapat menikmati siaran TV digital. Namun untuk dapat menikmati siaran...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022)....

Cirebon,- Memanfaatkan lahan kosong, Karang Taruna yang berada di RW 06 Suradinaya Utara, Kelurahan Pekiringan, Kota Cirebon membuat gebrakan dengan menghadirkan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

1. Memanfaatkan Lahan Kosong Milik Warga

Ketua RW 06 Suradinya Utara, Reyno Rudi mengatakan program KRPL yang digagas oleh rekan-rekan Karang Taruna tersebut menggunakan lahan kosong milik warga yang tidak digunakan hampir 15 tahun.

Loading...

“Sebelumnya lahan ini banyak tanaman liar, kemudian kita bersihkan sampai akhirnya kita manfaatkan seperti sekarang,” ujarnya kepada About Cirebon, Senin (18/3/2019).

2. Dana Swadaya Masyarakat

Program KRPL ini, kata Reyno, bersama dengan pengurus RW, Karang Taruna, RT setempat dan juga dibantu oleh ibu-ibu kader PKK akhirnya bisa berjalan hingga saat ini.

BACA YUK:  Kota Cirebon Masuk PPKM Level 2, ini Penjelasannya

Lanjut Reyno, dana yang digunakan untuk program KRPL ini menggunakan dana swadaya dari masyarakat, bahkan tenaga untuk menggarap program tersebut melibatkan rekan-rekan Karang Taruna.

“ Bahan-bahan yang digunakan juga, kita menggunakan limbah botol plastik yang dikumpulkan dari rumah-rumah warga,” terangnya.

3. Memberikan Pelatihan Kepada Masyarakat

Untuk tanaman yang ditanam dalam program KRPL berupa jenis-jenis sayuran, mulai dari selada, cabai, pakcoy, hingga kangkung.

Nanti, kata Reyno, program ini akan diluncurkan untuk masyarakat yang memiliki lahan atau pekarangan yang cukup ideal.

“Kita akan memberikan pelatihan dan pengetahuan kepada 40 warga, bagaimana cara menanam yang baik dengan mendatangkan pakar pertanian,” jelasnya.

4. Tetap Memperdayakan Masyarakat

Jenis sayur-sayuran yang dihasilkan, lanjut Reyno, kedepan akan dijual, namun dalam konteks tetap memperdayakan masyarakat.

“Artinya, kita jual bibitnya untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi menanam dengan cara rumah pangan ini,” bebernya.

“Dari pengurus RW dan Karang Taruna akan menyiapkan bibitnya. Jadi warga bisa membeli bibit atau juga sayurannya dari sini,” imbuhnya.

BACA YUK:  Smartphone TECNO POVA Seri Terbaru Akan Segera Rilis di Indonesia

5. Terinsipirasi dari Kegiatan Sosial

Sementara itu, Ketua Karang Taruna RW 06 Suradinaya Utara, Hendra Kusuma menjelaskan yang melatarbelakangi diluncurkannya program KRPL ini, terinspirasi dari salah satu kegiatan sosial yang dulunya kekurangan pangan.

“Akhirnya kita mendapatkan ide untuk membuat program rumah pangan ini,” ujarnya kepada About Cirebon.

Kedepan, kata Hendra, hasilnya bisa dimanfaatkan oleh warga, sayuran-sayuran ini akan diberikan kepada warga yang memang membutuhkan atau dapat dibeli dengan harga di bawah harga pasar.

6. Rencana Kedepan

Selain jenis-jenis sayuran, secara bertahap program KRPL di RW 06 Suradinaya Utara sudah mempersiapkan untuk budidaya lele, dan ikan hias

“Kemudian kita juga akan menanam buah-buahan,” terangnya.

“Jadi, untuk saat ini kita baru menanam sayur-sayuran. Karena prosesnya bertahap dan memang kan dananya kita masih swadaya,” tandas Hendra. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tayang Hari ini, Cast Film Ben & Jody Ngobrol Sore di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemeran utama film Ben & Jody karya Angga Dwimas Sasingko di bawah rumah produksi Visinema Pictures menggelar acara...

Elevated Track Railway di Kota Cirebon Sedang Dikaji, Butuh Rp 5.6 Triliun Sepanjang 7 KM

Cirebon,- Wali Kota Cirebon sudah mengusulkan terkait perlintasan kereta api sebidang kepada Menko Marves, Menteri Perekonomian, dan juga Menteri Perhubungan pada 30 Desember 2021...

Gudang2Go Hadir Mendorong Digitalisasi Pergudangan

Jakarta,– Mendorong digitalisasi pergudangan di Indonesia, PT Mahardika Digital Distribusi resmi meluncurkan Gudang2Go, startup marketplace pergudangan online yang menghubungkan bisnis digital, UMKM, dan perusahaan...

Sekda Kota Cirebon Imbau Untuk Menunda Perjalanan ke Daerah Episentrum

Cirebon,- Untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi meminta untuk menunda perjalanan keluar kota, terutama daerah episentrum. Saat...

More Articles Like This