Geobag Pencegah Banjir yang Ramah Lingkungan

Memasuki musim penghujan, intensitas curah hujan yang tinggi biasanya menjadi salah satu alasan banjir terjadi di beberapa daerah Indonesia. Apalagi, air tersebut tidak bisa diserap secara baik karena daerah resapan yang semakin sedikit. Kondisi ini bisa memperburuk daerah yang berada di dataran rendah.

Cara mencegah banjir bisa kita mulai dari diri sendiri. Setiap usaha yang kita lakukan meskipun kecil, bisa berdampak positif bagi lingkungan. Salah satunya dengan cara memanfaatkan geobag untuk mencegah banjir. Geobag merupakan salah satu elemen penting dan mempunyai dampak besar terhadap lingkungan alam.

Geobag merupakan material yang memiliki bahan berjenis geotextile non woven. Material tersebut berupa tanah, pasir kasar, pasir laut dan batu kerikil. Dibuat dengan bentuk seperti kantung bantal dan biasa digunakan sebagai pengganti batu. Material dimasukkan kedalam kantung kemudian dijahit pada setiap lipatan sisinya.

BACA YUK:  Pelonggaran Penggunaan Masker, Sekda Kota Cirebon: Perekonomian Semakin Tumbuh

Baca Yuk : Inilah Manfaat Geomembrane yang Belum Banyak Diketahui

Untuk bahannya, produk yang satu ini terbuat dari bahan polimer polyester atau Polypropylen. Bahan yang satu ini menggunakan tensil strenght sehingga tidak akan membuat reduksi adanya penurunan karena tanah yang lunak.

Selain digunakan sebagai pengganti pondasi sementara pada proyek, geobag juga kerap kali digunakan untuk langkah awal penanggulangan bencana seperti abrasi air laut, tanah longsor dan banjir. Geobag untuk penanggulangan bencana sangat mudah digunakan pada tanggul yang jebol dan kuat menahan arus air.

Selain efektif dan mudah digunakan, pemilihan geobag juga lebih baik untuk diperhatikan agar menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Geobag yang menyerupai karung bantal tersebut juga memiliki beberapa macam jenisnya. Adapun macam-macam geobag yang sering kali digunakan terdapat setidaknya dua jenis. Diantaranya:

  1. Geobag karung plastik
BACA YUK:  Sekda Kota Cirebon : ASN Boleh Mudik, Namun Tidak Boleh Gunakan Kendaraan Dinas

Geobag karung plastik terbuat dari bahan pembungkus material yaitu jenis plastik dengan jahitan pada setiap lipatan karung. Material berupa pasir laut, pasir kasar maupun tanah dimasukkan ke dalam karung lalu kemudian dijahit dengan rapi seperti bantal. Ukuran karung dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

  1. Geobag kain atau karung goni

Geobag karung goni memiliki bahan dasar pembungkus material berupa karung goni dengan jahitan tiap sisi lipatan sehingga membentuk karung. Material yang paling sering digunakan pada geobag ini biasanya adalah tanah liat. Dimasukkan dalam karung lalu dijahit rapi dengan ukuran yang menyesuaikan kebutuhan.Sehingga, dengan menggunakan alat yang satu ini maka material-material yang berbeda tentunya tidak akan bercampur menjadi satu yang akan merusak rencana dalam pembangunan.

Pengaplikasian geobag ini juga sudah dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kementerian PUPR akan membangun geobag atau kantong geotekstil berisi tanah dan dijahit berbentuk bantalan yang digunakan di tepian sungai, perlindungan pantai dan pemecah gelombang lepas pantai, untuk penanganan banjir jangka pendek di Kabupaten Sintang.

BACA YUK:  Miliki Kelainan Jantung, Bayi 9 Bulan di Luwung Mundu Butuh Bantuan

Baca Yuk : Pentingnya Geotextile Non Woven Untuk Menahan Erosi

Dari berbagai efektivitas geobag pada proyek dan penanggulangan bencana, terdapat banyak kelebihan, antara lain sebagai berikut:

  • Dimensi atau ukuran geobag dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan.
  • Ramah terhadap lingkungan alam serta penggunaan yang sangat praktis.
  • Dapat diisi menggunakan berbagai material yang ada di sekitar lokasi.
  • Penempatan mudah dan dapat disesuaikan dengan bentuk permukaan area.
  • Harganya yang relatif terjangkau dan mudah dibuat.

Nah bagi Anda yang ingin membeli Geobag, bisa menghubungi Urban Plastic via WA 08111721338 (*)

 

 

(Dilihat: 101 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.