Jumat, 25 September 2020

Begini Ramainya Muludan di Cirebon 

Populer

Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Pantai Kejawanan

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas di Pantai Kejawanan, Kota Cirebon, Senin (21/9/2020) pagi sekitar pukul 04.55 WIB.Mayat...

7 Desa di Kabupaten Cirebon Mendapatkan Mobil Maskara ⁣⁣

⁣Cirebon,- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Jawa Barat menyalurkan bantuan sosial, edukasi Covid-19...

Kecelakaan Tunggal di Cipali KM 177, Seorang Penumpang Meninggal Dunia⁣

⁣Cirebon,- Kecelakaan Lalu lintas kembali terjadi di Tol Cipali KM 177 pada hari Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 09.25 WIB.⁣ ⁣ Kecelakaan...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Inilah Cerita Eti Sulastri Warga Ciledug yang Sembuh

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag melakukan dialog langsung dengan Eti Sulastri, warga Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten...

Cirebon, 8 November 2017,- Ratusan pedagang dengan berbagai produk selalu meramaikan acara pasar rakyat setiap bulan Maulud di Alun-alun Keraton Kasepuhan Kota Cirebon.

Acara pasar rakyat biasa disebut dengan Muludan selalu ramai dikunjungi masyarakat. Tak heran, setiap tahunnya muludan ini diramaikan dengan para pedagang dan aneka macam permainan seperti korsel, tong setan, ombak banyu, kora-kora, dan berbagai macam permainan lainnya.

Salah satu permainan di Muludan

Loading...

Salah satu pengunjung, Putri mengatakan, datang ke Muludan karena penasaran dan ingin tahu ada apa aja di pasar rakayat Muludan ini. Soalnya ini baru pertama kali datang kesini.

BACA YUK:  Ratusan Santri dari Wilayah III Cirebon Menolak Jelang Jumenengan Sultan Kasepuhan XV

“Saya kesini mau nyoba permainan ombak banyu, soalnya penasaran rasanya seperti apa dan ingin mencoba adrenalin, kan ini tidak menggunakan alat pengaman,” ujarnya kepada About Cirebon, Rabu (08/11/2017).

Sementara itu, pengelola permainan ombak banyu, Darto mengatakan, sudah beberapa tahun ini selalu ikut meramaikan acara pasar rakyat yang digelar setiap tahunnya di Alun-alun Keraton Kasepuhan Cirebon ini.

“Setiap tahun selalu hadir dan pengunjung permainan ombak banyu selalu meningkat setiap tahunnya,” bebernya.

Pedagang Kapal Otok-otok

Pasar rakyat muludan selalu identik dengan para pedangan mulai dari pakaian, keperluan rumah tangga, kuliner, pedagang mainan jadul yaitu kapal otok-otok, dan sampai dengan permainan rakyat.

Sultan Sepuh XIV, PRA. Arief Natadiningrat melalu sambungan pesan singkat kepada About Cirebon mengatakan, kegiatan pasar rakyat berlangsung sejak tanggal 1 November hingga 1 Desember 2017.

“Selain pasar rakayat, tradisi gerebeg Mulud di Kasultanan Kasepuhan Cirebon tahun ini pada tanggal 25 November akan diadakan Siraman Panjang di Kaputren dan Buka Bekasem Ikan,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Sultan, tanggal 25 sampai 30 November akan berlangsung Festival Hadroh di Bangsal Pagelaran. Dan mulai tanggal 25 November sampai 1 Desember, Keraton dan Museum kembali dibuka untuk umum dari jam 08.00 sampai 22.00 WIB.

BACA YUK:  Wali Kota Cirebon : Sekda Kota Cirebon Terkonfirmasi Positif Covid-19

POPULAR :
Dampak Tol Cipali, Investor Berdatangan ke Cirebon
Baru 10 Titik Plang Penjemputan Transportasi Online di Kota Cirebon
Toko Sepatu Wakai Kini Hadir di Kota Cirebon

“Pada tanggal 1 Desember mulai jam 19.00 WIB akan diselenggarakan prosesi Panjang Jimat di Bangsal Prabayaksa,” katanya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Selama September, Pertamina Suntik Modal Lebih dari Rp 2,9 M untuk UMKM di Jawa Barat

Jakarta,- Sebagai upaya untuk terus mendorong UMKM agar tetap eksis dan bangkit dari situasi pandemi, sepanjang bulan September 2020...

Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI

Jakarta,- Telkomsel terus bergerak maju menunjukan konsistensi dalam mendampingi masyarakat di berbagi fase kehidupan, terutama untuk menghadirkan kemudahan aktivitas digital yang mendukung upaya adaptasi...

Ini yang Dilakukan Ponpes Husnul Khotimah Menyusul 46 Santri Positif Covid-19

Kuningan,- Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah yang berada di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan ditutup sementara mulai hari ini 25 September sampai batas...

Bupati Minta Dishub Cirebon Ciptakan Transportasi yang Aman, Nyaman dan Sehat

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) diminta untuk meningkatkan perannnya, dalam menciptakan transportasi yang aman, nyaman dan sehat.Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag menuturkan, jalur lalu...

More Articles Like This