Wali Kota Cirebon: Kita Harus Memiliki Jiwa dan Semangat yang Tangguh

Cirebon,- Upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tingkat Kota Cirebon berlangsung di halaman Balaikota Cirebon, Selasa (17/8/2021). Upacara dihadiri secara terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis sebagai inspektur upacara yang dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon.

Dalam amanatnya, Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis menyampaikan bahwa semangat perjuangan yang telah ditunjukan oleh para pejuang kita, baik di Cirebon maupun para pejuang kita harus menjadi contoh untuk kita memiliki sebuah motivasi yang sama, khususnya dalam menghadapi pandemi covid-19.

BACA YUK:  DPPPAPPKB Kota Cirebon : RW Layak Anak Diharapkan Bisa Bertambah di Tahun 2022

“Jadi kita harus memiliki jiwa yang tangguh, kita harus memiliki semangat yang tangguh untuk kemudian kita bisa merdeka dari. Covid-19. Untuk itu, semangat rela berkorban dalam memerangi covid harus kita tunjukan agar covid-19 di Kota Cirebon lenyap sehingga bisa merdeka,” ujar Azis.

Usai pelaksanaan upacara kemerdekaan RI ke-76, Pemerintah Daerah Kota Cirebon memberikan penghargaan kepada Forkopimda, Bank Indonesia, RS Sumber Kasih, Ketua PMI Kota Cirebon, relawan, hingga wartawan. Penghargaan yang diberikan kepada wartawan, merupakan yang pertama diberikan.

BACA YUK:  Telkomsel Luncurkan Ambulance Management System, Ini Keunggulannya

“Kami selama ini memperhatikan bahwa media, baik lokal maupun nasional begitu antusias, responsif, terhadap segala permasalahan yang ada di Kota Cirebon. Ini menunjukan bahwa peran media ini sangat baik dan vital untuk menyambung perasaan masyarakat dengan perasaan pemerintah,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Azis, pihaknya berinisiatif memberikan penghargaan. Namun, tambah Azis, saat ini memang dalam kategori pemberitaan berimbang.

“Tapi untuk tahun depan dan tahun depannya lagi dan seterusnya, budaya untuk memberikan penghargaan kepada para jurnalis sebagai pejuang informasi harus terus dikembangkan. Jadi, bagaimana antara pemerintah, masyarakat, dan jurnalis ini bisa sinergi, saling mendukung, bahkan saling mengkritik untuk kebaikan,” katanya.

BACA YUK:  Pemerintah Bolehkan Salat Tarawih Berjemaah, Wali Kota Cirebon: Tetap Jaga Protokol Kesehatan

“Penghargaan ini sama sekali tidak kami maksudkan untuk mengkerdilkan atau mengkotak-kotakan, tapi justru memberikan semangat kepada semua jurnalis untuk berkarya dan berkarya. Tahun depan akan lebih banyak lagi kategorinya,” pungkas Azis. (AC212)

(Dilihat: 6 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.