Kamis, 21 Oktober 2021

Tanggal 17 Agustus, Lahir 17 Bayi di RSIA Cahaya Bunda

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- Di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan 17 Agustus Republik Indonesia ke-76, ada 17 bayi dilahirkan secara sesar di RSIA Cahaya Bunda Kota Cirebon. Dari 17 bayi yang dilahirkan, 12 bayi berjenis kelamin perempuan dan 5 bayi berjenis kelamin laki-laki.

dr. Yasmin Dermawan, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RSIA Cahaya Bunda mengatakan pada tanggal 17 Agustus 2021 ada 17 bayi yang dilahirkan secara sesar. Pada moment kemerdekaan RI ke-76 ini, menurut Yasmin banyak permintaan yang melahirkan di tanggal tersebut.

“Alhamdulillah kebetulan banyak permintaan (melahirkan ditanggal 17 Agustus 2021). Memang bukan hanya dari saya saja, ada dari dr. Novi, dr. Husni, dan dr. Irawan juga,” ujar Yasmin kepada About Cirebon, Selasa (17/8/2021).

Loading...
BACA YUK:  Bangun Bisnis Industri Rumahan, Pasangan Suami Istri Ini Raup Omset Ratusan Juta Rupiah

Menurut Yasmin, ada 17 yang melahirkan secara sesar. Sebelumnya, lanjut Yasmin, ada yang direncanakan melahirkan secara normal, tapi akhirnya melahirkan secara sesar.

“Yang melahirkan pada hari ini memang usia kandungannya sudah cukup bulan. Kalau sampai ke HPL (hari perkiraan lahir) biasanya sudah keburu mules duluan. Tapi yang pasti mereka sudah cukup bulan, ada juga riwayat sesar sebelumnya, ada yang melintang, ada juga bayi hasil dari bayi tabung,” ungkap Yasmin.

” (Bayi hasil bayi tabung) jadi kita tidak berani berspekulasi, tapi Alhamdulillah bayinya sehat dan saya pantau terus. Soalnya masih masuk cukup banget tepat, tapi melihat kondisi mengharuskan di sesar makanya kita tidak mau ambil resiko. Tapi Alhamdulillah bayinya 2,4 ons yang bayi tabung,” tambah Yasmin.

Selama ini, kata Yasmin, banyak tanggal cantik dan tidak terlalu banyak peminatnya. Namun di saat Hari Kemerdekaan ini banyak sekali yang meminta melahirkan di tanggal 17 Agustus.

BACA YUK:  Pemerintah Bolehkan WNA Masuk ke Indonesia, Tapi Syarat Pakai Visa Ini

“Saya juga sampai kaget sendiri. Saya pikir sendiri, ternyata di dr. Novi, dr. Husni dan dr. Irawan ada. Setelah di kumpulkan ternyata ada 17 yang sesar,” katanya.

Dari 17 bayi yang dilahirkan pada tanggal 17 Agustus 2021, tambah Yasmin, ada 14 bayi sesuai permintaan dan 3 bayi lainya dalam perjalanannya akhirnya di sesar.

“3 bayi yang bukan permintaan, satu tensi tinggi dan sudah dirangsang mules tidak lahir-lahir, yang dua lagi mau coba normal tapi bekas sesar, akhirnya dilakukan sesar. Jadi yg 14 sudah direncanakan,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sabut Kelapa, Sumber Energi Terbarukan Pengganti Batu Bara

Cadangan bahan baku penghasil energi yang berasal dari fosil seperti batu bara terus menipis. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat...

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu (20/10/2021). Dalam kegiatan tersebut tampak hadir,...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan Marketplace Digital Marketing. Kegiatan tersebut...

More Articles Like This