Jumat, 25 September 2020

Sungai Meluap, Ratusan Rumah Warga di RW 03 Kelurahan Kalijaga Kota Cirebon Terendam Banjir

Populer

Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Pantai Kejawanan

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas di Pantai Kejawanan, Kota Cirebon, Senin (21/9/2020) pagi sekitar pukul 04.55 WIB.Mayat...

7 Desa di Kabupaten Cirebon Mendapatkan Mobil Maskara ⁣⁣

⁣Cirebon,- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Jawa Barat menyalurkan bantuan sosial, edukasi Covid-19...

Kecelakaan Tunggal di Cipali KM 177, Seorang Penumpang Meninggal Dunia⁣

⁣Cirebon,- Kecelakaan Lalu lintas kembali terjadi di Tol Cipali KM 177 pada hari Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 09.25 WIB.⁣ ⁣ Kecelakaan...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Inilah Cerita Eti Sulastri Warga Ciledug yang Sembuh

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag melakukan dialog langsung dengan Eti Sulastri, warga Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten...

Cirebon,- Ratusan rumah di RT 7 RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon terendam banjir setinggi 50 sampai 100 cm, Senin (13/1/2020) malam.

Banjir yang menggenangi rumah warga di daerah tersebut karena diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama dua jam lebih, sehingga aliran sungai Cikalong yang berada di Kelurahan Kalijaga Kota Cirebon meluap.

Pantauan About Cirebon di lokasi, warga yang rumahnya terendam banjir langsung mengungsi ke rumah warga yang tidak terendam banjir. Pada saat itu juga, Wali Kota Cirebon bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon langsung meninjau lokasi yang terendam banjir cukup parah.

Loading...

Bahkan perahu karet diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir.

Ketua RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, Saiko mengatakan hujan sudah mulai turun sekitar pukul 17.30 WIB dan kejadian banjir sering terjadi setiap tahun di RW 03 Kelurahan Kalijaga Kota Cirebon.

BACA YUK:  Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Pantai Kejawanan

Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis saat meninjau lokasi banjir.

“Banjir seperti ini sudah sering terjadi setiap tahun, tapi tahun ini mending tidak seperti tahun lalu,” ujarnya kepada About Cirebon.

Banjir yang terjadi di RW 03 Kelurahan Kalijaga, kata Saiko, mencapai 1,5 meter. Penyebabnya karena meluapnya air sungai yang ada di daerah Kalijaga.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis saat meninjau lokasi banjir di RW 03 Kelurahan Kalijaga mengatakan bahwa luapan air dari Sungai Cikalong sudah mulai naik dari pukul 17.00 WIB laporan Satpol PP dan BPBD Kota Cirebon.

“Air sudah mulai naik dari pukul lima dan Satpol PP serta BPBD Kota Cirebon sudah mulai turun. Sehingga, kami cepat tanggap,” ujarnya kepada About Cirebon.

“Jadi, peralatan-peralatan untuk mengatasi pertolongan pertama sudah mulai diturunkan sejak sore hari,” tambahnya.

BACA YUK:  Update Terbaru, Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 609 Kasus

Menurut Azis, di Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon berdasarkan laporan ada sekitar dua kelurahan yang terendam banjir. Namun, yang paling parah ada di RW 03 Kelurahan Kalijaga.

“Di Kelurahan Kalijaga paling banyak yang terdampak banjir, karena memang daerah Kelurahan Kalijaga banyak dialiri sungai yang menuju ke arah hilir,” terangnya.

Mengenai jumlah rumah yang terdampak banjir, pihaknya belum mendata secara pasti jumlah rumah warga yang terdampak banjir. Namun diperkirakan ada ratusan rumah yang terendam banjir.

“Untuk jumlahnya kita belum bisa menghitung, tapi sekitar ratusan rumah. Rata-rata tinggi air mencapai 50 sampai 100 cm,” jelas Azis.

“Alhamdulillah tidak ada korban, bahkan orang tua yang sedang sakit, hingga anak-anak berhasil kita evakuasi,” imbuhnya.

Sementara ini, kata Azis, warga yang rumahnya terendam banjir mengungsi di rumah salah satu warga yang memang rumahnya tidak terendam banjir. Namun, Pemerintah Daerah malam ini langsung mendirikan tenda di RW 03.

“Malam ini juga tenda dari BPBD Kota Cirebon langsung didirikan di RW 03. Tenda dengan ukuran 12x6M dengan tinggi 4 M,” kata Azis.

Tenda ini menurut Azis bisa dipergunakan untuk warga, minimal besok pagi pada saat membersihkan rumah, keluarga lainnya bisa ditampung di tenda tersebut.

BACA YUK:  Kesultanan Cirebon Menolak Penobatan Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan

“Kami Pemerintah Daerah bisa dengan mudah mengirimkan logistik untuk pertolongan pertama tersebut di tenda,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Selama September, Pertamina Suntik Modal Lebih dari Rp 2,9 M untuk UMKM di Jawa Barat

Jakarta,- Sebagai upaya untuk terus mendorong UMKM agar tetap eksis dan bangkit dari situasi pandemi, sepanjang bulan September 2020...

Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI

Jakarta,- Telkomsel terus bergerak maju menunjukan konsistensi dalam mendampingi masyarakat di berbagi fase kehidupan, terutama untuk menghadirkan kemudahan aktivitas digital yang mendukung upaya adaptasi...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren tersebut dihentikan sementara untuk menghindari...

Bupati Minta Dishub Cirebon Ciptakan Transportasi yang Aman, Nyaman dan Sehat

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) diminta untuk meningkatkan perannnya, dalam menciptakan transportasi yang aman, nyaman dan sehat.Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag menuturkan, jalur lalu...

More Articles Like This