Kamis, 28 Mei 2020

Korban Banjir Cirebon, Nenek Ini Ditandu Untuk Dievakuasi

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Inilah Keputusan Bupati Cirebon dan Peraturan Bupati Cirebon tentang PSBB

Keputusan Bupati Cirebon Nomor : 443/Kep.235-Hukum/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Hukum Kabupaten Cirebon dalam rangka...

Inilah Peraturan Wali Kota Cirebon tentang PSBB Tahap Kedua

Peraturan Wali Kota Cirebon No. 15 Tahun 2020. Klik : PDF PERWAL NO 17 TH 2020 TTG PSBB Tahap...

Update Kasus Covid-19 di Kota Cirebon Tanggal 21 Mei 2020

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 di Kota Cirebon berdasarkan data yang dirilis oleh laman resmi pusat informasi...

Cirebon,- Banjir melanda di RT 7 RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Senin (13/1/2020) malam.

Banjir yang diakibatkan dari meluapnya sungai Cikalong ini merendam ratusan rumah setinggi 50 sampai 100 cm.

Atas kejadian tersebut, petugas harus mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir dengan menggunakan perahu karet. Bahkan, seorang nenek-nenek yang tengah sakit terpaksa harus ditandu untuk diselamatkan.

Sementara sejumlah bayi dan ibu-ibu terpaksa dievakuasi di rumah salah satu warga yang tidak terendam banjir.

Loading...

Pantauan About Cirebon dilokasi petugas gabungan dari BPBD Kota Cirebon, Tagana, Basarnas, TNI-Polri, hingga Dinas Pemadam Kebakaran terus berupaya mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon langsung meninjau lokasi banjir di daerah Kalijaga Kota Cirebon.

“Alhamdulillah tidak ada korban. Bahkan orang tua yang sedang sakit, hingga bayi berhasil kita evakuasi,” ujar Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis saat meninjau warga yang mengungsi.

Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis saat meninjau lokasi banjir.

Menurut Azis, berdasarkan laporan, di Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon ada sekitar dua kelurahan yang terendam banjir. Namun, kelurahan yang paling parah terjadi di Kelurahan Kalijaga.

“Paling parah disini (RW 03 Kelurahan Kalijaga). Karena memang daerah ini banyak dialiri sungai yang menuju ke arah hilir,” terangnya.

Menurut Azis, rata-rata tinggi air di daerah tersebut mencapai 50 hingga 100 cm. Dan merendam ratusan rumah warga,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga, Ratu Wina yang mengungsi membawa bayi mengaku tidak tahu mengungsi sampai kapan.

“Belum tau yah sampai kapan, paling nunggu sampai beres banjirnya. Tapi di rumah ada suami untuk jaga dan beres-beres,” katanya.

Banjir yang menerjang Kota Cirebon tersebut, hingga dini hari berangsur-angsur surut. Namun, petugas gabungan tetap bersiaga di lokasi banjir untuk membantu warga yang tertimpa musibah banjir.

Bahkan, Wali Kota Cirebon sudah menugaskan dinas terkait untuk membangun tenda pengungsian di wilayah RW 03 Kelurahan Kalijaga Kota Cirebon. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tenant Grage Mall Dan Grage City Mall Siap Ikuti Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

Cirebon,- Grage Group akan membuka operasional Grage Mall dan Grage City Mall, mulai Kamis 28 Mei 2020.Operasional Mall akan...

Mulai Besok Grage Mall dan Grage City Mall Siap Beroperasi Kembali

Cirebon,- Setelah menutup sementara operasional mall, Grage Group memutuskan Grage Mall dan Grage City Mall akan dibuka kembali besok, Kamis 28 Mei 2020.Seluruh tenant...

Kondisi Rumah Sangat Memprihatikan, Baznas Kota Cirebon Turun Tangan⁣ ⁣

Cirebon,- Sungguh mengejutkan saat memasuki rumah warga di RT 005 RW 001 No. 196 Gg. Rebon Pesisir Selatan Kelurahan Panjunan Kec. Lemahwungkuk Kota Cirebon⁣,...

Dampak Pandemi, Oleh-oleh Khas Cirebon Turun Hingga 90 Persen

Cirebon,- Dampak dari Pandemi Covid-19 dan juga larangan mudik oleh pemerintah, mengakibatkan omset tempat oleh-oleh khas Cirebon menurun drastis.Seperti yang dialami toko Oleh-oleh Daud...

25 Tahun Telkomsel Konsisten Melayani Negri Untuk Terus Bergerak Maju Bersama Indonesia

Jakarta,- Pada hari ini Telkomsel telah hadir di tengah masyarakat selama genap 25 tahun. Selama perjalanannya, Telkomsel secara konsisten memperkuat komitmen untuk mendampingi dan...

More Articles Like This