Senin, 25 Mei 2020

SMK Kesehatan Cendekia Kota Cirebon Laksanakan Uji Praktek Kompetensi, Ini yang Diuji

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Bila Masih Ditemukan Warga Mudik, Polresta Cirebon Akan Putar Balik Kendaraan

Cirebon,- Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik lebaran pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini guna mencegah penyebaran virus...

PSBB Tahap Kedua, Pusat Perbelanjaan Boleh Buka Normal

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memutuskan untuk memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Cirebon mulai...

Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid Sang Cipta Rasa Tidak Menggelar Salat Id

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memperpanjang masa PSBB tahap kedua selama 14 hari kedepan.PSBB tahap kedua sudah dimulai...

Cirebon,- Sebanyak 31 siswa SMK Kesehatan Cendekia Kota Cirebon melaksankan Uji Praktek Kompetisi (UPK) Farmasi, yang berlangsung di SMK Kesehatan Cendekia, Jalan Pelandakan, Kota Cirebon, Senin (8/4/2019).

Sebelumnya, SMK Kesehatan Cendekia Kota Cirebon telah melakukan Uji Kompetisi Kejuruan (UKK) kepada siswa Keperawatan dan Analis Kesehatan pada bulan Februari 2019.

Zuhrotun Nisa, Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cendekia Kota Cirebon mengatakan UKK dan UPK ini berbeda, karena kaitannya dengan Asosiasi Ikatan Assiten Farmasi Indonesia dan juga dengan Persatuan Sekolah Farmasi Indonesia.

“Ada jadwal yang pelaksanaannya memang serentak seluruh sekolah farmasi, khususnya di Jawa Barat,” ujarnya saat ditemui About Cirebon, Senin (8/4/2019).

Loading...

1. Penguji Profesional

Pada pelaksanaan UPK, SMK Kesehatan Cendekia Kota Cirebon bekerja sama dengan salah satu perusahaan farmasi ternama yakni Kimia Farma.

“Bahkan, semua penguji dalam UPK tahun ini adalah tim ahli apoteker Kimia Farma,” jelasnya.

Dari Ujian Praktek Kompetisi sini, kata Nisa, siswa-siswa akan mendapatkan sertifikat kompetensi oleh Kimia Farma. Sertifikat Kompetensi tersebut bisa digunakan untuk melamar kerja.

“Dari sertifikat ini, kompetensi kemampuan siswa bisa dilihat dalam bidang kefarmasian,” terangnya.

2. Melebihi Nilai yang Ditentukan

Untuk mendapatkan nilai, menurut Nisa, minimal anak-anak harus mendapatkan nilai KKM 7,01 yang sudah ditentukan oleh pihak Asosiasi.

“Alhamdulillah, selama ini SMK Kesehatan Cendekia bisa melebihi nilai yang ditentukan, bahkan tahun kemarin mendapat nilai yang memuaskan dengan rata-rata diatas 8,5,” ucapnya.

Nisa berharap, tahun ini siswa SMK Kesehatan Cendekia bisa mendaptkan nilai yang baik seperti tahun lalu.

“Tahun kemarin ada siswa kita yang mendapatkan nilai sempurna yaitu 100, terbaik di wilayah Cirebon,” ungkapnya.

3. Lima Puluh Resep

Pada Uji Praktek Kompetisi tahun ini, kata Nisa, ada kurang lebih 50 resep yang diujikan. Dimana, siswa ini akan meracik, menghitung dosis, sampai menghitung sendiri nilai jual obat tersebut kepada konsumen.

“Jadi, praktek UPK ini sampai sedetail itu, mulai dari komposisi jenis racikan, menghitung kadar dan menentukan nilai jualnya berapa,” beber Nisa.

“Termasuk juga siswa hafal nama-nama obatnya, efek sampingnya, batas kadaluwarsanya kapan, anak harus bisa,” tambah Nisa.

4. Sumpah Profesi

Setelah melakukan UPK, kata Nisa, Siswa yang lulus akan melakukan Sumpah Profesi Asisten Farmasi. Nanti, seluruh siswa SMK Farmasi akan kumpul untuk dilaksanakan sumpah.

“Setelah sumpah profesi, mereka (siswa) akan mendapatkan sertifikat kompetensinya atau Serkom,” jelas Nisa.

“Serkom ini bisa digunakan untuk melamar kerja, sebagai bukti otentik kemampuan dia. Karena persyaratan apoteker itu harus memiliki serkom tersebut,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Sembuh

Cirebon,- Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon sembuh.Berdasarkan hasil...

Slamet Anak Sebatang Kara yang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Cirebon,- Slamet (15) asal Blok Singkil 2 RT 02 RW 07, Desa Astanajapuran Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kondisinya terlihat memperihatinkan.Pasalnya, Slamet merupakan anak yatim...

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Satu Lagi

Cirebon,- Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan adanya penambahan satu pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (23/5/2020).Sehingga, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19...

H-2 Jelang Lebaran Idulfitri, Polresta Cirebon Terus Lakukan Penyekatan Selama 24 Jam

Cirebon,- H-2 jelang Hari Raya Idulfitri tahun 2020, jajaran Polresta Cirebon bersama dengan unsur lainnya terus melakukan penyekatan di wilayah Kabupaten Cirebon.Kapolresta Cirebon, Kombes...

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Minuman Keras Hasil Razia

Cirebon,- Polresta Cirebon memusnahkan barang bukti sepuluhan ribu botol minuman keras (miras) berbagai jenis hasil razia.Pemusnahan yang dihadiri Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten...

More Articles Like This