BPSDMP Kominfo Bandung Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Angkatan Muda di Cirebon

Cirebon,- Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Komonikasi dan Informatika (Kominfo) Bandung menggelar Sertifikasi Kompetensi, yang berlangsung di Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Cirebon.

1. Diikut 55 Peserta dari Wilayah III Cirebon

Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI (Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) bidang Informatika bagi angkatan kerja muda tersebut berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 8-12 April 2019.

Kepala BPSDMP Kominfo Bandung, Dra. Betty Djuliati mengatakan sertifikasi kompetensi berbasis SKKNI untuk angkatan muda diikuti 55 peserta dari wilayah III Cirebon seperti Cirebon, Majalengka, Kuningan, dan Indramayu.

“Sebetulnya target kami hanya 50 peserta, tetapi Alhamdulillah hari ini bisa melebihi target menjadi 55 peserta,” ujarnya kepada About Cirebon usai pembukaan, Senin (8/4/2019).

BACA YUK:  HIPMI Kota Cirebon Gelar Kegiatan Sosial "Rabana"

2. Lulusan SMK TIK

Menurut Betty, peserta yang terdaftar dalam sertifikasi kompetensi ini merupakan anak-anak lulusan dari SMK jurusan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

“Persyaratannya memang yang mengikuti sertifikasi ini adalah yang belum bekerja dengan maksimal usia 28 tahun,” ungkapnya.

Selain itu, kata Betty, sertifikasi kompetensi merupakan program Pemerintah untuk membantu percepatan sertifikasi kompetensi, khususnya bagi angkatan kerja muda.

“Karena kami Kementrian Kominfo, jadi yang kami bantu untuk mengikuti uji kompetensi ini adalah mereka-mereka lulusan SMK TIK,” terangnya.

3. Dua Materi yang Diujikan

Dalam Uji Kompetensi yang diujikan dalam sertifikasi ini, kata Betty, sesuai dengan skema yang dipilih yaitu ada network technician dengan Junior Web Developer (JWD).

BACA YUK:  Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Cirebon, 11 April 2022

“Jadi ada dua skema yang diujikan dalam kompetensi ini,” bebernya.

Lanjut Betty, peserta yang ikut dalam sertifikasi ini akan diberikan pelatihan terlebih dahulu oleh tenaga pengajar selama tiga hari.

“Setelah itu hari keempat dan kelima akan diuji oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan nantinya akan mendapat sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” tandasnya.

4. Meningkatkan Kualitas Lulusan SMK TIK

Sertifikasi Kompetensi yang diselenggarakan oleh BPSDMP Kominfo Bandung tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis.

BACA YUK:  Program Literasi Budaya dan Profesi Kota Cirebon Bisa Jadi Gambaran Cita-Cita Anak

Menurut Azis, sertifikasi ini merupakan bakti nyata dari pemerintah, khususnya Kementrian Komunikasi dan Informatika Bandung, untuk bagaimana meningkatkan kualitas lulusan SMK.

“Ini harus direspon secara positif bagi pemerintah daerah, khususnya di Kota Cirebon, dengan menindaklanjuti kegiatan ini supaya target yang diharapkan dapat tercapai,” ujarnya kepada About Cirebon.

Lanjut Azis, kegiatan sertifikasi kompetensi ini diharapakan dapat meningkatkan kualitas lulusan yang siap diterjukan di era globalisasi 4.0 maupun yang lainnya.

“Saya kira itu yang penting dan Pemerintah Daerah Kota Cirebon mengucapkan terima kasih atas upaya yang telah diberikan Kominfo,” singkatnya. (AC212)

(Dilihat: 32 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.