Sebanyak 1.958 Anggota Linmas Kota Cirebon Siap Diterjunkan Amankan Pemilu Serentak

0
19

Cirebon,- Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2019, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kota Cirebon melakukan apel gelar pasukan, yang berlangsung di GOR Bima, Kota Cirebon, Senin (8/4/2019).

Apel Gelar Pasukan yang diikuti 1.958 anggota Linmas tersebut dihadiri oleh Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis, Kapolres Cirebon Kota, Danlanan, Dandim, Ketua KPU, Ketu DPRD, hingga unsur lain yang terlibat.

Aston Hotel

1. Sukseskan Pemilu Serentak 2019

Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengatakan kegiatan apel gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan personil Satlinmas, beserta unsur TNI, Polri, organisasi masyarakat maupun unsur terkait lainnya untuk mensukseskan Pemilu serentak 2019.

“Melalui apel gelar pasukan Satlinmas ini, diharapkan rencana target utama telah disiapkan dengan matang dalam menjaga keamanan diwilayah TPS,” ujar Azis usia Apel Gelar Pasukan.

Teja Berlian
Teja Berlian 2
Teja Berlian 3

Azis yakin, dengan kesiapan dan kesiagaan jumlah Pengamanan TPS yang berjumlah 1.958 anggota, ditambah dari personil pengaman lainnya, TPS yang berjumlah 979 titik di Kota Cirebon dapat terjamin pengamanannya dan penjagaannya.

2. Fungsi Strategis Satlinmas

Fungsi strategis Satlinmas sebagai bagian dari masyarakat yang disiapkan oleh Pemerintah, kata Azis, guna mengeliminir permasalahan yang muncul disekitar masyarakat sangatlah efektif, dengan pendekatan kearifan lokal sesuai karakteristik masyarakat itu sendiri.

Sehingga, lanjut Azis, sedikitnya tidak ada resisten oleh warga masyarakat apabila pendekatan penyelesaian dilakukan oleh Anggota Linmas.

“Saya tekankan, pengamanan wilayah saat ini sudah siap menempatkan diri berperan aktif tampil menjadi contoh bagi warga untuk mensukseskan jalannya pemilu serentak dan menjaga lingkungan tetap aman, sejuk, dan kondusif,” ungkapnya.

3. Akan Menjadi Sorotan Dunia Internasional

Dalam kesempatan tersebut, Azis menekankan kepada seluruh anggota Satlinmas Kota Cirebon yang harus dipedomani dalam melaksanakan tugas pengamanan pemilu serentak tahun 2019.

Yang pertama, menurut Azis, Pemilu Serentak tahun 2019 merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah, karena dilaksanakan secara serentak yakni lima jenis pemilihan dalam waktu bersamaan.

“Maka, pemilu serentak ini akan menjadi warisan kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia internasional,” terangnya.

“Sukses atau tidaknya perhelatan demokarasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung,” imbuh Azis.

Kedua, Pahami bahwa tugas pengamanan pemilu serentak ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun.

Kemudian yang ketiga, Azis mengajak untuk satukan dan wujudkan jalinan sinergitas antara unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh kompenen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas.

“Yang keempat sangat penting, kita harus segar netralisir potensi-potensi kerawanan agar tidak berkembang dan mengganggu jalannya penyelenggaraan pemilu,” bebernya.

Kelima, semua elemen masyarakat dan petugas pengaman wilayah harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan berita-berita yang dapat menggerus disintegritas bangsa.

“Terakhir yang keenam, inventarisir dan berkordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat,” tandas Azis.

4. Pesan Azis Untuk Anggota Linmas

Menurut Azis, 1.958 anggota Linmas yang akan mengamankan Pemilu Serentak tahun 2019 ini sebelumnya sudah mendapatkan Bimbingan Teknis (Bimtek), baik tentang wawasan dan sebagainya selama lima hari.

“Dari 1.958 anggota Linmas ini akan menjaga TPS, dimana setiap TPS akan ditempatkan dua anggota Linmas,” jelasnya.

Azis berpesan kepada seluruh anggota Linmas agar mempersiapkan mental, perkuat mentalnya dan sadarilah bahwa tugas Linmas ini sangat mulia dan Insyaallah akan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

“Jadi mentalnya harus kuat dan jaga kesehatan, serta berani mengambil tindakan bila terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan,” tutup Azis. (AC212)