Ribuan Masyarakat Kota Cirebon Hadiri Peresmian Festival Pekalipan

Cirebon,- Festival Pekalipan (Pusat Kuliner dan Aksi Kesenian) resmi diluncurkan, Sabtu malam (24/9/2022). Dengan mengusung konsep one stop shopping, one stop kuliner dan one stop tourism, Festival Pekalipan ini bisa menjadi salah satu spot kuliner di Kota Cirebon.

Pantauan About Cirebon, Festival Pekalipan dipadati ribuan masyarakat yang ingin melihat langsung peresmian icon pusat kuliner baru di Kota Cirebon. Bahkan, mereka rela berdesak-desakan untuk melihat langsung berbagai hiburan dan kuliner yang disuguhkan

Seperti penampilan Band NewBI, Topeng Losari Purwakencana, Sanggar Ginajar Rahayu, Barongsai PSBD Kelabang, Tarian Sufi Al Jazeera, hingga aneka stand kuliner UMKM. Dengan mengusung tema “Akurturasi Budaya Caruban Nagari”, Festival Pekalipan diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati.

Dalam sambutan Wali Kota Cirebon yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Eti Herawati menyampaikan program kegiatan Festival Pekalipan dapat terwujud berkat kolaborasi antara Pemerintah Daerah Kota Cirebon beserta para stakeholders termasuk masyarakat Kota Cirebon.

BACA YUK:  Jadwal Pemadaman Listrik di ULP Cirebon Kota, 13 September 2022

“Melalui program Festival Pekalipan ini akan terwujud penataan dan pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan UMKM yang dipadukan dengan aksi kesenian dengan konsep one stop shopping, one stop culinary dan one stop tourism,” ujar Eti.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, pihaknya mengimbau dan mengajak kepada seluruh pihak untuk dapat menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan keindahan. Sehingga, terwujud kenyamanan, baik bagi pedagang maupun pengunjung.

“Selain itu, saya juga berpesan agar dapat menjaga, memelihara, dan merawat aset yang berada di lokasi Festival Pekalipan ini,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan, program ini bisa mengakselerasikan pertumbuhan ekonomi di Kota Cirebon, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya,” harapnya.

BACA YUK:  Peduli Cianjur, Kasultanan Kacirebonan dan Padepokan Nur Sejati Berikan Bantuan Korban Gempa

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon atas dukungannya, serta stakeholder dan masyarakat warga Cirebon serta Pekalipan.

“Tema malam ini Akurturasi. Banyak yang menanyakan, seharusnya akulturasi. Tapi malam ini kami beri tema Akurturasi,” ujar Iing.

“Kenapa Akurturasi, karena Cirebon terdiri dari berbagai etnis, terdiri dari berbagai suku, berbagai mata pencaharian dan lain sebagainya. Tetapi melalui Festival Pekalipan ini kita ingin tetap akur, tetap damai, ingin tetap bersama,” sambungnya.

Mudah-mudahan, kata Iing, ikhtiar Pemerintah Kota Cirebon tentunya membuat masyarakat Kota Cirebon bahagia.

“Kami melakukan penataan dan pembinaan PKL dan UMKM, untuk menggerakkan roda perekonomian di Kota Cirebon ini,” kata Iing.

BACA YUK:  Pemain Film Keramat 2 Caruban Larang : Senang Bisa Syuting di Cirebon

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Hestu Wibowo mengatakan saat flyer disebarkan di media sosial, para netizen menitikberatkan pada tulisan Akurturasi. Meraka, lanjut Hestu, memberikan kritik bahwa yang benar adalah Akulturasi.

“Tadi sudah dijelaskan oleh Pak Iing, bahwa Akurturasi adalah sengaja. Yang mana gabungan dari kata Akur dan Akulturasi, jadi bukan salah ketik atau salah kata,” ujar Hestu.

Akurturasi, lanjut Hestu, memiliki makna yang sangat dalam yakni perpaduan budaya di Kota Cirebon yang akur dan guyub.

“Hadirnya Festival Pekalipan ini untuk menggerakkan kembali geliat perekonomian melalui penguatan ekonomi pariwisata pasca pandemi, serta dukungan gerakan bangga berwisata Indonesia. Mudah-mudahan Festival Pekalipan ini bisa berkelanjutan dan mampu menjadi icon Kota Cirebon,” pungkasnya. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *