Kamis, 27 Januari 2022

Perangi Hoax, Polres Cirebon Kota dan IJTI Cirebon Raya Gelar Deklarasi Anti Hoax di SMAN 6

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Segera Beralih ke TV Digital, Berikut Rekomendasi Antena TV Digital Terbaik di Tahun 2022

Cirebon,- Berikut ini rekomendasi 12 antena TV digital agar dapat menikmati siaran TV digital. Namun untuk dapat menikmati siaran...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022)....

Cirebon,- Polres Cirebon Kota bekerja sama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cirebon Raya menggelar deklarasi anti hoax, yang berlangsung di SMA Negeri 6 Kota Cirebon, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kota Cirebon, Selasa (19/2/2019).

1. Ditanamkan Sejak Dini

Kapolres Cirebon Kota, AKBP. Roland Ronaldy mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah mendukung adanya kegiatan dalam rangka memerangi berita bohong atau hoax dan memerangi narkoba.

Loading...

“Ini sangat penting yang harus ditanamkan sejak sekarang kepada generasi penerus bangsa, dan semoga tidak mudah terprovokasi,” ujar Roland kepada About Cirebon.

Lanjut Roland, memilih sasaran kaum milenial karena kalau kita lihat sekarang, hoax itu banyak menggunakan media-media sosial dan media sosial itu banyak digunakan oleh kaum milenial.

“Sehingga diharapkan, dengan adanya kesadaran dari para siswa, untuk tidak menyebarkan hoax, tentunya tujuan kita memerangi hoax bisa terwujud,” jelas Roland.

BACA YUK:  Segera Beralih ke TV Digital, Berikut Rekomendasi Antena TV Digital Terbaik di Tahun 2022

2. Agar Paham Sanksi dan Akibatnya

Menurut Roland, kaum milenial bisa saja menjadi korban atau pelaku penyebaran hoax. Sebabnya kemungkinan ketidaktahuan apa itu hoax.

“Bisa jadi juga mereka tidak tahu sanksinya atau akibatnya yang bersangkutan menyebarkan hoax,” beber Roland.

Sehingga, kata Roland, dengan adanya kegiatan ini tentunya mereka akan paham, bahwa dengan adanya hoax, penyebaran hoax itu bukan hanya berakibat kepada dirinya sendiri dan tentunya akan berakibat kepada masyrakat yang lain.

“Kalau ada provokasi dan lain sebagainya, tentu berakibat kepada masyarakat lain seperti adanya perpecahan, perkelahian dan lain sebagainya,” ungkapnya.

3. Sasar Kaum Milenial

Roland menambahkan, kegiatan deklarasi anti hoax seperti ini tentunya tidak akan sampai di sini. Pihaknya berencana akan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan untuk memerangi hoax.

Deklarasi Hoax di SMAN 6 Kota Cirebon

“Insyaallah, kita nanti akan muter ke sekolah-sekolah lain, yang tujuannya sama yaiti sasaranya generasi milenial,” tandasnya.

BACA YUK:  Cegah Penimbunan Komoditas Pangan, Polres Cirebon Kota Bentuk Satgas Khusus

4. Harus lebih berhatihati

Menangapi dengan adanya deklrasi anti hoax, Kepala SMA Negeri 6 Kota Cirebon, Dra. Hj. Ety Nur Rochaeni menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian dan juga organisasi IJTI Cirebon Raya.

“Ini menunjukan bahwa anak-anak kami harus lebih hati-hati dalam menggunakan media sosial, karena disitu sangat berbahay apabila kita tidak punya bukti yang akurat,” ujarnya kepada About Cirebon.

Lanjut Ety, dengan adanya pengarahan dari Kapolres Cirebon Kota yang sangat luar biasa, anak-anak SMAN 6 Kota Cirebon bisa teringat. Sehingga, anak-anak tidak melakukan hal-hal yang tidak baik.

“Oleh karena itu, apa yang anak-anak kami lakukan betul-betul terarah,” kata Ety.

5. Selalu Diingatkan

Selama ini, menurut Ety, sekolah selalu mengingatkan kepada siswa-siswinya terkait penggunaan media sosial dan juga bahaya dari penyebaran hoax.

“Tetapi, dengan kehadiran pak Kapolres  menambah dilindungi kami dan menegaskan apa yang tidak boleh. Sehingga, anak-anak kami lebih ingat apa yang telah disampaikan Kapolres,” ungkap Ety.

“Jadi anak-anak lebih paham juga, kalau hoax itu lebih berbahaya dan berdampak yang tidak baik baik orang lain,” imbuhnya.

6. Tanamkan Bermedia Sosial yang Baik

Sementara itu, Ketua IJTI Kota Cirebon, Faizal Nuratman menambahkan kegiatan deklarasi anti hoax ini merupakan program ITJT untuk memerangi hoax dikalangan pelajar atau kaum milenial.

“Kegiatan ini akan kami selenggarakan rutin dan berkeliling ke SMA-SMA yang ada di Kota maupun di Kabupaten Cirebon,” ujar Faizal.

BACA YUK:  Telkomsel Hadirkan Varian Baru Voucher Internet Paling Murah

Dalam kegiatan ini, kata Faizal, kami mengajarkan dan menerapkan konten-konten bagaimana bermedia sosial yang baik kepada para pelajar.

“Saya pikir berita hoax di kalangan pelajar sangat rawan, dan para siswa ini bisa jadi pelaku atau jadi korbannya. Karena, kebanyakan pelajar ini masih kurang memahami bermedia sosial yang baik itu seperti apa,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tayang Hari ini, Cast Film Ben & Jody Ngobrol Sore di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemeran utama film Ben & Jody karya Angga Dwimas Sasingko di bawah rumah produksi Visinema Pictures menggelar acara...

Elevated Track Railway di Kota Cirebon Sedang Dikaji, Butuh Rp 5.6 Triliun Sepanjang 7 KM

Cirebon,- Wali Kota Cirebon sudah mengusulkan terkait perlintasan kereta api sebidang kepada Menko Marves, Menteri Perekonomian, dan juga Menteri Perhubungan pada 30 Desember 2021...

Gudang2Go Hadir Mendorong Digitalisasi Pergudangan

Jakarta,– Mendorong digitalisasi pergudangan di Indonesia, PT Mahardika Digital Distribusi resmi meluncurkan Gudang2Go, startup marketplace pergudangan online yang menghubungkan bisnis digital, UMKM, dan perusahaan...

Sekda Kota Cirebon Imbau Untuk Menunda Perjalanan ke Daerah Episentrum

Cirebon,- Untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi meminta untuk menunda perjalanan keluar kota, terutama daerah episentrum. Saat...

More Articles Like This