Lihat Peluang Ekonomi Kawasan Segitiga Rebana, BI Cirebon Gelar Diskusi Ekonomi

Cirebon,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon menggelar Dialog Ekonomi yang bertajuk “Percepatan Pembangunan Pusat Ekonomi Baru Kawasan Segitiga Rebana”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Onxy Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Jalan Brigjen Darsono, Bypass, Kabupaten Cirebon, Selasa (29/10/2019).

Sudono, selaku Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPw BI Cirebon mengatakan kegiatan Dialog Ekonomi ini dilakukan guna mencari tahu lebih jauh terkait Kawasan Segitiga Rebana dari sumbernya langsung yakni Gubernur Jawa Barat.

“Sehingga, kami di Wilayah Ciayumajakuning dapat mempersiapkan diri dari segala sisi untuk menghadapi perubahan yang akan terjadi, khususnya terkait dengan pengembangan ekonomi wilayah,” ujar Sudono.

BACA YUK:  Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Cirebon, 22 Mei 2022

“Kami ingin melihat peluang ekonomi terkait adanya Kawasan Segitiga Rebana ini,” imbuhnya.

Kawasan Segitiga Rebana yang terdiri dari Cirebon, Patimban, dan Kertajati, lanjut Sudono, merupakan usulan kawasan yang dilatarbelakangi oleh beberapa isu strategis, yaitu terdapat daya dukung lingkungan pada ketiga daerah tersebut.

“Kemudian adanya peningkatan nilai ekonomi wilayah, sehingga perlunya dorongan untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi wilayah Subang, Indramayu, Cirebon dan Majalengka,” terangnya.

Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), kata Sudono, Kota Cirebon dominan pada sektor perdagangan besar dan eceran, diikuti sektor jasa keuangan dan asuransi, serta sektor kontruksi.

BACA YUK:  Gelar Operasi Pasar Murah, Pemkab Cirebon Jual 8.000 Liter Minyak Goreng Curah

Lalu, Kabupaten Cirebon didominasi oleh industri pengelolaan dan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

“Untuk Kabupaten Majalengka masih tumbuh didorong oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan serta industri pengolahan,” terangnya.

Tidak jauh berbeda dengan Kabupaten Majalengka, menurut Sudono, Kabupaten Subang didominasi oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Kemudian, sektor lain yang mendorong pertumbuhan adalah industri pengolahan bukan migas yaitu barang kayu dan hasil hutan lainnya.

“Kabupaten Indramayu didominasi oleh industri pengolahan migas dan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan,” bebernya.

BACA YUK:  Pakai Sendal Jepit Saat Berkendara, Ini Kata Kapolres Cirebon Kota

Oleh karena itu, dengan diadakannya kegiatan Dialog Ekonomi, pihaknya berharap dapat memberikan informasi terkait kebijakan Pemerintah mengenai Kawasan Segitiga Tebana, rencana dan progres pengembangan secara utuh, berimbang dan jelas kepada SKPD wilayah yang menjadi bagian dari Kawasan Segitiga Rebana.

“Disamping itu juga, kegiatan ini dapat menjawab isu-isu strategis yang dapat diangkat dan bisa memberikan manfaat bagi kita semua, khususnya terkait dengan persiapan dan pengembangan ekonomi di wilayah kita,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 14 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.