Minggu, 24 Oktober 2021

Ulang Tahun ke-5, RSIA Cahaya Bunda Cirebon Tanam 2.000 Bibit Pohon Mangrove

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Yayasan Wani Amal Cirebon Gelar Khitan Massal

Cirebon,- Sebanyak 30 anak mengikuti Khitan Massal 2021 yang digelar oleh Yayasan Wani Amal (YWA) Cirebon, Selasa (19/10/2021). Kegiatan...

Cirebon,- Sebanyak 2.000 bibit pohon mangrove ditanam di pantai Cirebon tepatnya di RW 09 Kesunean Selatan, Kelurahan Kasepuhan, Kota Cirebon, Rabu (30/10/2019).

Kegiatan penanaman bibit mangrove tersebut dalam rangka rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda Kota Cirebon.

Penanam bibit mangrove yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) ini, dilakukan secara simbolis oleh pemilik RSIA Cahaya Bunda dr. Yasmin Dermawan, SpOG beserta karyawan.

Loading...

Menurut Yasmin, di ulang tahun yang ke-5 RSIA Cahaya Bunda sengaja fokus untuk lingkungan hidup, yaitu dengan penanaman 2.000 bibit pohon mangrove.

“Ini juga dalam rangka untuk ikut peduli melestarikan lingkungan hidup,” ujar Yasmin kepada About Cirebon di lokasi kegiatan.

BACA YUK:  Ratusan Warga di 15 Desa di Cirebon, Serentak Dilatih Literasi Digital

Lanjut Yasmin, maksud dan tujuan lain penanaman pohon mangrove ini adalah untuk menggugah kepedulian masyarakat lainnya untuk tetap menjaga pantai dan lingkungan sekitar kita.

“Semoga penanaman pohon mangrove ini bermanfaat dan bisa tumbuh dengan baik,” terangnya.

Menurut Yasmin, pihaknya tidak hanya melakukan penanaman saja, namun pohon-pohon mangrove yang sudah ditanam ini akan dipantau kedepannya bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon.

Sementara itu, Rianti Krisnantini, SE, MM, selaku Wakil Direktur RSIA Cahaya Bunda menjelaskan terkait pemilihan tempat penanaman bibit mangrove di RW 09 Kesunean Selatan, Kelurahan Kasepuhan, Kota Cirebon, karena sebelumnya melakukan konsultasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon.

“Sebelum melakukan penananam, memang kita konsultasi terlebih dahulu dengan Dinas Lingkungan Hidup, spot mana yang memang perlu ditanam pohon mangrove ini,” singkatnya.

Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Cirebon, Jajang Yaya Suganda menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar RSIA Cahaya Bunda yang sudah menunjukan kepeduliannya terhadap lingkungan.

BACA YUK:  Lancome Tunjuk Raisa Andriana sebagai Official Brand Partner Pertamanya di Indonesia

“Mudah-mudahan ini bisa ditiru oleh yang lainnya, sebab perhatian lingkungan itu tidak tergantung kepada orang yang berlatar belakang teknik lingkungan saja, tapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya kepada About Cirebon.

“Sehingga, apa yang sudah diberikan oleh Cahaya Bunda bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Menurut Jajang, DLH Kota Cirebon sejak dulu sudah menanam mangrove di enam kelurahan yang ada di tepi pantai Cirebon. Namun karena kondisi alam, yang terlihat tumbuh dengan baik berada di Kelurahan Kasepuhan.

“Makanya kami mengarahkan kegiatan penanaman pohon mangrove oleh Cahaya Bunda berlokasi di RW 09 Kesunean Selatan,” bebernya.

“Apalagi di sini sudah ada hutan mangrove, dan bisa menambah luas hutan mangrove, serta bisa dijadikan destinasi wisata di Kota Cirebon,” imbuhnya.

Bahkan, kata Jajang, tahun ini rencananya akan DED (Detail Engineering Design), dan mulai tahun 2020 sudah bisa melakukan penataannya.

“Kenapa demikian, karena mangrove ini tumbuh di pantai kota, sehingga jangan membuat seram orang. Makanya kita akan tata dan bisa ramah lingkungan, serta bisa dinikamti oleh masyarakatnya,” pungkasnya. (AC212/adv)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Arstone Gallery Cirebon Tawarkan Produk Marmer, Granit, Travertine, dan Onyx

Cirebon,- Arstone Gallery yang berlokasi di Jalan Pagongan No. 15 A (Samping Lengko Barno), Kota Cirebon menghadirkan pengalaman belanja yang lebih nyaman. Pengunjung Arstone...

Banjir Promo di Spektra Fair, Catat 96 Kota yang Beruntung

Indonesia,- SPEKTRA FAIR yang merupakan salah satu event promo PT Federal International Finance (FIFGROUP) dalam penyediaan layanan pembiayaan multiproduk kini hadir dengan membentangkan sayapnya...

Peringati Bulan Gigi Nasional 2021, HDC Clinic Gelar Berbagai Kegiatan

Cirebon,- Health Dental Care (HDC) Clinic menggelar kegiatan Talkshow dan Beauty Class, Sabtu (23/10/2021). Kegiatan dalam rangka bulan Kesehatan Gigi Nasional 2021 berlangsung di...

More Articles Like This