Peringati HPN 2024, Kepala BI Cirebon: Peran Media Menjaga Inflasi Sangat Signifikan

Cirebon,- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon menggelar acara perayaan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024. Dengan tema “Peran Media dalam Mendukung Pengendalian Inflasi Daerah” itu berlangsung di Ruang Adipura Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Rabu (21/2/2024).

Kegiatan yang dikemas dalam panggung diskusi wartawan itu dihadiri oleh Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Kota Cirebon Sumanto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon Anton Pitoni, dan Dekan Fakultas Ekonomi UGJ Cirebon, Acep Komara.

Menurut Kepala Bank Indonesia Cirebon, Anton Pitono mengatakan peran media untuk menjaga inflasi di Kota Cirebon sangat signifikan. Karena, menurut Anton, media di Cirebon bukan lagi menggiring opini positif, tapi justru bisa memberikan informasi mengenai pergerakan harga kepada masyarakat.

BACA YUK:  Tingkat Partisipasi Pemilih Pada Pemilu 2024 di Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon Capai 85,95 Persen

“Sehingga, masyarakat bisa memahami pergerakan harga yang di sekitar mereka. Dan kedua, (peran media) bisa memberikan informasi agar masyarakat bisa mengantisipasi ketika menghadapi musim-musim tertentu,” ujar Anton kepada About Cirebon.

Anton berharap, media dalam memberitakan sebuah berita mengenai inflasi, bukan memberitakan mengenai harga yang tinggi. Tetapi, justru memberikan informasi tentang inflasi, mengajak masyarakat untuk belanja bijak, menginformasikan bagaimana cara menggunakan konsumsi bahan pokok.

“Itulah yang perlu diapresiasi oleh media. Terus terang saja, saya yang baru di sini, melihat peran media di Cirebon itu saya angkat topi dan apresiasi dengan teman media yang sudah memberikan suasana yang bagus dalam memberikan presepsi terhadap masyarakat Cirebon, khususnya tentang inflasi,” katanya.

BACA YUK:  DPRD Kota Cirebon Bentuk Pansus LKPj Walikota Cirebon 2024

Media sebagai partner Bank Indonesia, Anton berharap teman-teman media di Cirebon bisa terus memberikan informasi, edukasi yang positif dan berimbang mengenai inflasi.

Selain itu, Anton juga berpesan untuk terus memperkuat kompetensi dalam memberikan pola penulisan yang bersifat analitik.

“Sehingga, kualitas tulisan teman-teman media bukan lagi dibaca oleh masyarakat sebagai sebuah berita event. Tetapi akan dibaca oleh mereka yang memang yang membutuhkan tulisan yang berkualitas, seperti dari akademik,” pungkasnya. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *