Kapolda Jawa Barat dan Pangdam III Siliwangi Tinjau Gudang Logistik KPU Kabupaten Cirebon

0
104
Kapolda Jawa Barat dan Pangdam III Siliwangi Tinjau Gudang KPU di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kapolda Jawa Barat dan Pangdam III Siliwangi beserta jajaran meninjau gudang logistik KPU Kabupaten Cirebon yang berada di Jalan P. Antasari KM. 2 Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa (23/4/2019).

1. Teknologi Untuk Kepentingan Keamanan

Aston Hotel

Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol. Drs. Agung Budi Maryoto dalam kunjunganya mengatakan di era digital ini kita gunakan teknologi untuk kepentingan apa saja, terutama untuk kepentingan pengamanan.

“Seperti CCTV yang dipasang di gudang penyimpanan KPU ini bisa terekam, sehingga bila ada hal-hal yang dicurigai kita tinggal membuka rekaman untuk kita lakukan langkah-langkah pemeriksaan hingga penyidikan,” ujarnya kepada awak media.

“Tentu bergabung dengan teman-teman PPK, KPU, Bawaslu dan Panwascam,” imbuh Agung.

Teja Berlian
Teja Berlian 2
Teja Berlian 3

Terkait pengamanan, kata Agung, sudah terlihat bagus,  pengamanan dipegang oleh tiga instansi yakni dari KPU, Bawaslu, dan dari Kepolisian.

“Jadi kalau ada keperluan, mereka sama-sama membuka tidak boleh sendiri-sendiri,” terangnya.

2. Pengamanan 

Lanjut Agung, gudang penyimpanan logistik KPU di setiap Kabupaten/Kota terpasang CCTV, bahkan pihaknya melihat di tingkat PPK sudah ada yang terpasang CCTV.

“Secara keseluruhan di wilayah Jawa Barat, TNI dan Polri semuanya melakukan pengamanan mulai dari unsur TPS-TPS, pergeseran hingga PPK, dan sekarang sudah sidang,” jelasnya.

Kapolda Jawa Barat dan Pangdam III Siliwangi Tinjau Gudang KPU di Kabupaten Cirebon

Hasil pendataan per jam 14.00 WIB hari ini (23/4), kata Agung, kurang lebih sudah 40 persen PPK di wilayah hukum Polda Jawa Barat sudah selesai.

“Mudah-mudahan di Cirebon tidak terlalu lama untuk bisa dilakukan sidang di tingkat Kabupaten/Kota, sehingga bisa tepat waktu dan kita dorong untuk tingkat provinsi,” jelasnya.

Selain itu, untuk pergeseran pasukan menurut Agung mengikuti,  bila dari PPK sudah aman semua, didorong untuk Kabupaten/Kota.

“Untuk membantu teman-teman di KPU Kabupaten/Kota,” katanya.

Sesuai komitmen Polri dengan TNI, kata Agung, meyakinkan keamanan dalam proses demokrasi harus dijamin, dikawal hingga selesai di wilayah Jawa Barat.

3. Kenaikan Pangkat

Terkait dengan adanya beberapa anggota dari Polri maupun TNI yang meninggal dunia karena kelelahan saat mengamankan jalannya pesta demokrasi, Agung mengaku prihatin dan turut berduka cita.

Menurutnya Agung bukan hanya anggota TNI-Polri saja, kalau di Jawa Barat yang dari unsur PPK, Panwas, saksi ada 38 orang yang meninggal dunia, sedangkan dari anggota Polri ada 2 anggota.

“Satu dari anggota Polres Indramayu dan Polres Kabupaten Bandung di Soreang, sekarang keluarga sedang diundang oleh Pak Gubernur untuk menerima santunan,” jelasnya.

“Kemudian besok pagi, setelah pulang dari Bandung keluarga anggota akan ketemu saya di Cirebon, setelah itu saya bersama Pangdam akan bertemu dengan keluarga korban satunya di Bandung,” tambah Agung.

Selain itu, Agung menambahkan dari aspek tanggung jawab pimpinan, pihaknya mengajukan usulan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

“Itu sudah disetujui oleh Kapolri, tinggal menunggu saja dan nanti akan undang keluarganya ke Polda,” terangnya.

4. Jangan Terprovokasi

Kapolda menghimbau kepada seluruh masyarakat Jawa Barat, hendaknya tidak terpancing dengan adanya berita-berita media sosial yang belum tentu benar.

“Tetapi dari kami, dari sisi penegakan hukum, dari direktur cyber sudah mengintruksikan kesemuanya, kalau ada hal seperti itu kita lakukan langkah-langkah mulai dari penyelidikan dan kalau ada alat buktiknya maka kita proses hukum,” tegasnya.

Sampai saat ini, kata Agung, sudah melakukan penangkapan tadi malam di Tasik atas nama AA.

“Pokoknya kita patroli terus dan menghimbau kepada masyarakat jangan terpengaruh dan terprovokasi,” tandasnya. (AC212)