Jumat, 25 September 2020

Grab Gandeng Pramita Cirebon Fasilitasi Mitra Driver Cek Kesehatan Gratis

Populer

Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Pantai Kejawanan

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas di Pantai Kejawanan, Kota Cirebon, Senin (21/9/2020) pagi sekitar pukul 04.55 WIB.Mayat...

7 Desa di Kabupaten Cirebon Mendapatkan Mobil Maskara ⁣⁣

⁣Cirebon,- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Jawa Barat menyalurkan bantuan sosial, edukasi Covid-19...

Kecelakaan Tunggal di Cipali KM 177, Seorang Penumpang Meninggal Dunia⁣

⁣Cirebon,- Kecelakaan Lalu lintas kembali terjadi di Tol Cipali KM 177 pada hari Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 09.25 WIB.⁣ ⁣ Kecelakaan...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Inilah Cerita Eti Sulastri Warga Ciledug yang Sembuh

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag melakukan dialog langsung dengan Eti Sulastri, warga Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten...

Cirebon,- Grab, everyday super app terkemuka di Asia Tenggara mengundang mitra pengemudi Grab untuk mengecek kesehatan gratis bersama Pramita Lab, Rabu (29/5/2019).

Kegiatan pemeriksaan gratis tersebut berlangsung di Aula Pramita Lab, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo 95, Kota Cirebon.

1. Kampanye Grab AutoBahagia

Loading...

Mawaddi Lubby, Partner Engagement Strategic Grab Jawa Barat saat dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari kampanye Grab “AutoBahagia” yang berjalan secara serentak di seluruh kota di Indonesia selama bulan Ramadan 1440H.

“Kampanye #AutoBahagia merupakan perpanjangan dari DNA brand Grab sebagai penghubung,” ujarnya.

Lanjut Mawaddi, lebih dari sekedar transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau, Grab hadir untuk menjembatani jarak para pengguna baik mitra pengemudi maupun penumpang dengan hal-hal terpenting dalam hidupnya.

“Termasuk kesehatan yang menjadi salah satu aspek utama agar mitra dapat bekerja dan melayani masyarakat secara optimal,” bebernya.

2. Undang 200 Mitra Pengemudi

Pada kegiatan medical check up, Grab mengundang kurang lebih 200 mitra pengemudi di Kota Cirebon. Grab bersama Pramita Lab memberikan fasilitas konsultasi kesehatan dan cek kadar gula (glukosa) secara gratis.

Pihaknya berharap, melalui program ini Mitra Grab semakin sadar dan peduli akan kesehatannya, serta fokus untuk bekerja di jalan melayani masyarakat.

BACA YUK:  Komisi VII DPR RI Apresiasi Pembangunan PLTU 2 Cirebon Power

“Kami sadar bahwa sebagian mitra pengemudi, kami sangat fokus dan dedikatif dalam bekerja siang malam, hingga mungkin tidak sempat untuk memeriksa kesehatannya ke klinik atau rumah sakit,” jelasnya.

“Oleh karena itulah kami menginisiasi program ini bersama Pramita Lab sebagai bentuk kepedulian Grab kepada Mitra,” tambah Mawaddi.

3. Dukungan Pramita Lab Cirebon

Sementara itu, Pramita Lab Cirebon juga menyambut baik inisiatif tersebut. Pihaknya sangat mendukung inisiatif Grab untuk mendorong mitranya agar lebih peduli pada kesehatannya.

BACA YUK:  Pemulihan Ekonomi Jadi Perhatian dalam Perubahan Angggaran di Kabupaten Cirebon

“Sebab mereka (mitra pengemudi) kan bekerja siang malam, banyak diantara mereka juga yang menjadi tulang punggung keluarga, sehingga sehat itu menjadi kebutuhan supaya bisa mencari rezeki dengan lancar sehari-hari,” uja Pipit Fitria M, selaku Marketing Pramita Lab Cirebon.

Baca juga : Grab Bekerja Sama dengan Batik Trusmi Resmikan Layanan Baru Rental GrabCar

Selain konsultasi dan cek kesehatan gratis pada hari ini, lanjut Pipit, Pramita Lab juga bersedia memberikan benefit eksklusif untuk mitra Grab di Cirebon seperti potongan harga untuk layanan kesehatan.

“Kami berikan benefit untuk para mitra Grab ini dengan potongan harga,” ungkapnya.

4. Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Pengemudi

Selain itu, Gillang Oktaviansyah, selaku City Operation Manager Grab Ciayumajakuning menambahkan Grab terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi, diantaranya dengan memberikan berbagai fasilitas.

“Kita berikan asuransi kesehatan, aset operasional, rohani, pelatihan, keamanan dan teknologi,” bebernya.

Driver Grab memeriksa kesehatan di Pramita Lab, Rabu (29/05/2019)

Gillang menjelaskan terkait asuransi kesehatan yaitu berupa asuransi kecelakaan dan potongan biaya periksa kesehatan.

Aset, terkait kredit pemilikan rumah, ponsel, dan sepeda motor berbunga rendah. Untuk operasional meliputi diskon pulsa, makanan, bahan bakar, servis plus suku cadang kendaraan, dan cuci helm, serta penyediaan jas hujan, masker dan penutup kepala.

Mengenai Rohani, Grab memiliki program #ImpianUmrahItuDekat dengan memberikan Umrah gratis untuk mitra pengemudi terbaik.

Baca juga : Grab Juara Kota Bagi-Bagi Hadiah untuk Mitra Grab Bike di Cirebon

Lalu Pelatihan, meliputi pelatihan berkendara aman dan lainnya, bekerja sama dengan lembaga-lembaga terpercaya.

Kemudian terkain Keamanan & Teknologi, meliputi Grab Defence – Penyempurnaan deteksi dan antisipasi kecurangan untuk melindungi mitra pengemudi yang jujur.

“Dan, tombol darurat serta penyamaran nomor telepon bagi mitra pengemudi dan penumpang,” jelasnya.

BACA YUK:  Keraton Kanoman Cirebon Gelar Prosesi Ritual Bubur Sura

5. Meningkatkan Pendapatan Mitra Grab

Grab yang merupakan startup decacorn pertama di Asia Tenggara, menawarkan layanan ride-hailing, pengantaran makanan, pengantaran barang, pembayaran digital serta hiburan bagi jutaan penduduk di Indonesia.

BACA YUK:  Keraton Kanoman Cirebon Gelar Prosesi Ritual Bubur Sura

Saat ini, kata Gillang, Grab hadir di 222 kota di Indonesia, Grab melayani kebutuhan masyarakat tanah air dari Sabang sampai Merauke serta memberdayakan lebih dari 5 juta wirausahawan mikro melalui platformnya.

“Berdasarkan hasil penelitian Riset Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics, Grab berhasil meningkatkan rata-rata pendapatan mitra pengemudi GrabCar sebanyak 114 persen,” bebernya.

Pada tahun 2018, tambah Gillang, Grab juga memegang 60 persen pangsa pasar transportasi roda dua dan 70 persen pangsa pasar transportasi roda empat di Indonesia.

“Bisnis Grab di Indonesia berkembang pesat, dengan pendapatan dua kali lipat pada 2018,” ungkapnya.

“Selain transportasi, bisnis layanan pesan-antar makanan GrabFood juga berkembang pesat di Indonesia, beroperasi di 178 kota di Indonesia dari hanya 13 kota pada tahun sebelumnya, dengan volume pengiriman tumbuh hampir 10 kali lipat pada tahun 2018,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Selama September, Pertamina Suntik Modal Lebih dari Rp 2,9 M untuk UMKM di Jawa Barat

Jakarta,- Sebagai upaya untuk terus mendorong UMKM agar tetap eksis dan bangkit dari situasi pandemi, sepanjang bulan September 2020...

Ini yang Dilakukan Ponpes Husnul Khotimah Menyusul 46 Santri Positif Covid-19

Kuningan,- Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah yang berada di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan ditutup sementara mulai hari ini 25 September sampai batas...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren tersebut dihentikan sementara untuk menghindari...

Bupati Minta Dishub Cirebon Ciptakan Transportasi yang Aman, Nyaman dan Sehat

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) diminta untuk meningkatkan perannnya, dalam menciptakan transportasi yang aman, nyaman dan sehat.Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag menuturkan, jalur lalu...

More Articles Like This