Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang Jawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon menawarkan konsep petik langsung.

Dengan konsep bangunan jaman dulu (jadul), agrowisata durian ini sangat cocok untuk bisa menikmati durian bersama keluarga. Pasalnya, sambil menikmati durian, pengunjung bisa menikmati panorama Kota Cirebon.

Kopi Montong yang menempati lahan kebun seluas 4 hektar, saat ini memiliki 50 pohon durian Montong yang siap petik.

“Konsepnya petik langsung, selain kita siapkan durian petik, kita akomodir durian lokal Sinapeul,” ujar Achmad Supardi, selaku Direktur Kopi Montong kepada About Cirebon, Rabu (13/1/2021).

BACA YUK:  Info Loker! Lowongan Kerja Terbaru di Al-Irsyad Al-Islamiyyah Ciledug

Supardi menjelaskan, selain durian Montong, kedepan di area Kopi Montong akan ditanam jenis durian Musang King Melayu sebanyak 100 pohon.

“Kalau saat ini baru ada 50 pohon durian Montong. Tapi ke depan kita akan tanam jenis Musang King sebanyak 100 pohon. Jadi total ada 150 pohon durian,” ungkapnya.

Menariknya, pengelola memberikan garansi kepada pengunjung yang memilih durian jika kualitas buahnya tidak bagus.

“Kalau beli durian motong disini bergaransi. Jika buahnya jelek bisa ditukar,” bebernya.

Sedangkan soal harga, pengelola agrowisata durian ini menawarkan harga per kilogram. Untuk durian Montong harga per kilo dipatok Rp. 80 ribu, sedangkan durian lokal dipatok Rp. 50 ribu sampai Rp. 75 ribu per kilogram.

BACA YUK:  Pantai Kejawanan Cirebon Buka untuk Libur Akhir Tahun, Ini Harga Tiket dan Jam Buka

“Agrowisata ini baru dibuka untuk menikmati durian saja. Sedangkan untuk Kopi Montong rencananya akan buka awal Februari 2021,” ungkap Supardi.

Kopi Montong ini, kata Supardi, memiliki beragam fasilitas, mulai restoran dengan menu-menu tradisional, agrowisata pertanian, play ground, mini zoo, hingga fasilitas untuk wedding outdoor.

“Konsep restauran disini tradisional, semua masak menggunakan pawon dan kayu bakar dan menu signature . Tempat juga kita konsep Limasan,” paparnya.

Agrowisata pertanian dengan luas satu hektar tersebut untuk memberikan edukasi kepada anak-anak. Mereka akan diberikan edukasi cara menanam sayur-sayuran dan buah-buahan.

BACA YUK:  Polresta Cirebon Kirim Bantuan dan Siapkan Posko Peduli Cianjur Bersama IJTI Cirebon Raya

“Nanti kita ajari cara menanam semangka, kacang, melon, sayuran dan buah-buahan,” kata Supardi.

“Fasilitas ini semua akan launching awal Februari 2021, tapi kita baru buka untuk yang menikmati durian,” tambahnya.

Setelah launching Kopi Montong, kata Supardi, pada bulan Maret 2021 akan dibuat wisata selfie di lahan 10 hektar. Lahan tersebut akan dibuat untuk wedding outdoor yang bisa menampung 1.000 orang dan tempat selfi berkonsep Bali.

“Jadi untuk selfie tidak perlu jauh-jauh ke Bali.Nanti dalam area tersebut ada Pura, selfi sawah, ibu-ibu anjungan buah seperti di Bali,” pungkasnya. (AC212)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *