Dorong UMKM Naik Kelas, Kota Cirebon Siap Miliki Mall IKM

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) terus berupaya menaikkan kelas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Cirebon. Galeri Industri Kecil Menengah (IKM) pun direbranding menjadi Mall IKM.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman menjelaskan saat ini Kota Cirebon sudah memiliki galeri IKM. Menurutnya, Galeri IKM tersebut akan segera direbranding menjadi Mall IKM.

Menurut Iing, Galeri IKM tersebut berada di lantai dasar kantor DKUKMPP Kota Cirebon, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon.

“Galeri  tersebut akan segera direbranding menjadi Mall IKM yang berarti Melayani Anda Lewat Layanan Industri Kecil Menengah. “IKM minded,” ujar Iing, Sabtu (20/8/2022).

Galeri IKM, kata Iing, selama ini memajang produk-produk yang dihasilkan UMKM di Kota Cirebon. Namun menurut Iing, selain memajang produk yang dihasilkan, pelaku UMKM juga butuh transaksi agar produk mereka laku.

BACA YUK:  Melalui Wakaferse, Dompet Dhuafa Ajak Seluruh Stakeholder Tingkatkan Peran Wakaf di Masyarakat

Sehingga untuk memperluas jaringan pemasaran, rebranding galeri IKM menjadi Mall IKM segera dilakukan. Bahkan Iing menargetkan Oktober ini bisa segera dilakukan.

“Untuk mempermudah akses pembelian produk-produk UMKM yang ada di Mall IKM nanti, kami akan mengubah jalan masuk. Kalau sekarang kan harus masuk melalui pintu utama, melewati pengamanan,” kata Iing.

Kondisi tersebut tentu tidak mengenakkan untuk calon pembeli, sehingga nantinya akan dibuatkan pintu khusus untuk masuk ke kawasan Mall IKM. Sehingga calon pembeli akan nyaman masuk ke Mall IKM.

BACA YUK:  Penandatanganan MoU dan Kuliah Tamu, IAIN Syekh Nurjati Cirebon Bekerjasama dengan The Candi Medcom

Iing menambahkan, dengan luas yang hanya 263 meter persegi, jumlah produk UMKM yang terpajang terbatas. Saat ini hanya ada produk dari sekitar 87 UMKM yang dipajang di galeri.

“Itu setelah kami melakukan kurasi, diantaranya sudah memiliki NIB, PIRT, dan packaging yang menarik,” bebernya.

Namun DKUKMPP juga membuat e-katalog untuk produk-produk UMKM yang belum terpajang. Sehingga pemasaran produk-produk UMKM bisa dilakukan secara langsung maupun online. Pada kesempatan itu, Iing juga menjelaskan, pihaknya selalu berupaya untuk menaikkan kelas UMKM yang ada di Kota Cirebon.

“Kita akan siapkan IKM digi corner. Lokasinya juga di kantor ini,” katnya.

Di IKM digi corner, tambah Iing, pelaku UMKM dilatih melakukan foto produk, membuat caption hingga pelatihan packaging yang dapat menarik pembeli untuk membeli produk mereka. Bekerja sama dengan salah satu kampus terkenal di Bandung, pelatihan tersebut segera dilakukan.

BACA YUK:  Suasana Lebih Fresh dan Colorful, Kidzlandia & Funworld Bowling Kini Hadir di CSB Mall

Tidak hanya itu, ruang podcast untuk menggelar Dialeg atau Dialog Ekonomi Kota Cirebon juga segera disiapkan. Konsepnya, menurut Iing, dari mereka, oleh mereka dan untuk mereka.

Melalui Dialeg ini pelaku UMKM dapat berbagi pengetahuan dan ilmu untuk meningkatkan mutu produk dan jangkauan pemasaran.

“Mereka sebenarnya competitor, tapi pada titik tertentu mereka bersahabat. Dengan semua yang dilakukan, kami berharap UMKM di Kota Cirebon bisa naik kelas,” pungkasnya. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *