Gedung Bundar Akan Jadi Zona Kreatif Warga Kota Cirebon, Ini Fasilitasnya

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, mulai melalukan tahap persiapan revitalisasi Gedung Bundar yang ada di Jalan Kebumen, Kota Cirebon. Gedung Bundar, merupakan salah satu cagar budaya di Kota Cirebon.

Gedung Bundar tersebut asetnya sudah diserahkan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) kepada Disbudpar Kota Cirebon pada tahun 2023.

Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya mengatakan pada tahun 2024 ini, kita akan mengaktivasi Gedung Bundar setelah dilakukan revitalisasi. Tahapannya, lanjut Agus, saat ini sudah berkirim surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

BACA YUK:  Disdukcapil Kota Cirebon Terus Dorong Cakupan Kepemilikan KIA

“Kebetulan cagar budaya ini ada dua keputusan, pertama keputusan Wali Kota tentang cagar budaya dan kedua keputusan Kemendikbudristek,” ujar Agus, Selasa (27/2/2024).

Untuk tahapan berikutnya, kata Agus, pihaknya akan melakukan revitalisasi atap dari Gedung Bundar tersebut dan bangunannya. Gedung Bundar ini akan menjadi pusat informasi pariwisata Kota Cirebon, karena lokasinya berada di kawasan kota pusaka.

“Gedung Bundar ini juga akan menjadi sebuah zona kreatif. Zona kreatif itu bagaimana memanfaatkan gedung cagar budaya ini menjadi aktivitas masyarakat seperti workshop, kegiatan ekonomi dan lain sebagainnya,” ungkap Agus.

BACA YUK:  Ketua DPRD Kota Cirebon Ingatkan Pemda Soal Kelayakan Infrastruktur Jalan

“Nanti di area bawah Gedung Bundar itu akan kita isi dengan coffee shop, yang operasionalnya bisa dari pagi sampai malam. Pertimbangannya adalah, agar gedung ini bisa berfungsi, termanfaatkan, dan dari sisi keamanan bisa terjamin,” sambungnya.

Agus pastikan Gedung Bundar ini akan dipercepat aktivasinya, sekitar bulan April atau Mei 2024 sudah berfungsi. Walaupun nanti, fasilitasnya belum lengkap.

“Kita juga akan coba kolaborasikan dengan stakeholder lain. Artinya, bisa saja Gedung Bundar menjadi mini museum tematik, atau perpustakan,” jelasnya.

BACA YUK:  Polres Cirebon Kota Musnahkan Ribuan Miras, Knalpot Brong, Hingga Petasan Jelang Idulfitri

Sementara itu, Agus memaparkan, untuk menjadi zona kreatif, halaman Gedung Bundar akan dilengkapi dengan stage, rumput sintetis, diberi meja kursi. Sehingga, aktivitas masyarakat bisa lebih nyaman.

“Kami juga tidak akan mengusir teman-teman PKL, hanya saja akan kita tata sampai zona parkir. Karena kita ingin manfaatkan Gedung Bundar ini agar bisa berdampak sosial maupun ekonomi,” pungkasnya. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *