Rabu, 27 Mei 2020

BT Batik Trusmi Pecahkan Rekor Membatik Terbanyak Oleh Pelajar Cirebon

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid Sang Cipta Rasa Tidak Menggelar Salat Id

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memperpanjang masa PSBB tahap kedua selama 14 hari kedepan.PSBB tahap kedua sudah dimulai...

Inilah Keputusan Bupati Cirebon dan Peraturan Bupati Cirebon tentang PSBB

Keputusan Bupati Cirebon Nomor : 443/Kep.235-Hukum/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Hukum Kabupaten Cirebon dalam rangka...

Pemda Kabupaten Cirebon Imbau Untuk Beribadah Salat Id di Rumah Saja

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Cirebon untuk tetap melaksanakan kegiatan beribadah di rumah saja.Dalam rapat...

Cirebon,- Ribuan pelajar dari berbagai sekolah mengikuti pembatikan serentak yang diselenggarakan oleh BT Batik Trusmi, di Kawasan BT Batik Trusmi Jalan Syekh Datul Kahfi, Trusmi, Kabupaten Cirebon, Selasa (1/10/2019).

Kegiatan yang bertajuk “Mega Mendung Untuk Negeri” ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional tahun 2019 yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2019.

Pembatikan serentak ini juga dicatat oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian membatik oleh pelajar terbanyak, dengan jumlah 2.832 pelajar dari 17 sekolah.

1. Peringati Hari Batik Nasional

Loading...

Ibnu Riyanto, pemilik BT Batik Trusmi mengatakan kegiatan pembatikan massal ini diikuti oleh 2.832 peserta pelajar yang terdiri dari anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari 17 sekolah.

“Ini sebagai wujud penghormatan kepada batik sebagai salah satu budaya nenek moyang yang masih hidup dan lestari hingga saat ini,” ujarnya.

Lanjut Ibnu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan batik sejak dini, khususnya batik khas daerah Cirebon. Karena itulah, kegiatan pembatikan massal ini mengusung tema “Mega Mendung Untuk Negeri”.

2. Mengenalkan Batik Sejak Dini

Menurut Ibnu, acara pembatikan massal menggandeng pelajar, agar mereka terbangun rasa memiliki dan peduli terhadap batik.

Pihaknya berharap, Mega Mendung Untuk Negeri ini dapat mengajak generasi masa kini untuk menjadi generasi cinta batik dan mengenal batik sejak dini.

“Serta dalam melestarikan batik daerah sebagai kearifan lokal yang punya nilai leluhur,” pungkasnya.

Membatik oleh pelajar terbanyak, dengan jumlah 2.832 pelajar dari 17 sekolah.

3. Tiga Kali Mendapatkan Rekor MURI

Sementara itu, Ariani Siregar, selaku Senior Manager MURI mengatakan bahwa BT Batik Trusmi sebelumnya telah 2 kali mencatatkan prestasi di MURI yaitu Pemilik Toko Batik Terluas pada usia termuda dan Pembuatan Cap Batik Terbesar.

“Pertama kali BT Batik Trusmi mencatatkan prestasi pada 24 Maret 2013 dan pembuatan cap batik pada terbesar pada 1 Oktober 2014. Dan tahun ini kembali mencatatkan rekor MURI atas pencapaian membatik oleh pelajar terbanyak,” ujarnya kepada awak media.

Lanjut Ariani, pencapaian reko MURI ini berhasil menumbangkan rekor sebelumnya yaitu seragam batik sekolah hasil karya siswa terbanyak 2.500 oleh sekolah Santo Aloysius Bandung pada tanggal 22 Februari 2016.

“Karsa, Karya, dan Prestasi ini kami catat di MURI sebagai rekor dunia dengan urutan rekor yang ke 9.206,” jelasnya.

4. Rekor Yang Berkaitan Dengan Batik

Menurut Ariani, Rekor MURI juga telah mencatat berbagai rekor yang berkaitan dengan batik, seperti mewarnai di permukaan mobil motif batik terbanyak 3 unit pada 7 Oktober 2017 di Jakarta.

Kemudian membatik oleh penyandang disabilitas terbanyak dengan jumlah 253 disabilitas di Semarang pada 4 Oktober 2017, membatik dengan teknik ikat celup oleh mahasiswa terbanyak, 2.251 di Semarang pada 13 September 2017.

Membatik Lintas Generasi terbanyak, mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini hingga lansia di Gunung Kidul pada 20 Agustus 2017. Lalu ada Panjang layang-layang motif batik terbanyak di dalam mall ada 50 layang- layang di Jakarta pada 16 Agustus 2015, Pameran batik terbanyak hasil karya siswa sebanyak 1.500 karya batik di Bandung pada 16 Agustus 2016.

“Dan membatik pada kain terpanjang, 3.005 meter pada 2 Oktober 2014 di Yogyakarta,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

25 Tahun Telkomsel Konsisten Melayani Negri Untuk Terus Bergerak Maju Bersama Indonesia

Jakarta,- Pada hari ini Telkomsel telah hadir di tengah masyarakat selama genap 25 tahun. Selama perjalanannya, Telkomsel secara konsisten...

Test Massal Swab akan Dilakukan di Kecamatan Gebang dan Losari

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon akan kembali melakukan tes Swab massal melalui metode PCR (Polymerase Chain Reaction)...

H+2 Lebaran, Terminal Harjamukti Belum Ada Aktivitas Penumpang

Cirebon,- H+2 Hari Raya Idulfitri, arus balik di Terminal tipe A Harjamukti Kota Cirebon masih terlihat sepi dan tidak ada aktivitas naik turun penumpang,...

Akses Lima Pintu Masuk Tol Arah Jakarta di Cirebon Dibatasi

Cirebon,- Jajaran Polresta Cirebon dibantu dengan TNI, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait memberlakukan pembatasan akses masuk kendaraan di lima pintu masuk tol arah Jakarta.Dalam...

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Sembuh

Cirebon,- Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon sembuh.Berdasarkan hasil pemeriksaan swab kedua negatif, pasien...

More Articles Like This