Selasa, 19 November 2019

Berwirausaha Sejak Sekolah, Saskia Dyra Makin Pintar Bagi Waktu

Populer

Sebagai Icon Baru, PT. KAI Daop 3 Cirebon Resmikan Monumen Mesin Mekanik VDM 800 GS, Ini Bentuknya

Cirebon,- Bertepatan Hari Pahlawan yang jatuh tanggal 10 November 2019, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Oprasional (Daop) 3...

Tradisi Panjang Jimat Muncul Sejak Masa Pemerintahan Pangeran Cakrabuwana

Cirebon,- Tradisi Maulid Nabi Saw, merupakan tradisi yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah Islamisasi di nusantara. Tradisi ini muncul...

Tanpa Penghalang Jalan, Tol Cipali Kembali Telan Korban

Cirebon- Kecelakaan yang melibatkan dua bus di Tol Cipali menewaskan 7 orang. Selain itu, 6 orang mengalami luka berat.Menurut...

Andra & The Backbone Meriahkan Puncak HUT ke-5 RSIA Cahaya Bunda Cirebon

Cirebon,- Perayaan puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda berlangsung meriah,...

Inilah Daftar Korban Kecelakaan Dua Bus di Tol Cipali

Cirebon - Kecelakaan maut di Tol Cikopo-Palimanan menewaskan tujuh orang. Penumpang bus lainnya mengalami luka berat dan ringan.Dari informasi...

Cirebon,- Namanya Saskia Dyra. Salah satu Direktur Perusahaan Program Kewirausahaan (PKwu) di SMA Negeri 4 Kota Cirebon. Meski baru duduk di bangku kelas XI, Dyra sudah mampu mengelola perusahaannya di bidang kuliner dengan baik, dan meraih laba berlipat-lipat.

Program Kewirausahaan yang termanage baik oleh kepala sekolah beserta guru-guru SMA Negeri 4 ini menjadikan anak-anak didik tak hanya pandai dalam belajar, melainkan pandai berwirausaha dan menghasilkan bibit-bibit pengusaha muda.

Dyra (sapaan akrab Saskia Dyra) contohnya. Dia merasakan sendiri manfaat dari PKwu ini dengan semakin pandainya membagi waktu antara menjalani PKwu dan juga sekolah. Tapi, Dyra tetap menjadi siswi berprestasi dikelasnya.

“Sudah setahun ini menjalankan PKwu di sekolah. Memang waktu awal-awal susah menyeimbangkan waktu antara PKwu dan tugas-tugas sekolah. Apalagi satu perusahaan yang dibentuk ini belum satu visi misi antar anggota satu dengan yang lainnya,” ungkap Dyra.

Loading...

Sebelumnya, Dyra mengaku proposal pertama perusahaannya ditolak. Dia mengusung kuliner dengan olahan pedas berbahan ceker. Karena awalnya dia berpikir target pasarnya adalah teman-teman seusianya yang notabene senang makanan pedas. Namun hal itu tidak sejalan dengan keinginan sekolah.

“Proposal pertama itu ditolak karena sistem dari pihak sekolah itu inginnya perusahaan-perusahaan yang ada di PKwu ini jangan jadi pengikut usaha yang pernah ada, malah harusnya menciptakan usaha lain,” ujar dara kelahiran Jakarta, 1 Januari 2002.

Kemudian proposal keduanya dibentuk baru lagi berupa ketempling rebon. Ini terinspirasi dari salah satu anggota Dyra yang berasal dari Kuningan. Disana banyak home industri yang memproduksi ketempling. Namun perusahaan yang dipimpin Dyra ini mengemas ketempling dengan rebon untuk mengangkat kekhasan Cirebon itu sendiri.

“Nah, yang proposal kedua ini langsung diterima karena memang belum ada inovasi kuliner yang seperti itu, dan kita mengangkat kearifan lokal,” ujarnya.

Wanita berambut panjang ini mengatakan, omzet yang didapatkan dari berjualan itu bisa berlipat-lipat. Dari modal awal Rp1 juta, dia bisa mengembalikan hingga Rp6 juta. Hingga kini, perusahaan yang dinamainya Laverpoool itu memiliki rasa original dan pedas.

Satu dua bulan pertama, Dyra mengenalkan produknya dengan memberikan tester kepada teman-temannya dan juga para guru. Mereka juga semangat berjualan di Car Free Day (CFD) untuk mengenalkan prodak lebih luas. Tak hanya itu, mereka membuat media sosialnya sendiri dan memasarkan secara online.

“Setelah banyak yang nyobain, ternyata banyak yang suka. Sampai-sampai dari kapolres Cirebon juga ngeborong makanan kita,” ucapnya.

Saat ini, Dyra dan teman-temannya pun mengembangkan usahanya dengan menambah olahan rengginang rebon. Kuliner yang satu ini juga banyak disukai oleh penggemarnya. Hingga kini, banyak yang memesan baik dari Cirebon maupun luar kota lainnya.

“Kedepannya saya dan teman-teman akan terus berinovasi menciptakan usaha yang lain agar perusahaan Laverpoool ini tetap maju, dan bisa menjadi contoh bagi adik-adik PKwu lainnya,” tutupnya. (AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Patra Cirebon Hotel Siap Rayakan Malam Pergantian Tahun, Ini Konsepnya

Cirebon,- Patra Cirebon Hotel & Convention yang berlokasi di Jalan Tuparev, Cirebon siap menggelar event pergantian tahun 2019 menuju...

Ulang tahun ke-8 CSB Mall Berlangsung Meriah, Undian Mobil hingga Penampilan Project Pop

Cirebon,- Pusat perbelanjaan CSB Mall yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon merayakan hari ulang tahun (HUT) yang ke-8, di atrium utama...

ADV150 Urban Exploride, Ajak Konsumen dan Komunitas Kunjungi Tempat Bersejarah di Cirebon

Cirebon,- PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda Jawa Barat mengajak 100 bikers yang terdiri dari konsumen...

Cirebon Technopreneurship Kembali Gelar Seminar Nasional di Universitas Kuningan

Kuningan,- Revolusi industri 4.0 ada tantangan dan ada peluang yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kuningan (Uniku) bekerja...

DAM Tawarkan Berbagai Program Spesial di Honda Premium Matic Day Cirebon

Cirebon,- PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat bekerja sama dengan PT Astra Honda...

More Articles Like This