Rabu, 27 Oktober 2021

Ada Apa Ridwan Kamil Datang ke Cirebon?

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon, 16 Maret 2017,- Lembaga Bantuan dan Konsultasi Hukum (LBKH) Fakultas Hukum Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) , menggelar kuliah umum dan pameran foto yang berlangsung di Aula Kampus Unswagati, Jalan Pemuda, Kota Cirebon, Kamis (16/03/2017).

Kuliah Umum dan Pameran foto bertajuk “Sistem Tata Kelola Pemerintah Daerah (Pemda) Berbasis Inovasi” dengan pembicara Ridwan Kamil, ST., M.U.D selaku Walikota Bandung, dihadiri pula Rektor Unswagati Prof. Dr. H. Rochanda Wiradinata, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon dan Pemerintah Kota Cirebon.

BACA YUK:  Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Kang Emil, sapaan akrab Walikota Bandung dalam memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa Unswagati Cirebon, memaparkan berbagai inovasi tentang sistem tata kelola.

Loading...

Menurutnya, inovasi itu lahir dari gotong royong, karena gotong royong hanya ada di Indonesia. Bahkan, orang Indonesia rela mau jadi relawan atau kerja sosial. Kemudian, konsep ekonomi kerakyatan, orang kaya makin kaya dan orang miskin kebawa-bawa kaya, tetapi bukan miskin makin miskin.

“Dalam berkepribadian anak muda jaman sekarang banyak yang mengkonsumsi gadget dan mendapatkan informasi melalui sosial media atau media elektronik lainnya dan di Bandung saya sudah siapkan pendidikan karakter,” paparnya.

Selain memberikan kuliah umum dan membuka pameran forografi di Kampus Unswagati, Ridwan Kamil menandatangani kerja sama antara Pemerintah Kota Bandung dan Kota Cirebon untuk menciptakan Kota Pintar atau Smart City.

“Dalam kerja sama kali ini, Pemkot Bandung menghibahkan perangkat atau software  untuk menciptakan Kota Cirebon yang Smart, karena Bandung sudah lebih maju,” tuturnya.

Setelah dari Unswagati, Ridwal Kamil menyempatkan diri datang ke Festival Rotan Galmantro di Tegalwangi. (AC212)

BACA YUK:  Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This