Minggu, 11 April 2021

10 Tahun, Sunengsih Jualan Jajanan Tradisional di Cirebon

Populer

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju...

Diundur, Pembukaan Alun-Alun Kejaksan Jadi 12 April 2021

Cirebon,- Operasional Bus Rapid Transit (BRT) dan Alun-alun Kejaksan rencananya akan dilaunching Rabu (7/4/2021). Namun, karena ada beberapa hal...

Berawal dari Marketing Hotel, Rintis Usaha Baru di Bidang Kuliner⁣

Cirebon,- Mengawali usaha dari nol merupakan suatu tantangan tersendiri bagi Siti Mutmainah . Setelah bertahun-tahun lamanya berkarir di dunia...

Aston Cirebon Hotel Kembali Hadirkan Kampoeng Ramadhan

Cirebon,- Setelah tahun lalu tidak menghadirkan Kampoeng Ramadhan, tahun ini Aston Cirebon Hotel & Convention Center kembali menghadirkan Kampoeng...

Wakili Cirebon, Carissa Dinobatkan Jadi Puteri Cilik Jawa Barat Budaya 2021⁣

⁣Cirebon,- Carissa Aretha Zara yang merupakan perwakilan Cirebon untuk mengikuti ajang Puteri Cilik Jawa Barat, mendapatkan Juara 3rd Runner...

Cirebon, – Sejak 10 tahun yang lalu, saat masih memiliki anak 2 sampai anak berjumlah 7, Sunengsih tetap melakukan profesinya sebagai tukang lotek di depan Pusat Grosir Cirebon Jalan Siliwangi Kota Cirebon.

Wanita asal Tengah Tani ini menjual berbagai macam jajanan tradisional sederhana seperti kerupuk melarat, lotek, soun, cilok, kikil, dan rujak. Setiap harinya Sunengsih belanja bahan jualannya di pasar Plered pada pagi hari, dibantu oleh anak ketiganya.

BACA YUK:  Proyek Cirebon Power Datangkan Rezeki Bagi Penjahit

Uniknya perjalanan dari Tengah Tani menuju PGC beliau menggunakan kendaraan roda 3 yakni “becak” yang menghabiskan waktu 30 menit dari rumahnya. Namun kalau pulang, Sunengsih menggunakan angkutan umum dan barang dagangannya dibawa oleh anaknya.

Loading...

“Terkadang ibu menikmati perjalanannya dengan tertidur lelap setelah menyiapkan bahan jualannya tadi pagi.” ujar Meli ponakan Sunengsih.

Perjalanannya sudah dilakukan sejak dulu dan memiliki langgan becak khusus, dengan tarif 30.000/sekali jalan. Setiap harinya dagangan Sunengsih sering habis terjual, jika ada sisapun itupun jarang.

Dengan harga mulai 5.000 sampai 10.000, pembeli bebas memilih menu yang disediakan, Sunengsih berjualan mulai pukul 12.00 sampai 18.00 tepat di depan pintu utama Pusat Grosir Cirebon. (AC440)

BACA YUK:  ASIA Tawarkan Layanan Jasa Investigasi di Cirebon⁣
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kolega Barbershop Dengan Service dan Barberman No. 1 Kini Hadir di Cirebon ⁣⁣

⁣Cirebon,- Kolega Barbershop kembali melebarkan sayap bisnisnya dengan membuka cabang di berbagai daerah. Kali ini, Kolega Barbershop yang berpusat...

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju area depan Toko Karomah Anak,...

Rayakan Ulang Tahun dengan Sharing MPASI Seru Bersama Ibu-ibu Hebat⁣

Cirebon,- Memperingati hari ulang tahun anak keduanya bernama Keiichi yang ke-1 tahun, pasangan Alvino Tedjasentosa dan drg. Yonora Muljadi mengadakan perayaan sederhana. Dalam kegiatan...

Jelang Bulan Puasa, WKM Kuningan Gelar Gowes Munggahan

Cirebon,- Menjelang bulan ramadhan, Warung Kopi Manis (WKM) Kuningan yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Kabupaten Kuningan (samping Kuningan Islamic Center) gelar gowes bersama,...

More Articles Like This