Senin, 16 September 2019

10 Tahun, Sunengsih Jualan Jajanan Tradisional di Cirebon

Populer

Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah Saksikan Festival Budaya Cirebon

Cirebon,- Festival Budaya Cirebon (Nadran Gunung Jati) yang berlangsung di Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon berlangsung meriah, Sabtu (14/9/2010). Ribuan...

Gadis Asal Cirebon yang Masuk The Voice of Germany 2019 Sudah Memiliki Bakat Sejak Balita

Cirebon,- Claudia Emmanuela Santoso yang mengikuti ajang pencarian bakat di Jerman yakni The Voice of Germany 2019 merupakan gadis...

Remaja Masjid dan At-Taqwa Center Kota Cirebon Tolak Aksi Premanisme dan Geng Motor

Cirebon,- Puluhan remaja Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon melakukan aksi tolak premanisme dan geng motor, yang berlangsung di halaman...

Polres Cirebon Kota Nyatakan Perang Untuk Premanisme, Pemerasan Hingga Penganiayaan

Cirebon,- Pasca kejadian yang terjadi di Jalan Ciptomangunkusumo, Kota Cirebon pada Jumat (6/9/2019), Jajaran Polres Cirebon Kota berupaya meminimalisir...

Inilah Cerita Pedagang Bakso Ikan yang Ramah pada Mahasiswa

Cirebon – Khatam (60), pedagang bakso ikan yang sudah terbiasa mangkal di Jalan Perjuangan Kota Cirebon tepatnya di depan...

Cirebon, – Sejak 10 tahun yang lalu, saat masih memiliki anak 2 sampai anak berjumlah 7, Sunengsih tetap melakukan profesinya sebagai tukang lotek di depan Pusat Grosir Cirebon Jalan Siliwangi Kota Cirebon.

Wanita asal Tengah Tani ini menjual berbagai macam jajanan tradisional sederhana seperti kerupuk melarat, lotek, soun, cilok, kikil, dan rujak. Setiap harinya Sunengsih belanja bahan jualannya di pasar Plered pada pagi hari, dibantu oleh anak ketiganya.

Uniknya perjalanan dari Tengah Tani menuju PGC beliau menggunakan kendaraan roda 3 yakni “becak” yang menghabiskan waktu 30 menit dari rumahnya. Namun kalau pulang, Sunengsih menggunakan angkutan umum dan barang dagangannya dibawa oleh anaknya.

“Terkadang ibu menikmati perjalanannya dengan tertidur lelap setelah menyiapkan bahan jualannya tadi pagi.” ujar Meli ponakan Sunengsih.

Perjalanannya sudah dilakukan sejak dulu dan memiliki langgan becak khusus, dengan tarif 30.000/sekali jalan. Setiap harinya dagangan Sunengsih sering habis terjual, jika ada sisapun itupun jarang.

Dengan harga mulai 5.000 sampai 10.000, pembeli bebas memilih menu yang disediakan, Sunengsih berjualan mulai pukul 12.00 sampai 18.00 tepat di depan pintu utama Pusat Grosir Cirebon. (AC440)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Daop 3 Cirebon Gelar Bazar UMKM Mitra Binaan PT. KAI

Cirebon,- Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kereta Api Indonesia ke-74 pada tanggal 28 September 2019 mendatang, PT. KAI Daerah...

Ini Tanggapan Pihak Sekolah dan Adik Kelas Claudia yang Masuk The Voice of Germany 2019

Cirebon,- Gadis asal Cirebon Claudia Emmanuela Santoso yang mengikuti ajang pencarian bakat di Jerman The Voice of Germany 2019 membuat bangga Indonesia dengan penampilannya...

Penampilan Bunga Jelita Bersama Aini Griya Pengantin Tutup Acara En’s Wedding Festival 2019

Cirebon,- En’s Wedding Festival 2019 yang melibatkan vendor andalan dari wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) selesai digelar, Minggu (15/9/2019) malam.Pameran pernikahan terbesar...

Ratusan Pembalap Ikuti Super Adventure Night Road Race 2019 Seri Keempat di Cirebon

Cirebon,- Balap malam paling bergengsi di tanah air hadir di Cirebon, kali ini event Super Adventure Night Road Race 2019 berlangsung di Kawasan Perkantoran...

Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah Saksikan Festival Budaya Cirebon

Cirebon,- Festival Budaya Cirebon (Nadran Gunung Jati) yang berlangsung di Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon berlangsung meriah, Sabtu (14/9/2010). Ribuan masyarakat Cirebon dari berbagai daerah...

More Articles Like This