Kamis, 20 Januari 2022

Jelang Panjang Jimat, Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar Tradisi Siraman Panjang dan Buka Bekasem Ikan

Populer

Situs Sumur Buah, Bukti Penyebaran Islam di Cirebon

Cirebon,- Cirebon merupakan salah satu kota yang amat kental nuansa Islamnya. Cirebon merupakan pula salah satu kota yang disinggahi...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Awal Tahun, Manulife Mulia Putri Agency Mulai dengan Peduli Dunia Pendidikan

Cirebon,- Awal tahun, Manulife Mulia Putri Agency menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan paket sembako. Bantuan itu diberikan kepada...

Permudah Proses Kepemilikan Rumah, Tulus Asih Group Gelar Akad Kredit Massal

Cirebon,- Memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin memiliki rumah impian, Tulus Asih Group, Developer Properti Terbesar Se-Wilayah III Cirebon...

Satnarkoba Polresta Cirebon Ungkap 13 Kasus dan Amankan 17 Tersangka

Cirebon,- Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 13 kasus peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Cirebon. Petugas juga...

Cirebon,- Keraton Kasepuhan Cirebon menggelar Siraman Panjang dan buka Bekasem Ikan, yang berlangsung di Dalem Arum Keraton Kasepuhan, Kamis (15/11/2018).

Di Keraton Kasepuhan Cirebon setiap tanggal 5 Maulud melakukan Tradisi Siraman Panjang dan buka Bekasem Ikan.

Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, P.R.A. Arief Natadiningrat menjelaskan tradisi Siraman Panjang adalah siraman atau mencuci sembilan piring wali songo yang besar.

Loading...

“Tetapi, tahun ini hanya 7 piring Wali Songo yang keluar. Karena, untuk sampai 9 piring itu di tahun-tahun tertentu saja,” ujarnya usai tradisi Siraman Panjang.

BACA YUK:  AMITRA Hadirkan Produk Pembiayaan Logam Mulia, Beli Emas

Lanjut Sultan, Piring Wali Songo tersebut sudah berusia 700 tahun, piring-piring pernah digunakan oleh Wali Songo pada saat melakukan musyawarah.

“Nah ini (piring-piring Wali Songo), dicuci setahun sekali, karena tahun kemarin piring ini dipakai upacara panjang jimat, yaitu setiap tanggal 12 Robiul Awal. Dimana, dipiring ini dibikin nasi jimat dan setelah itu disimpan,” terangnya.

“Setelah satu tahun kemudian piring-piring ini baru di cuci,” imbuhnya.

Menurut Sultan, filosofi dari Siraman Panjang, setiap kegiatan, setiap ibadah kita harus menyucikan diri, seperti bebersih, dan harus bersih dari hadas kecil dan hadas besar.

“Ini lah kita mulai dalam rangka memperingati Maulid Nabi, yang diawali dengan Siraman Panjang,” jelasnya.

Selain Piring Wali Songo, dalam Siraman Panjang Keraton Kasepuhan Cirebon juga mencuci 40 piring kaligrafi yang usianya sudah 600 tahun, dua guci yang usianya 700 tahun dan dua botol kristal yang berusia 500 tahun.

Setelah selesai prosesi Siraman Panjang, Lanjut Sultan, prosesi dilanjutkan dengan buka Bekasem Ikan, yang mana sudah dibuat sejak satu bulan yang lalu dan dimasukan ke guci yang berusia 1.000 tahun.

“Bekasem Ikan tersebut terdiri dari ikan-ikan laut yang diberi ramuan, kemudian dibuka dan dicuci, dan nanti dimasak dengan nasi jimat di dapur Mulud,” terangnya.

BACA YUK:  Saat Rapat Koordinasi di Cirebon, Menhub: Ada Penurunan Mobilitas Perjalanan di Jawa Barat

Sultan menjelaskan, Dapur Mulud ini adalah dapur yang digunakan hanya setahun sekali setiap bulan Maulud saja.

Sementata itu, Sultan mengatakan pada saat prosesi Panjang Jimat, ada barisan tujuh piring yang menggambarkan bahwa kita mempunyai tujuh hari, mulai dari Senin sampai Minggu.

“Itu lah yang melambangkan tujuh hari, dimana kelahiran seorang manusia di tujuh hari itu,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tespoin Akan Gelar Munas di Bandung, Ini Agenda Kegiatannya

ABOUT SEMARANG – Perkumpulan Teknisi Ponsel Indonesia (Tespoin) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) dan silaturahmi yang akan digelar di Hotel...

Menghibur Anak Saat Vaksin, Transformer Hadir di Vaksin Merdeka

Cirebon,- Vaksinasi Merdeka anak usia 6-11 tahun yang diselenggarakan oleh Polres Cirebon Kota bersama dengan Pemerintah Kota Cirebon menghadirkan cosplay kartun, Rabu (19/1/2022). Kegiatan...

Perkuat Ekonomi Digital Indonesia, Telkomsel Bentuk PT Telkomsel Ekosistem Digital

Cirebon,- Telkomsel memastikan keberlanjutan peta jalan transformasi sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, dengan membentuk PT Telkomsel Ekosistem Digital, yang sekaligus menjadi wujud...

Satu Warga Ber-KTP Kota Cirebon Positif Omicron, Isolasi di Wisma Atlet Jakarta

Cirebon,- Satu warga Kota Cirebon dinyatakan positif COVID-19 varian Omicron. Namun, saat ini tengah menjalani isolasi di Wisma Atlet di Jakarta. Wali Kota Cirebon, Drs....

More Articles Like This