Rabu, 27 Mei 2020

Jelang Panjang Jimat, Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar Tradisi Siraman Panjang dan Buka Bekasem Ikan

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid Sang Cipta Rasa Tidak Menggelar Salat Id

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memperpanjang masa PSBB tahap kedua selama 14 hari kedepan.PSBB tahap kedua sudah dimulai...

Inilah Keputusan Bupati Cirebon dan Peraturan Bupati Cirebon tentang PSBB

Keputusan Bupati Cirebon Nomor : 443/Kep.235-Hukum/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Hukum Kabupaten Cirebon dalam rangka...

Pemda Kabupaten Cirebon Imbau Untuk Beribadah Salat Id di Rumah Saja

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Cirebon untuk tetap melaksanakan kegiatan beribadah di rumah saja.Dalam rapat...

Cirebon,- Keraton Kasepuhan Cirebon menggelar Siraman Panjang dan buka Bekasem Ikan, yang berlangsung di Dalem Arum Keraton Kasepuhan, Kamis (15/11/2018).

Di Keraton Kasepuhan Cirebon setiap tanggal 5 Maulud melakukan Tradisi Siraman Panjang dan buka Bekasem Ikan.

Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, P.R.A. Arief Natadiningrat menjelaskan tradisi Siraman Panjang adalah siraman atau mencuci sembilan piring wali songo yang besar.

“Tetapi, tahun ini hanya 7 piring Wali Songo yang keluar. Karena, untuk sampai 9 piring itu di tahun-tahun tertentu saja,” ujarnya usai tradisi Siraman Panjang.

Loading...

Lanjut Sultan, Piring Wali Songo tersebut sudah berusia 700 tahun, piring-piring pernah digunakan oleh Wali Songo pada saat melakukan musyawarah.

“Nah ini (piring-piring Wali Songo), dicuci setahun sekali, karena tahun kemarin piring ini dipakai upacara panjang jimat, yaitu setiap tanggal 12 Robiul Awal. Dimana, dipiring ini dibikin nasi jimat dan setelah itu disimpan,” terangnya.

“Setelah satu tahun kemudian piring-piring ini baru di cuci,” imbuhnya.

Menurut Sultan, filosofi dari Siraman Panjang, setiap kegiatan, setiap ibadah kita harus menyucikan diri, seperti bebersih, dan harus bersih dari hadas kecil dan hadas besar.

“Ini lah kita mulai dalam rangka memperingati Maulid Nabi, yang diawali dengan Siraman Panjang,” jelasnya.

Selain Piring Wali Songo, dalam Siraman Panjang Keraton Kasepuhan Cirebon juga mencuci 40 piring kaligrafi yang usianya sudah 600 tahun, dua guci yang usianya 700 tahun dan dua botol kristal yang berusia 500 tahun.

Setelah selesai prosesi Siraman Panjang, Lanjut Sultan, prosesi dilanjutkan dengan buka Bekasem Ikan, yang mana sudah dibuat sejak satu bulan yang lalu dan dimasukan ke guci yang berusia 1.000 tahun.

“Bekasem Ikan tersebut terdiri dari ikan-ikan laut yang diberi ramuan, kemudian dibuka dan dicuci, dan nanti dimasak dengan nasi jimat di dapur Mulud,” terangnya.

Sultan menjelaskan, Dapur Mulud ini adalah dapur yang digunakan hanya setahun sekali setiap bulan Maulud saja.

Sementata itu, Sultan mengatakan pada saat prosesi Panjang Jimat, ada barisan tujuh piring yang menggambarkan bahwa kita mempunyai tujuh hari, mulai dari Senin sampai Minggu.

“Itu lah yang melambangkan tujuh hari, dimana kelahiran seorang manusia di tujuh hari itu,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

25 Tahun Telkomsel Konsisten Melayani Negri Untuk Terus Bergerak Maju Bersama Indonesia

Jakarta,- Pada hari ini Telkomsel telah hadir di tengah masyarakat selama genap 25 tahun. Selama perjalanannya, Telkomsel secara konsisten...

Test Massal Swab akan Dilakukan di Kecamatan Gebang dan Losari

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon akan kembali melakukan tes Swab massal melalui metode PCR (Polymerase Chain Reaction)...

H+2 Lebaran, Terminal Harjamukti Belum Ada Aktivitas Penumpang

Cirebon,- H+2 Hari Raya Idulfitri, arus balik di Terminal tipe A Harjamukti Kota Cirebon masih terlihat sepi dan tidak ada aktivitas naik turun penumpang,...

Akses Lima Pintu Masuk Tol Arah Jakarta di Cirebon Dibatasi

Cirebon,- Jajaran Polresta Cirebon dibantu dengan TNI, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait memberlakukan pembatasan akses masuk kendaraan di lima pintu masuk tol arah Jakarta.Dalam...

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Sembuh

Cirebon,- Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon sembuh.Berdasarkan hasil pemeriksaan swab kedua negatif, pasien...

More Articles Like This