dr. Tiara Widyastuti : Bijak dan Teratur dalam Menjalani Hidup

0
252
dr Tiara Widyastuti

Cirebon,- Menjalani karir sebagai dokter memang menjadi cita-cita Tiara Widyastuti sejak kecil. Terbukti, pasca lulus dari SMA Negeri 2 Kota Cirebon tahun 2007 lalu, anak kedua dari Almarhum Ano Sutrisno (mantan Walikota Cirebon) dengan mantap mengambil Jurusan Kedokteran di Universitas Padjajaran.

Saat ini, dokter Tiara menjalani karirnya menjadi Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda. Diakuinya, bergabung di RSIA Cahaya Bunda sejak tahun 2015, dan kini dia mengaku enjoy dengan karir yang dijalaninya.

Aston Hotel

“Sebenarnya dulu berkeinginan menjadi dokter gigi, tapi akhirnya jadi di dokter umum,”ujarnya saat di temui About Cirebon di sela-sela waktu kerjanya.

Menjadi Kabid diakuinya memang tidak mudah. Bagaimana memanage program bersama marketing, meningkatkan kualitas keperawatan, pengembangan layanan medis dan koordinator antar unit, dan menangani hal lainnya. Meski berat, namun tetap dijalani dengan enjoy, sampai akhirnya menjadi suatu rutinitas yang menyenangkan.

“Saya senang berada di posisi saat ini karena merasa tertantang dan banyak pengalaman baru yang telah saya lalui,” tambah wanita kelahiran 12 Agustus 1989 itu.

Meski sibuk, namun ibu dari 2 orang anak ini mengaku selalu menyempatkan waktu untuk keluarga. Bahkan saat lelah pulang kerja, sore sampai pagi, dia harus mengurus anak-anaknya. Terlebih di hari Minggu, saatnya Tiara “Quality Time” bersama anak-anak dan suami tercinta dengan berjalan-jalan atau menghabiskan waktu dengan berkumpul bersama.

“Dengan saya bekerja, saya tidak mengesampingkan keluarga. Tetap saya sayang keluarga saya dan tetap juga tanggung jawab terhadap pekerjaan saya. Justru dengan kesibukan saya saat ini, menjadikan saya lebih bijak dan lebih teratur menjalani hidup,” paparnya.

Tak cukup hanya dengan itu saja, Tiara juga berkeinginan melanjutkan studi nya, S2 Bidang Managemen Rumah Sakit agar mendukung karirnya saat ini. Karena baginya, belajar merupakan suatu kebutuhan, untuk menambah bekal dan nantinya dapat berguna bagi orang banyak. (AC560)