Rabu, 29 September 2021

Tahun Depan Alun-alun Kejaksan akan Disulap Ridwan Kamil, ini Konsepnya

Populer

Gangguan Kelistrikan Wilayah Karawang dan Cirebon, PLN Minta Maaf dan Terus Upayakan Perbaikan

Bandung,- Telah terjadi Gangguan Listrik pukul 17:53 WIB di Sebagian wilayah Karawang & Cirebon. Sampai dengan saat ini PLN...

Kampoeng Photography dan Videography (KPV) Merayakan Anniversary yang Kedua

Cirebon,- Kampung Photographer adalah sebutan dari Komunitas Photography dan Videography (KPV) yang terletak di Desa Gintung Kidul Kecamatan Ciwaringin...

Telusur Tajug Tua Kota Cirebon Lewat Lawang Sanga dan Kali Kriyan

Penulis : Syaeful Badar (Marbot Masjid Raya At Taqwa dan Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon) Cirebon,- Menyusuri sudut demi sudut...

Karawang New Industry City (KNIC) Terpilih Menjadi Lokasi Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Asia Tenggara

Karawang,- Karawang New Industry City (KNIC) menyambut pembangunan PT HKML Battery Indonesia, pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle /...

KAI Buka Lowongan Kerja dan Tidak Dipungut Biaya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang membuka rekrutmen untuk berbagai formasi. Masyarakat yang ingin melamar dapat...

Cirebon,- Usai meresmikan program Layad Rawat di Kota Cirebon, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung meninjau Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon, Rabu (14/11/2018).

Kunjungan Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil untuk melihat langsung kondisi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon yang akan direvitalisasi pada tahun depan.

Setelah menijau, Kang Emil langsung bergegas ke Gedung Negara, untuk membahas dan membuat sketsa pembangunan Alun-alun Kejaksan kedepan.

Loading...

Menurut Kang Emil, Provinsi Jawa Barat telah ditetapkan sebagai wajah Jawa Barat lima tahun kedepan adalah Provinsi Pariwisata. Yang punya gunung, pantai akan diolah menjadi pariwisata alami seperti Pangandaran, dan Waduk Darma di Kuningan.

“Untuk yang sifatnya perkotaan, wisata sejarah, wisata belanja. Contohnya mana? Bandung dan Cirebon,” ujarnya kepada awak media.

Lanjut Emil, seperti di Bandung akan ditata mulai dari Gedung Sate sampai ke Monumen Perjuangan akan direnovasi habis-habisan. Untuk di Cirebon, tahun depan sudah bersepakat ada Alun-alun Kejakan yang akan diolah.

BACA YUK:  Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

“Kemungkinan akan pakai semi basement, karena ada kebutuhan parkir, dan wisata religinya meningkat,” ungkapnya.

“Kemudian Tugu Proklamasi (Jalan Siliwangi) kita akan perbesar, supaya lebih bagus, menonjol dan lebih dihormati,” imbuhnya.

Kang Emil memaparkan, untuk zona kaki lima di area Alun-alun Kejaksan akan dibuat dua lantai yang nantinya ada zona belanja. Lalu, di Jalan Siliwangi akan ditata, supaya Kota Cirebon memiliki jalan utama seperti di Asia Afrika di Bandung.

“Kalau parade disitu, dan berakhir di alun-alun kan, cocoknya seperti itu,” terangnya.

Lalu, untuk Gedung Bakorwil atau Gedung Negara Cirebon karena secara SOTK (Susunan Organisasi Tata Kerja) tidak ada lagi per Januari, maka gedung tersebut nganggur. Sementara, dalam konteks Provinsi Pariwisata gedung ini akan dikonsepkan sebagi pusat budaya.

BACA YUK:  Pemkab Targetkan Tahun 2021 Semua Bidang Tanah di Kabupaten Cirebon Sudah Bersertifikat

“Jadi, kalau wisatawan datang pengen lihat tari-tarian, angklung Cirebon, pengen lihat macem-macem, tempatnya bisa disini,” jelasnya.

Menurut Kang Emil, Gedung Negara ini luas sekali, sehingga nanti ada gedung expo sesuai gagasan Wakil Wali Kota Cirebon terpilih, nanti ada expo kerajinan, bazar dan lainnya.

“Bangunan lamanya nanti kita renovasi, bisa jadi museum atau jadi restoran seperti di Eropa,” terangnya.

Kang Emil yakin sebagai mantan Wali Kota, dari kombinasi tempat alun-alun yang keren, tempat budaya, jalan utama, akan meningkatkan waktu kunjungan lebih lama. Karena, kekurangan Cirebon saat ini, kalau datang mau nongkorng dimana, bahkan banyak yang datang dengan waktu yang pendek.

“Turis kota yang baik adalah kota yang nongkrongnya lebih lama, karena banyak yang dikunjungi,” ungkapnya.

Kang Emil menjelaskan, Jalan Siliwangi yang akan menjadi jalan utama akan dipoles seperti di Asia Afrika Bandung dengan dipasang lampu klasik raksasa, dilebarin, diberi kursi untuk duduk.

Untuk Alun-alun Kejaksan, apakah akan menggunakan rumput sintetis, kata Kang Emil akan dilihat, karena basement menggunakan beton, lalu bila menggunakan rumput alami dua minggu juga akan rusak.

“Kemungkinan akan menggunakan rumput sintetis,” katanya.

Selain itu, Kang Emil akan merubah Alun-alun Kasepuhan, karena itu merupakan aset Keraton, sehingga masih melihat mekanisme pembiayannya, apakah bisa lewat CRS.

“Tapi untuk gambarnya sudah kita setujui, sehingga dalam waktu dekat kalau ikhtiarnya berhasil bisa dua Alun-alun langsung jadi tahun depan,” bebernya.

Mengenai konsep Alun-alun yang akan jadi seperti apa, Kang Emil membeberkan bahwa namanya alun-alun harus multifugsi, buat yang motorik aktif ada, pakai upacara bisa, buat istigosah bisa, ada zona teduh, zona ritel, dan ada faktor sejarah.

BACA YUK:  Produk Jenny's Nature Tak Menyangka Bisa Tampil di Pameran Kanada
BACA YUK:  Penyuluh KB Memiliki Andil Besar terhadap Kesadaran Keluarga Berencana Masyarakat

“Karena Alun-alun Kejaksan sebrangnya  ke pendopo harus kita hormari, ke kirinya masjid juga harus dihormati,” ujar Mantan Wali Kota Bandung.

“Dan Alun-alun selalu ada air mancur dengan tipe, yaitu air mancur simbolik dan air mancur aktif dan bisa menjadi trend baru di Cirebon,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Capaian Vaksinasi di Kabupaten Cirebon Masih Rendah, ini Kata Kadinkes

Cirebon,- Capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Cirebon baru tercapai 23 persen. Target vaksinasi Kabupaten Cirebon harus mencapai 1.782.964 jiwa...

Rayakan Ulang Tahun ke-4 di Indonesia, Kredit Pintar Perluas Literasi Keuangan Bagi Masyarakat

Jakarta,- Kredit Pintar, sebuah platform fintech terdepan yang telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), merayakan tahun keempat aktif melayani kebutuhan finansial masyarakat...

Kabupaten Cirebon Kini Miliki Tim Akselerasi Pembangunan Daerah dan Segera Miliki Mal Pelayanan Publik

Cirebon,- Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyebutkan, Kabupaten Cirebon kini memiliki Tim Akselerasi Pembangunan Daerah (TAPD). Tim itu nantinya bergerak untuk merancang pembangunan, sehingga nantinya...

Anggota Komisi VIII DPR RI Nilai Pembentukan Provinsi Cirebon Raya Penting

Cirebon,- Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jabar IX, Maman Imanulhaq menilai pembentukan Provinsi Cirebon Raya sangatlah penting untuk tiga hal. Tiga hal tersebut,...

More Articles Like This