Sabtu, 18 September 2021

10 Kecamatan di Kabupaten Cirebon Terendam Banjir

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Cirebon,- Hujan yang mengguyur Cirebon dan sekitarnya sejak Jumat (7/2) sore menyebabkan 15 desa dari 10 Kecamatan di Kabupaten Cirebon terendam banjir.

Hingga Sabtu pagi, beberapa daerah di wilayah Kabupaten Cirebon masih terendam banjir. Seperti di Desa Astana dan Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, ada sekitar 600 rumah terendam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra mengatakan kondisi air di Desa Wanakaya, Kabupaten Cirebon dari pukul 07.30 WIB hingga pukul 11.00 WIB masih terus naik dari mulai 5 sampai 60 cm.

Loading...
BACA YUK:  Damkar Kota Cirebon Masih Temukan Fasilitas Pemadam Api yang Tidak Layak

“Saya datang ke Balai Desa Wanakaya sekitar pukul 07.30 WIB air masih 5cm, hingga sampai saat ini (pukul 11.00 WIB) sudah mencapai selutut, sekitar 50-60 cm,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di Balai Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Sabtu (8/2/2020).

Petugas saat mengevakuasi warga di Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati.

Lanjut Dadang, kenaikan air tersebut disebabkan Sungai Condong yang melewati Desa Wanakaya ada Tanggul Penahan Tanah (TPT) yang jebol sepanjang 6 meter. Sehingga air meluap dan mengalir kepemukiman warga.

“Yang terdampak dari kejadian ini ada 3 RW atau kurang lebih 600 rumah,” ungkapnya.

Di Kabupaten Cirebon, kata Dadang, ada 10 kecamatan yang terdampak banjir, yakni Kecamatan Mundu, Plumbon, Kedawung, Gunung Jati, Gunung Jati, Tengah Tani, Klangenan, Gegesik, Panguragan, dan Suranenggala.

“Namun yang terparah saat ini memang di Desa Wanakaya. Karena ini adalah muara atau ujung dari kumpulan sungai-sungai, seperti sungai Cisoka, Cipager, kemudian kali Pekik kumpul di sungai Condong,” bebernya.

Upaya yang akan dilakukan, menurut Dadang, akan melakukan kerja bakti untuk menutup tanggul sementara menggunakan rajeg dan karung pasir.

Anak-anak di Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon saat bermain air.

Sementara itu, tambah Dadang, untuk kecamatan lainnya sudah mulai surut, hanya tinggal genang-genangan saja.

“Dari 10 kecamatan yang terdampak banjir, sampai saat ini ada beberapa kecamatan yang sudah mulai berangsur surut,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Pemerintah Turunkan Tarif Rapid Test Antigen di Jawa - Bali Paling Mahal Rp 99 Ribu
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan...

Revitalisasi Mangrove Pesisir Utara Jawa Perlu Dilakukan Bersama-sama

Cirebon,- Fungsi ekosistem mangrove di Pesisir Utara tidak hanya berhenti pada gerakan penanaman mangrove saja. Harus ditindaklanjuti dengan gerakan penanaman dan pemeliharaan mangrove. Gerakan penanaman...

Dua Pengusaha Pengadaan Makanan Nakes, Minta Rekanan Kemenkes Segera Lunasi Tagihan Pembayaran

Cirebon,- Dua pengusaha minta rekanan Kementerian Kesehatan untuk segera membayar kekurangan tagihan pembayaran. Surat pernyataan yang ditandatangani tak kunjung dipatuhi. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun,...

Inilah Rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial BAF Menyambut HUT BAF ke-24

Jakarta,- Memasuki usia ke-24 tahun tepat pada tanggal 24 September 2021, PT Bussan Auto Finance (BAF) terus berupaya memberikan kontribusinya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup...

More Articles Like This