Jumat, 25 September 2020

Unswagati Hadirkan Menteri PU-PR dan Perhubungan dalam Kuliah Umum 

Populer

Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Pantai Kejawanan

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas di Pantai Kejawanan, Kota Cirebon, Senin (21/9/2020) pagi sekitar pukul 04.55 WIB.Mayat...

7 Desa di Kabupaten Cirebon Mendapatkan Mobil Maskara ⁣⁣

⁣Cirebon,- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Jawa Barat menyalurkan bantuan sosial, edukasi Covid-19...

Kecelakaan Tunggal di Cipali KM 177, Seorang Penumpang Meninggal Dunia⁣

⁣Cirebon,- Kecelakaan Lalu lintas kembali terjadi di Tol Cipali KM 177 pada hari Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 09.25 WIB.⁣ ⁣ Kecelakaan...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Inilah Cerita Eti Sulastri Warga Ciledug yang Sembuh

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag melakukan dialog langsung dengan Eti Sulastri, warga Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten...

Cirebon,- Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon menggelar Kuliah Umum bertema “Pembangunan untuk Rakyat”, Minggu (20/5/2018) bertempat di area parkir Kampus 1 Unswagati yang dihadiri ratusan mahasiswa dan tamu undangan.

Narasumber yang hadir yakni Menteri PU-PR Republik Indonesia, Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi. Keduanya membahas pencapaian pembangunan di Indonesia dalam masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

BACA YUK:  Lakukan Isolasi Mandiri, Kondisi Sekda Kota Cirebon Semakin Membaik

Usai penyampaian kuliah umum, Rektor Unswagati Cirebon mengatakan, tujuan dari diadakan Kuliah Umum di kampusnya adalah untuk membangun harmonisasi hubungan dan komunikasi dengan pihak kementerian.

Loading...

“Sebelumnya, Unswagati juga pernah melakukan kuliah umum dengan beberapa menteri dan kali ini kembali mengundang kedua menteri ini agar mahasiswa mengetahui pembangunan apa saja yang telah dilakukan dari masa ke masa,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya kuliah umum ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswanya.

Beberapa mahasiswa pun ada yang memberi masukan atau kritik kepada pembangunan yang terjadi di Indonesia. Bahkan ada pula yang memberikan pertanyaan-pertanyaan terkait pembangunan infrastruktur di Cirebon.

Bagi mahasiswa dan tamu undangan yang beruntung, mendapatkan hadiah laptop dari menteri. Kurang lebih sebanyak 5 laptop dan helm dibagikan bagi mereka yang memberikan pertanyaan terbaik. (AC560)

BACA YUK:  Lakukan Isolasi Mandiri, Kondisi Sekda Kota Cirebon Semakin Membaik
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Selama September, Pertamina Suntik Modal Lebih dari Rp 2,9 M untuk UMKM di Jawa Barat

Jakarta,- Sebagai upaya untuk terus mendorong UMKM agar tetap eksis dan bangkit dari situasi pandemi, sepanjang bulan September 2020...

Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI

Jakarta,- Telkomsel terus bergerak maju menunjukan konsistensi dalam mendampingi masyarakat di berbagi fase kehidupan, terutama untuk menghadirkan kemudahan aktivitas digital yang mendukung upaya adaptasi...

Ini yang Dilakukan Ponpes Husnul Khotimah Menyusul 46 Santri Positif Covid-19

Kuningan,- Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah yang berada di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan ditutup sementara mulai hari ini 25 September sampai batas...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren tersebut dihentikan sementara untuk menghindari...

More Articles Like This