Tahun 2023, Pertumbuhan Ekonomi di Ciayumajakuning Harus Tetap Dipertahankan

Cirebon,- Menghadapi tantangan di tahun 2023, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon menyebutkan dampak resesi global dapat berpengaruh terhadap perekonomian domestik. Oleh sebab itu, kita harus siap dan dapat mengakomodir seluruh tantangan yang akan terjadi pada dampak resesi global.

Kepala KPw BI Cirebon, Hestu Wibowo dalam kegiatan Ngopi Bareng Media yang berlangsung di Kantor BI Cirebon, Jalan Yos Sudarso, Kota Cirebon mengatakan wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) harus siap menghadapi seluruh tantangan yang akan terjadi di tahun 2023.

BACA YUK:  Rumah Zakat Indonesia Kirim Bantuan dan Relawan untuk Korban Gempa Cianjur

“Menghadapi tahun 2023 yang tentunya tidak lebih ringan dari tahun sebelumnya. Untuk di wilayah Ciayumajakuning harus siap dan tetap adanya kolaborasi serta bersinergi dengan berbagai pihak,” ujarnya kepada awak media, Selasa (17/1/2023).

Pertumbuhan ekonomi di wilayah Ciayumajakuning, kata Hestu, harus tetap dipertahankan dan dijaga agar bisa tetap tumbuh di range antara 3,1 sampai 3,9 persen. Tentunya, tambah Hestu, ini perlu didukung dengan beberapa sektor pendukung ekonomi di Ciayumajakuning.

“Karena yang menopang perekonomian di wilayah Ciayumajakuning, lebih kepada di sektor pengolahan, pertanian, dan juga perdagangan, baik perdagangan besar maupun ritel. Itu tetap kita pertahankan dan tentunya kita kembangkan UMKM-UMKM sebagai salah satu sektor pendukung ekonomi nasional akan terus dikembangkan.

BACA YUK:  Gedung Satpas Prototype Polres Cirebon Kota Diresmikan, Kapolda Minta Ujian SIM Jangan Dipersulit

“Tentunya di topang dengan pemanfaatan teknologi digital. Sehingga seluruh pembayaran non tunai secara digital di seluruh sektor, termasuk di transaksi di pemerintah daerah kita dorong untuk melakukan transaksi digital,” katanya.

“Mudah-mudahan ini semua dapat membantu bagaimana Ciayumajakuning dapat mampu tumbuh dan mendukung pemulihan ekonomi secara nasional dalam menghadapi tantangan resesi global di tahun 2023,” harapnya. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *