Kamis, 16 Juli 2020

Sultan Sepuh XIV : Keraton Agung Sejagat Tidak Terdaftar Dalam FSKN

Populer

Mister Seafood Hadir di Kota Cirebon Tawarkan Aneka Makanan Laut

Cirebon,- Kota Cirebon yang terletak di pantai Utara (Pantura) Jawa Barat, terkenal dengan kuliner makanan lautnya yang enak.Hal tersebut...

Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah Satu, Laki-laki 73 Tahun

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon kembali bertambah satu orang. Sehingga, total kasus Covid-19 di Kota Cirebon...

Bukit Salawe Sedong Bakal Jadi Objek Wisata Paralayang

Cirebon,- Salah satu tempat yang ada di wilayah timur Kabupaten Cirebon akan dijadikan objek wisata paralayang, tepatnya di kawasan...

Mulai Besok Tahun Ajaran Baru Dimulai, Kota Cirebon Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Cirebon,- Mulai esok, tahun pelajaran baru 2020/2021 dimulai. Belajar Dari Rumah (BDR) dengan pembelajaran jarak jauh tetap dilakukan di...

Pemkab Cirebon Izinkan Hiburan Seni dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Cirebon,- Para pekerja seni yang tergabung dalam Aliansi Seniman Cirebon (ASC) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati...

Cirebon,- Kemunculan Keraton Agung Sejagat yang berada di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo menggegerkan banyak pihak setelah videonya bereda di jagad maya.

Tak kecuali Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), PRA. Arief Natadiningrat mengaku kaget dengan kemunculan keraton Agung Sejagat yang diklaim akan mendamaikan dunia.

Menurut Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, Keraton Agung Sejagat tidak terdaftar dalam Forum Silaturahmi Keraton Nusantara dan kehadirannya dapat meresahkan masyarakat. Apalagi, Keraton Agung Sejagat tersebut mengklaim bahwa masih penerus dari Kerajaan Majapahit.

Loading...

Baca Yuk : Ratusan Karyawan Hotel Cirebon Lakukan Bersih-Bersih Keraton Kasepuhan

“Seperti kita tahu bahwa pada waktu Republik Indonesia Merdeka kurang lebih ada 200 kerajaan atau kesultanan yang terdaftar pada waktu persiapan Kemerdekaan Indonesia di tahun 1945. Namun Keraton Agung Sejagat tidak ada pada waktu itu,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di Keraton Kasepuhan, Rabu (15/1/2020).

Sultan Sepuh mengaku prihatin kehadiran Keraton Agung Sejagat yang mengaku memiliki dana di luar negeri. Pada saat Indonesia Merdeka, Keraton atau Kesultanan memang pernah berkumpul dengan tokoh-tokoh nasional membantu untuk kemerdekaan.

“Karena pada waktu itu, keraton-keraton yang punya uang, emas dan lain sebagainya, untuk membantu kemerdekaan. Tapi, itu habis untuk perjuangan, tidak ada dana tersebut disimpan di luar negri,” kata Sultan Sepuh.

Menurut Sultan, sejak Indonesia Merdeka sampai sekarang belum ada ada pengumuman resmi terkait ada berapa keraton di Indoensia yang perlu dibina oleh pemerintah. Sehingga, pihaknya mendesak kepada Pemerintah untuk segera diumumkan kepada masyarakat.

“Kami meminta kepada Pemerintah untuk mengumumkan kepada masyarakat keraton mana saja sih yang resmi, dilindungi dan dibina oleh pemerintah. Oleh karena itu, Kemendagri harus berperan aktif dan juga Kemendikbud,” bebernya.

Sementara itu, kata Sultan, belum ada Undang-undang perlindungan tentang keraton. sehingga ini perlu adanya payung hukum, karena lambat laun akan punah.

Baca Yuk : Ini Makna dan Filosofi Siraman Panjang di Keraton Kasepuhan Cirebon

“ Melalui desakan zaman, desakan pembangunan, moderenisasi, keraton ini bisa punah. Hampir keraton-keraton di Indonesia ini tidak bersertifikat misalnya, bahkan sampai hari ini juga susah disertifikatkan oleh BPN,” paparnya.

Dengan hadirnya Keraton Agung Sejagat ini, kata Sultan, bisa mencoreng nama keraton-keraton yang ada dan membuat keresahan kepada masyarakat. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tahun 2020, DAK Pembangunan Fisik SD di Kabupaten Cirebon Sebesar Rp. 21 Milyar

Cirebon,- Tahun 2020, sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Cirebon, akan menerima bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik.Dana...

Selain Operasi Masker, Dishub Kabupaten Cirebon Bersama Kepolisian Akan Operasi Keselamatan

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon bersama-sama dengan pihak kepolisian akan melakukan operasi keselamatan berkendara di jalan raya.Menurut Kabid Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon,...

Hasil Swab Massal Pemandu Lagu di Kabupaten Semuanya Negatif

Cirebon,- Para Pemandu Lagu (PL) dari berbagai tempat hiburan malam yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon telah mengikuti pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) atau...

AKB di Kabupaten Cirebon, Petugas Gabungan Berikan Himbauan dan Razia Masker

Cirebon,- Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP Kabupaten Cirebon, TNI, dan Polri melakukan razia masker dan juga himbauan kepada transportasi umum serta pengguna...

Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka Kasus OTT Pegawai Disdukcapil Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi pada 24 Juni 2020 oleh pegawai dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon, telah ditetapkan sebagai...

More Articles Like This