Senin, 29 November 2021

Sultan Sepuh XIV : Keraton Agung Sejagat Tidak Terdaftar Dalam FSKN

Populer

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Open Bidding di Pemkab Cirebon Minta Pendampingan KPK RI

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta para pejabat Eselon II yang ikut tes seleksi open bidding mampu membuat inovasi untuk kemajuan...

Kalahkan Petahana, Tukang Becak ini Terpilih Menjadi Kuwu Desa Jungjang

Cirebon,- Pemilihan Kepala Desa (Kuwu) serentak di wilayah Kabupaten Cirebon berlangsung Minggu (21/11/2021). Pemilihan Kuwu tersebut diselenggarakan di 135...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

Cirebon,- Kemunculan Keraton Agung Sejagat yang berada di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo menggegerkan banyak pihak setelah videonya bereda di jagad maya.

Tak kecuali Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), PRA. Arief Natadiningrat mengaku kaget dengan kemunculan keraton Agung Sejagat yang diklaim akan mendamaikan dunia.

Menurut Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, Keraton Agung Sejagat tidak terdaftar dalam Forum Silaturahmi Keraton Nusantara dan kehadirannya dapat meresahkan masyarakat. Apalagi, Keraton Agung Sejagat tersebut mengklaim bahwa masih penerus dari Kerajaan Majapahit.

Loading...

Baca Yuk : Ratusan Karyawan Hotel Cirebon Lakukan Bersih-Bersih Keraton Kasepuhan

BACA YUK:  DPRD Kota Cirebon Setujui Tiga Raperda Penyertaan Modal untuk BUMD

“Seperti kita tahu bahwa pada waktu Republik Indonesia Merdeka kurang lebih ada 200 kerajaan atau kesultanan yang terdaftar pada waktu persiapan Kemerdekaan Indonesia di tahun 1945. Namun Keraton Agung Sejagat tidak ada pada waktu itu,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di Keraton Kasepuhan, Rabu (15/1/2020).

Sultan Sepuh mengaku prihatin kehadiran Keraton Agung Sejagat yang mengaku memiliki dana di luar negeri. Pada saat Indonesia Merdeka, Keraton atau Kesultanan memang pernah berkumpul dengan tokoh-tokoh nasional membantu untuk kemerdekaan.

“Karena pada waktu itu, keraton-keraton yang punya uang, emas dan lain sebagainya, untuk membantu kemerdekaan. Tapi, itu habis untuk perjuangan, tidak ada dana tersebut disimpan di luar negri,” kata Sultan Sepuh.

Menurut Sultan, sejak Indonesia Merdeka sampai sekarang belum ada ada pengumuman resmi terkait ada berapa keraton di Indoensia yang perlu dibina oleh pemerintah. Sehingga, pihaknya mendesak kepada Pemerintah untuk segera diumumkan kepada masyarakat.

“Kami meminta kepada Pemerintah untuk mengumumkan kepada masyarakat keraton mana saja sih yang resmi, dilindungi dan dibina oleh pemerintah. Oleh karena itu, Kemendagri harus berperan aktif dan juga Kemendikbud,” bebernya.

BACA YUK:  Jalani Hidup Terbaikmu bersama Kesegaran Alami Greenfields

Sementara itu, kata Sultan, belum ada Undang-undang perlindungan tentang keraton. sehingga ini perlu adanya payung hukum, karena lambat laun akan punah.

Baca Yuk : Ini Makna dan Filosofi Siraman Panjang di Keraton Kasepuhan Cirebon

“ Melalui desakan zaman, desakan pembangunan, moderenisasi, keraton ini bisa punah. Hampir keraton-keraton di Indonesia ini tidak bersertifikat misalnya, bahkan sampai hari ini juga susah disertifikatkan oleh BPN,” paparnya.

Dengan hadirnya Keraton Agung Sejagat ini, kata Sultan, bisa mencoreng nama keraton-keraton yang ada dan membuat keresahan kepada masyarakat. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jalin Kemitraan, RS Sumber Kasih Cirebon Gelar Kompetisi Futsal

Cirebon,- Rumah Sakit Sumber Kasih Cirebon menggelar Futsal Competition bersama mitra kerja. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari 27...

Pondok Yatama Mendunia Gandeng Komunitas Mobil Berdayakan Santri Yatim

Cirebon,- Pondok Yatama Mendunia membuka kesempatan selebar-lebarnya kepada seluruh pihak yang hendak berkontribusi pada pemberdayaan potensi sumber daya manusia desa, khususnya kelompok yatim dan...

Inilah Kopi Bin Rosyad Produksi Desa Guwa Kidul

Cirebon, Guna menjawab tantangan pecinta kopi asli yang sedang digandrungi masyarakat, kini Kuwu Desa Guwa Kidul Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon mengelola produk kopi sachet...

Sekda Kota Cirebon : Peran Masyarakat Jadi Kunci Berantas Rokok Ilegal

Cirebon, - Pemberantasan rokok ilegal menjadi tugas semua pihak. Tidak hanya unsur pemerintahan, partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam melaksanakan agenda tersebut. Hal itu...

More Articles Like This