Rabu, 27 Mei 2020

Ratusan Karyawan Hotel Cirebon Lakukan Bersih-Bersih Keraton Kasepuhan

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid Sang Cipta Rasa Tidak Menggelar Salat Id

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memperpanjang masa PSBB tahap kedua selama 14 hari kedepan.PSBB tahap kedua sudah dimulai...

Inilah Keputusan Bupati Cirebon dan Peraturan Bupati Cirebon tentang PSBB

Keputusan Bupati Cirebon Nomor : 443/Kep.235-Hukum/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Hukum Kabupaten Cirebon dalam rangka...

Pemda Kabupaten Cirebon Imbau Untuk Beribadah Salat Id di Rumah Saja

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Cirebon untuk tetap melaksanakan kegiatan beribadah di rumah saja.Dalam rapat...

Cirebon,- Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) dan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Cirebon melakukan bersih-bersih Keraton Kasepuhan Cirebon, Jumat (10/1/2020).

Kegiatan bersih-bersih Keraton Kasepuhan Cirebon ini dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Indonesia, dengan melibatkan puluhan hotel dari Kota dan Kabupaten Cirebon.

Ketua PHRI Cirebon, Imam Reza Hakiki mengatakan kegiatan bersih-bersih Keraton Kasepuhan Cirebon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup dengan mengumpulkan semua karyawan hotel.

“Alhamdulillah, hari ini diikuti kurang lebih 200 orang dari karyawan hotel yang ada di Cirebon,” ujarnya kepada About Cirebon di sela-sela kegiatan.

Loading...

Pihaknya berharap kegiatan ini bisa dicontoh juga oleh teman-teman yang lain. Karena menurutnya, potensi Keraton Kasepuhan ini bisa benar-benar menjadi destinasi wisata yang sangat bagus.

“Jadi kenapa kita memilih keraton ini, karena memang Keraton Kasepuhan sampai saat ini sudah bagus, namun harapan kita kedepannya ingin lebih bagus lagi, lebih baik, dan lebih bersih lagi,” ungkapnya.

Kalau lebih bersih lagi, tambah Kiki, wisatawan yang datang ke Keraton Kasepuhan jauh lebih puas dan jauh lebih nyaman saat berwisata.

Puluhan kantong sampah yang terkumpul akan diangkut dengan mobil pengangkut sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon.

“Kami disupport oleh DLH, nanti ada beberapa truk mengangkut sampah-sampahnya,” jelas Kiki.

Rencananya kegiatan bersih-bersih seperti ini, kata Kiki, bisa menjadi kegiatan berkelanjutan, karena kegiatan bersih-bersih ini sudah pernah dilakukan di lain tempat.

“Kita pernah melakukan bersih-bersih pantai Cirebon, Taman Makam Pahlawan. Dan ini pertama kali dilakukan di keraton. Kedepan kita juga akan melakukan kegiatan serupa di tempat yang memang menjadi tempat wisata Cirebon,” jelasnya.

Kedepan, tambah Kiki, teman-teman hotel baik kota maupun kabupaten, baru berencana menyediakan bak sampah di depan Bangsal Keraton Kasepuhan Cirebon.

“Ini baru obrolan ringan sama teman-teman yah, belum tahu diperbolehkan atau tidak oleh pihak keraton. Kita sedang obrolin internal oleh hotel-hotel,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan (BPKK), Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat menyambut baik kegiatan dari PHRI dan IHGMA Cirebon melakukan bersih-bersih Keraton Kasepuhan Cirebon.

“Sultan Sepuh sangat mengapresiasi, karena Keraton Kasepuhan yang luasnya 2,5 hektar harus dalam keadaan bersih. Karena ini tempat wisata, kalau terlihat kotor tidak bagus,” ujarnya.

Menurut Ratu Alexandra, Keraton Kasepuhan harus terus dipelihara, karena merupakan situs bersejarah dan ini juga salah satu situs bersejarah di Cirebon.

“Dengan dipelihara, wisatawan yang datang bisa lebih nyaman. Saya harap kegiatan ini bisa ada kelanjutannya, bukan hari ini saja. Karena dengan luas 2.5 hektar petugas kebersihan kita terbatas, jadi kegiatan ini sangat terbantu sekali,” ungkapnya.

Terkait rencana PHRI akan membuat bak sampah, Ratu Alexandra akan menyesuaikan terlebih dahulu bak sampah dengan kondisi bangunan di Keraton Kasepuhan Cirebon.

“Kita lihat dulu dan menyesuaikan yah, karena kan kita lihat juga dengan kondisi bangunan. Jadi ini harus disesuaikan dengan bangunan yang ada di Keraton Kasepuhan,” katanya.

“Jangan sampai tidak sesuai, malah menjadi terlihat seperti pembuangan akhir dan terlihat tidak bagus. Namun kami mengapresiasi rencana yang akan dilakukan oleh Ketua PHRI Cirebon,” pungkasnya. (AC212)

https://www.instagram.com/p/B7Ht2CGALxB/

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

25 Tahun Telkomsel Konsisten Melayani Negri Untuk Terus Bergerak Maju Bersama Indonesia

Jakarta,- Pada hari ini Telkomsel telah hadir di tengah masyarakat selama genap 25 tahun. Selama perjalanannya, Telkomsel secara konsisten...

Test Massal Swab akan Dilakukan di Kecamatan Gebang dan Losari

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon akan kembali melakukan tes Swab massal melalui metode PCR (Polymerase Chain Reaction)...

H+2 Lebaran, Terminal Harjamukti Belum Ada Aktivitas Penumpang

Cirebon,- H+2 Hari Raya Idulfitri, arus balik di Terminal tipe A Harjamukti Kota Cirebon masih terlihat sepi dan tidak ada aktivitas naik turun penumpang,...

Akses Lima Pintu Masuk Tol Arah Jakarta di Cirebon Dibatasi

Cirebon,- Jajaran Polresta Cirebon dibantu dengan TNI, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait memberlakukan pembatasan akses masuk kendaraan di lima pintu masuk tol arah Jakarta.Dalam...

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Sembuh

Cirebon,- Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon sembuh.Berdasarkan hasil pemeriksaan swab kedua negatif, pasien...

More Articles Like This