Senin, 27 Januari 2020

Semakin Menarik, Program AboutCirebon Talk Bahas Minat Baca untuk Anak-anak

Populer

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir...

Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Pantura Gebang

Cirebon,- Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Raya Pantura Gebang Kulon, tepatnya di depan SPBU Gebang Kulon, Desa Gebang Kulon,...

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

Gandeng Pihak Ketiga, Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah menemukan format untuk pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Cirebon.Wali Kota Cirebon,...

Opening Kabobs di Grage City Mall Hadirkan Charly Van Houten dan Firman Siagian

Cirebon,- Kabobs kembali membuka gerainya di Kota Cirebon. Terhitung mulai Sabtu (18/1/2020), Kabobs Premium Kebab kembali membuka di Grage...

Cirebon,- Setiap dua minggu sekali, program AboutCirebon Talk yang digagas oleh About Cirebon selalu menghadirkan narasumber yang inspiratif dan edukatif.

Seperti acara AboutCirebon Talk edisi ketiga kali ini, About Cirebon mengundang dua inspirator Cirebon yakni Lismah Rahmawati seorang Volunter Perpustakan 400 Cirebon dan Iyoes seorang Pendiri Sahabat Jiwa.

Acara AboutCirebon Talk edisi ketiga berlangsung di G-Work Grage City Mall, Jalan Jend. A. Yani, Kota Cirebon, Sabtu (22/12/2018) sore.

Acara AboutCirebon Talk, diawali oleh Lismah Rahmawati (50) seorang wanita yang bergerak di bidang pendidikan anak usia dini dan mengelola PAUD sosial untuk anak-anak yang background ekonomi keluarga sederhana tersebut, terus mengedepankan budaya literasi.

Loading...

AboutCirebon TALK di G-Work Grage City Mall.

“Di tahun 2018 ini, baru terealisasi mengadakan story telling untuk anak-anak di Perpustakaan 400 dengan sukarela,” ujarnya.

Lismah yang pernah tinggal di Inggris selama 4 tahun, dan sekarang memutuskan menjadi volunteer di Perpustakaan 400, masih memiliki program-program selain story telling.

“Masih banyak perogram-program lainnya seperti kelas merajut dengan tutor yang ahli dalam merajut, reading challenge, discussion group, bedah buku, temu dengan penulis atau animasi buku dan kursus-kursus yang lain,” bebernya.

Menurut Lismah, kegiatan-kegiatan yang sekarang berjalan, ternyata banyak diminati oleh masyarakat. Sehingga, yang tadinya tidak tahu Perpustakaan 400, kini menjadi tahu.

Foto bersama audience AboutCirebon TALK

“Bahkan, dari data pengunjung Perpustakaan 400, ada peningkatan pengunjung yang sangat signifikan jumlahnya. Sekarang saja mencapai 400 sampai 500 pengunjung setiap harinya,” jelas Lismah.

Literasi yang ada setiap minggu dan bulan begitu sangat dirasakan manfaatnya, bahwa kegiatan keterampilan sangat atraktif sekali. Dan setelah beberapa kali ikut kegiatan, banyak yang bisa menghasilkan berbagai kerajinan rajut seperti tas, sepatu dan lainnya.

“Setelah berkembang, kemudian berbagai kerajinan tersebut dijual,” terangnya.

Kemudian, kata Lismah, story telling juga sangan dirasakan manfaatnya, anak-anak jadi senang membaca dan senang berkunjung ke perpustakaan.

“Jadi, sangat luar biasa sekali buat saya yah, kegiatan ini sangat diperlukan oleh masyarakat. Mudah-mudahan, masyarakat Cirebon bisa melek literasi dan bisa maju,” tandasnya.

Selain itu, inspirator kedua Iyoes selaku Founder Komunitas Sahabat Jiwa Cirebon menjelaskan bahwa awal berdiri Sahabat Jiwa saat dirinya kuliah di Jurusan Psikologi 8 tahun yang lalu di Kota Salatiga.

“Kami Sahabat Jiwa berusaha fokus mengembangkan karakter anak-anak sejak sedini mungkin,” ujarnya

Lanjut Iyoes, bagaimana cara mengembangkan karekter anak-anak tersebut. Caranya adalah kita Sahabat Jiwa membuat sebuah rumah baca di salah satu kampung padat penduduk di Kota Cirebon.

Lokasi tepatnya Rumah Baca Sahabat Jiwa berada di Kampung Purwasari, pemukiman padat penduduk yang terletak di antara dua perlintasan kereta api. Kampung ini berada di wilayah Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

“Kami memulainya dengan langka kecil, yaitu mendidik anak-anak di pemukiman padat penduduk ini agar mereka memiliki pemikiran yang luas dan menggunakan kreativitas mereka untuk membangun tempat tinggalnya,” beber Iyoes.

Kegiatan yang dilakukan di rumah baca meliputi beberpa program seperti KeJar Calista (Kelompok Belajar Baca Tulis dan Matematika), KeJar Berbaris (Kelompok Belajar Berbahasa Inggris), dan Sekolah Kreatif.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu, sejak siang sampai menjelang Maghrib,” jelasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tinjau Rumah Ambruk di Cirebon, Anggota Komisi VIII DPR RI Evaluasi Perumahan Bersubsidi

Cirebon,- Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Selly Andriani Gantina mengunjungi rumah ambruk di Desa Kejuden, Kecamatan...

50 Pemuda Peace Train Indonesia Belajar Keberagaman dari Cirebon

Cirebon,- Indonesia Conference Religion and Peace (ICRP) berkolaborasi bersama Pelita (Pemuda Lintas Agama), dan Inspiration House menggelar kegiatan Peace Train dan panggung kebudayaan yang...

Ulang Tahun ke-25, ACE Hadirkan Program 25 Years Anniversary di Seluruh Indonesia

Jakarta,- ACE, pusat kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup terlengkap di Indonesia menyelenggarakan program 25 Years Anniversary yang berlangsung di toko ACE seluruh Indonesia...

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir platform aplikasi terbaru yakni NU-JEK...

Vinotel Cirebon Optimis, Kunjungan Wisatawan di Tahun 2020 Meningkat

Cirebon,- Pelaku industri pariwisata di Kota Cirebon melihat prospek Cirebon kedepan masih cukup bagus. Apalagi ditunjang dengan akses jalan yang semakin mudah untuk ke...

More Articles Like This