Senin, 17 Mei 2021

Selama Pandemi Transaksi QRIS Mandiri Syariah Naik 16 Persen

Populer

Kampung Sabin, Tawarkan Konsep Suasana Bali

Cirebon,- Ingin merasakan suasana seperti di Ubud Bali, kini tidak perlu jauh-jauh harus pergi ke Bali. Pasalnya, di Cirebon...

Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Orang Tahu dengan Ketinggian 27 Meter⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kecamatan Dukupuntang dikenal sebagai salah satu wilayah kecamatan penyangga pariwisata berbasis alam (Agrowisata) di Kabupaten Cirebon.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Terdapat berbagai sumber...

Serentak, PGRI Kota Cirebon Bagikan 3000 Takjil dan Nasi Kotak di 4 Kecamatan⁣

Cirebon,- Di penghujung Ramadan 1442 H ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cirebon mengadakan kegiatan berbagi. Berbeda dengan...

RedBox Barbershop Ramai Pengunjung, Hari Lebaran Tetap Buka

Cirebon,- Jelang hari raya Idulfitri, jasa potong rambut atau barbershop ramai pengunjung. Hal ini menjadi berkah tersendiri bari para...

Jakarta,- Sejalan dengan cara hidup baru di tengah pandemi, Mandiri Syariah mencatatkan kenaikan nilai transaksi Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sebesar 16 persen (ytd) sampai dengan September 2020.

Dari transaksi tersebut, 57 persen merupakan transaksi finansial dan 43 persen adalah transaksi sosial seperti zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf).

Direktur IT, Operation & Digital Banking Mandiri Syariah Achmad Syafii mengatakan metode transaksi pembayaran non tunai berstandar nasional dari Bank Indonesia ini sangat relevan dengan kondisi pandemi, dimana masyarakat diimbau untuk meminimalisir kontak sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19.

Loading...

Sejak diluncurkan Maret 2020, saat ini Mandiri Syariah telah bekerja sama dengan 21 ribu merchant, dimana 63 persen merupakan merchant komersial termasuk UKM dan lembaga pendidikan, sementara 37 persen adalah masjid dan lembaga sosial.

“Berpijak dari pemahaman kami akan kebutuhan nasabah (customer centric), kami memahami nasabah membutuhkan kemudahan dan kenyamanan layanan dalam transaksi finansial, spiritual dan sosial. Karenanya, kami bekerja sama menyediakan layanan QRIS dengan masjid dan lembaga sosial,” ujar Achmad Syafii di Jakarta.

BACA YUK:  Penyekatan Arus Balik di Kota Cirebon, Hasil Pemeriksaan Antigen Dinyatakan Negatif

Group Head Digital Banking Sales and Partnership Mandiri Syariah, Riko Wardhana menambahkan hingga September 2020, ada lebih dari 7.600 masjid di seluruh Indonesia yang telah menyediakan layanan QRIS Mandiri Syariah untuk pembayaran zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf) jamaahnya.

Kemudahan layanan ini berdampak positif pada saldo rata-rata penerimaan masjid dan lembaga sosial yang naik 24 persen selama periode Juni-September 2020.

“Dengan QRIS, masyarakat cenderung lebih tenang dan nyaman dalam berinfak dan sedekah tanpa harus malu atau takut jumlah sedekahnya diketahui orang lain,” ungkapnya.

Penggunaan QRIS di lingkungan masjid, kata Riko, menjadi peluang bagi pihak masjid dalam merefferalkan jamaah membuka rekening secara online. Dan sebagai perefferal, pengurus masjid akan menerima fee refferal yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran masjid.

BACA YUK:  Bentani Hotel Cirebon Buka Outlet Ben Deli, Tawarkan Aneka Sandwich dan Bread

“Layanan ini menjadi pembuka akses masyarakat untuk mendukung sekaligus beralih ke ekosistem syariah” terang Riko.

Dengan metode pembayaran QRIS ini membuat nasabah lebih mudah, murah, cepat dan nyaman dalam melakukan transaksi. Cukup dengan membuka Mandiri Syariah Mobile dan memindai QR code di semua merchant yang telah memiliki barcode QRIS, pembayaran selesai.

Selain itu nasabah tidak perlu lagi melakukan top-up seperti e-wallet karena sumber dana pembayaran berasal dari rekening tabungan Mandiri Syariah.

Setiap merchant yang telah bekerjasama dalam layanan QRIS Mandiri Syariah, akan menerima hasil penjualan yang secara otomatis akan langsung tersimpan di rekening, artinya lebih aman dan bisa dimonitor setiap saat.

Saat transaksi pun, merchant tidak perlu repot lagi menyiapkan kembalian uang tunai dan secara tidak langsung merchant pun akan mulai terlatih untuk mengelola keuangannya secara lebih akuntabel.

Untuk memudahkan merchant QRIS Mandiri Syariah dalam mengelola keuangan dan transaksinya, tersedia layanan Mandiri Syariah Mobile dan Net Banking. Merchant pun mendapat kesempatan untuk mensosialisasikan pembukaan rekening dari hp, fitur buka rekening online pertama yang dimiliki bank syariah, kepada para pelanggan dan jamaah masjid sebagai cara untuk mempermudah masyarakat mengakses sistem keuangan syariah.

Hingga September 2020 terdapat 1,4 juta pengguna Mandiri Syariah Mobile dan lebih dari 150 ribu pembukaan rekening yang dilakukan secara online.

BACA YUK:  Tidak Putus Asa Ciptakan Menu Bebek Rempah yang Empuk dan Lezat

Ke depan Mandiri Syariah akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah terkait keuangan digital khususnya penyediaan fitur pembayaran kode respon cepat QRIS.

“Insya Allah, kami akan terus berkontribusi dalam program pemerintah ini. Khususnya dalam menciptakan ekosistem pembayaran non-tunai di Indonesia dan integrasi ekonomi keuangan digital nasional serta pengembangan UKM di Indonesia melalui implementasi QRIS,” pungkas Achmad Syafii. (AC212)

BACA YUK:  Penyekatan Arus Balik di Kota Cirebon, Hasil Pemeriksaan Antigen Dinyatakan Negatif
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Layanan KA Khusus Non-Mudik di Daop 3 Cirebon Berangkatkan 3.564 Penumpang

Cirebon,- Selama masa larangan mudik lebaran tahun 2021, PT KAI Daop 3 Cirebon telah melayani orang-orang yang dikecualikan sesuai...

Pasca Lebaran, Kepala Daerah Diminta Lakukan Uji Sampling Covid-19

Cirebon,- Pasca hari raya idul Fitri 1442 Hijriah, Presiden Joko Widodo saat Rakor Virtual mengintruksikan kepada Kepala Daerah untuk berhati-hati didalam menyikapi pasca mudik...

Moment Ramadan dan Idul Fitri 2021, Layanan Data Telkomsel Tumbuh 49 Persen

Jakarta,- Selama momen Ramadan dan Idulfitri 2021, Telkomsel mencatat lonjakan trafik layanan data hingga 39.7 Petabyte (PB), atau tumbuh 49% dibanding momen yang sama...

Penyekatan Arus Balik di Kota Cirebon, Hasil Pemeriksaan Antigen Dinyatakan Negatif

Cirebon,- Petugas Polres Cirebon Kota bersama petugas gabungan melakukan penyekatan arus balik dan pemeriksaan tes cepat antigen di Pos PAM Kalijaga, Kota Cirebon, Senin...

More Articles Like This