Kamis, 22 Oktober 2020

Tanpa Keluar Rumah, Olahan Makanan Ikan di Indramayu Bisa Pesan Antar

Populer

Nakes RSD Gunung Jati Positif Covid-19, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Cirebon,- Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memberikan penjelasan terkait penutupan sementara sejumlah pelayanan. Penutupan sementara untuk...

8 Petugas Positif Covid-19, RSD Gunung Jati Tutup Sementara Pelayanan

Cirebon,- Sehubungan dengan kegiatan pelacakan kontak erat para pegawai yang terpapar Covid-19, Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota...

Walikota Cirebon Menolak Wacana Perubahan Provinsi Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda

Cirebon,- Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda mulai mencuat. Wacana tersebut muncul saat Kongres Sunda 2020...

Indonesia Fortuner Community Gelar Bakti Sosial di Objek Wisata Telaga Biru

Kuningan,- Indonesia Fortuner Community (IFC) menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako untuk warga Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan Kabupaten...

Pembatasan Aktivitas di Kota Cirebon Berdampak Pada Pemulihan Ekonomi

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon kembali memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat dan juga pengalihan arus lalu lintas hingga akhir Oktober...

Indramayu,- Di bawah terik matahari, Eliyawati (46 tahun) berkeliling mengunjungi beberapa rumah warga di sekitar Desa Indramayu.

Suhu udara Balongan yang saat itu mencapai 35 derajat Celcius, tidak menghalangi langkah dan semangatnya, meski ia juga menggunakan masker penutup mulut dan hidung sebagai protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Eliyawati adalah salah satu dari Ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan keluarga (PKK) yang tergabung dalam kelompok masyarakat OMSET Balongan atau Olahan Makanan Sehat di wilayah Balongan.

Loading...

Kelompok masyarakat ini merupakan bentukan PT Pertamina (Persero) melalui Integrated Terminal Balongan, Marketing Operation Region (MOR) III. OMSET Balongan mengolah ikan yang memiliki nilai gizi tinggi menjadi berbagai panganan praktis seperti nugget, bakso, siomay dan pempek.

BACA YUK:  Metland Hotel Cirebon Hadirkan Konsep Live Show Saat Breakfast

Eliyawati mengatakan bahwa kelompoknya sempat tidak beraktivitas pada awal masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 1 yakni Maret hingga Juli 2020. Tapi seiring dengan PSBB transisi, sejak Agustus 2020 kelompok OMSET Balongan mulai beraktivitas kembali, melakukan produksi bersama dengan beberapa anggotanya.

Kegiatan dilakukan dalam protokol Covid ketat, seperti selalu mencuci tangan atau memakai hand sanitizer, menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Sebelum pandemi, makanan olahan kami dibuat untuk anak usia balita dan dipasarkan di Kantor Desa Balongan. Namun sejak pandemi, masyarakat mengurangi aktivitas keluar rumah sehingga kami mengembangkan penjualan secara online melalui handphone dan mengantarkan ke rumah konsumen,” ujar Eliyawati, Kamis (17/9/2020).

Menurut Eliyawati, penjualan online menjadi cara efektif untuk memasarkan produknya karena para Ibu membutuhkan makanan yang cepat disajikan di rumah. Tapi dengan adanya pandemi mereka tidak leluasa keluar rumah. Terlebih, sebagian anggota keluarga juga berada di rumah terutama anak-anak karena sekolah masih dilakukan secara daring.

BACA YUK:  Sekda Kota Cirebon: Pengalihan Lalu Lintas Tidak Ada Kaitan Langsung Dengan Covid-19, Tapi Bisa Batasi Mobilitas Warga

“Makanan olahan ini bisa menjadi solusi Ibu untuk makanan ringan bagi keluarga di rumah,” tambah Eliyawati.

Mengapresiasi terobosan tersebut, pekan lalu Pertamina memberikan dukungannya terhadap pengembangan kelompok OMSET Balongan.

Unit Manager Communication Relations and CSR MOR III, Eko Kristiawan menjelaskan dukungannya tersebut berbasis pada peningkatan kualitas produksi makanan. Diantaranya berupa pembangunan rumah produksi, serta pengadaan peralatan dan bahan untuk produksi makanan olahan ini.

Selain itu, proses perijinan seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

“Kami berharap, dukungan kami ini bisa memotivasi Ibu-ibu Omset Balongan dan meningkatkan kualitas produksinya. Pada jangka panjang, semoga kegiatan ini dapat mendukung peningkatan gizi di wilayah Indramayu, sekaligus menjadi pemberdayaan masyarakat dan memiliki kontribusi pada perekonomian masyarakat juga,” jelas Eko.

BACA YUK:  Di Tengah Pandemi, Penerimaan Mahasiswa Baru Hampir Lampaui Kuota

Bagi masyarakat yang berminat mencoba makanan praktis bergizi tinggi ini, bisa menghubungi Eliyawati 0887-72735-4684 atau Yulianti 0819-4719-0506. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Siswa MANU Putra Buntet Cirebon Lolos Parlemen Remaja DPR RI

Cirebon,- Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren Cirebon, Alif Luqman Jayadi (18) lolos menjadi...

LKP Mawar Sharon Gelar Pelatihan Tata Rias Pengantin ⁣⁣ ⁣⁣

Cirebon,- LKP Mawar Sharon menggelar Pelatihan Program Pendidikan Kecakapan Kerja Keterampilan Tata Rias Pengantin Sunda Puteri di Aula Cirebon Power . Rabu 21/10/2020.⁣⁣ ⁣⁣ Rebecca Gracia,...

Gunakan Teknologi eFishery, Petani Ikan di Cirebon Diuntungkan

Cirebon,- Teknologi pemberi pakan ikan otomatis buatan Indonesia, eFishery menguntungkan bagi petani ikan. Pasalnya, teknologi eFishery ini menggabungkan pemberian pakan otomatis dengan algoritma dan sensor...

Wali Kota Cirebon: Pembatasan Aktivitas Turunkan Pendapatan Daerah Sehingga Akan Dievaluasi

Cirebon,- Penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon masuk dalam kategori zona merah, sehingga Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah menyiapkan program untuk mengantisipasi lonjakan pasien positif...

More Articles Like This