Kamis, 21 Oktober 2021

Pindah Lokasi, Kedai Kopi Hitam Legam Tawarkan Konsep Baru

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- Kedai Kopi Hitam Legam kini pindah lokasi. Kedai kopi yang sebelumnya berada di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo ini, menempati bangunan di Jalan Majasem No. 107, Kota Cirebon.

Dengan konsep baru, Kopi Hitam Legam berkolaborasi dengan menjual tembakau-tembakau Nusantara. Namun, untuk menu seduh dengan teknik Turki, masih menjadi andalan di Kedai Kopi Hitam Legam ini.

 

Loading...

Choy Miracle, pemilik Kopi Hitam Legam mengatakan konsep kedai kopi rumahan ini memanfaatkan ruang kosong yang jarang sekali menjual rempah-rempah Nusantara, salah satunya tembakau.

“Jadi makanya Kopi Hitam Legam saat ini konsepnya Kopi X tembakau. Targetnya, di sisi ekonomi saat pandemi ini kita harus menghemat, jadi kalau tembakau beli Rp. 10 ribu bisa untuk satu Minggu,” ujar Choy saat ditemui About Cirebon, Rabu (1/9/2021).

BACA YUK:  Buka Toko ke-5 di Arjawinangun, Istana Meubel Hadirkan Konsep One Stop Living

Menurut Choy, jarang sekali kedai kopi yang mengkolaborasikan kopi dengan tembakau. Ibarat tembakau ini, lanjut Choy, seperti sebuah gimmick yang eksentrik.

“Untuk menu kopi, tetap di menu Hitam Legam seduh Turkinya yang menjadi andalan. Tapi disini akan mencoba menawarkan sesuatu yang baru di dunia mocktail menjadi menu signature selain menu kopinya,” ungkap Choy.

“Jenis-jenis kopinya kita tetap menggunakan kopi Nusantara,” tambahnya.

Dengan konsep baru dan tempat baru, Kedai Kopi Hitam Legam juga menawarkan paket menarik dan paling murah. Hanya dengan Rp. 10 ribu saja, pengunjung sudah bisa menikmati kopi dan tembakau.

“Disini ada paket Sripit Ces Buel namanya. Paketnya unik ini artinya, sambil nyirip kopi sambil hisap tembakau itu hanya Rp. 10 ribu. Jadi bisa ngopi, bisa nikmatin tembakau sepuasnya,” kata Choy.

Jam operasional Kedai Kopi Legam bisa dibilang hampir 24 jam. Karena, menurut Choy, Kedai Kopi Hitam Legam ini buka dari pagi sampai larut pagi.

BACA YUK:  Dukung Kota Tanggap Narkoba, BNN Kota Cirebon Gelar Workshop Insan Media

“Karena kita konsepnya kopi rumahan, jadi saya sekalian tinggal disini. Kalau misalkan teman-teman mau ngopi tapi pintunya tertutup, tinggal ketok saja,” katanya.

Jenis tembakau yang ditawarkan di Kedai Kopi Hitam Legam, selain tembakau pabrikan tersedia juga tembakau masih natural. Ada enak jenis tembakau natural, seperti jenis tembakau Darmawangi, Aceh Gayo, dan lainnya.

“Kita baru ada enam jenis tembakau, mudah-mudahan akan terus menambah jenis-jenis lainnya. Harganya untuk natural kita jual per-gram, minimal pembelian 20 gram dengan harga Rp. 15 ribu, sedangkan tembakau kemasan paling murah Rp 10 ribu dan paling mahal Rp. 20 ribu,” jelasnya.

Choy berharap dengan dibukanya kembali Kedai Kopi Hitam Legam dengan konsep baru bisa terus fight dengan kondisi gas rem dari pemerintah. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Mengenang Para Pahlawan, HUT Partai Golkar ke-57 Gelar Ziarah dan Tabur Bunga

Cirebon,- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Cirebon menggelar acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kesenden, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Acara...

Horison Ultima Kertajati Siap Beroperasi Akhir Tahun 2021

Bekasi,- PT Metropolitan Land Tbk (Metland) melalui anak perusahaan PT Sumber Tata Lestari melanjutkan pembangunan Hotel Horison Ultima Kertajati yang berlokasi di jalan Kadipaten...

More Articles Like This