Kamis, 23 Januari 2020

Kisah Penjual Jamu Gendong Mengantarkan Kesuksesan Ketiga Anaknya Menjadi Sarjana

Populer

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

Pengembang Perumahan Bersubsidi di Kabupaten Cirebon Terancam Mandeg

Cirebon,- Forum Komunikasi Pengembang Perumahan Cirebon (FKPPC) memberikan pernyataan terkait permasalahan pemberian hak guna bangunan atas tanah yang akan...

Sultan Sepuh XIV : Keraton Agung Sejagat Tidak Terdaftar Dalam FSKN

Cirebon,- Kemunculan Keraton Agung Sejagat yang berada di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo menggegerkan banyak pihak setelah...

Permudah Informasi Perguruan Tinggi, SMA/SMK Mandiri Cirebon Gelar University Day 2020

Cirebon,- Sekolah SMA/SMK Mandiri menggelar kegiatan University Day (UnivDay) 2020 yang berlangsung di halaman SMA/SMK Mandiri, Jalan Kamboja No....

Asyiknya Berwisata di Grand Maerakaca Semarang

Semarang,- Waktu tempuh dari Cirebon ke Semarang semakin cepat, baik menggunakan kereta api maupun menggunakan kendaraan mobil yang memakan...

Cirebon- Sagih (48), seorang ibu pedagang jamu gendong yang biasanya berkeliling menjual jamunya di sekitar jalan Perjuangan. Aslinya orang Solo, ikut merantau bersama suami beserta ketiga putrinya ke Kota Cirebon dan kini tinggal di daerah Jagasatru.

1. Berjualan Jamu Pagi dan Sore

Beliau berjualan jamu dua kali sehari di waktu pagi dan sore. Pagi hari, beliau berjualan mulai pukul 06.30 sampai pukul 11.00. Sedangkan sore hari, berjualan dari pukul 15.00 hingga pukul 17.30.

“Saya kan jualan jamu dua kali sehari, untuk persiapannya sendiri dari jam 3 pagi dan jam 12 siang. Bahan-bahan untuk membuat jamu ada yang dari Solo dan dari kebun”, ujar Sagih ketika ditemui About Cirebon, Jum’at (6/9/2019).

Loading...

Rute yang ditempuh untuk berjualan jamu diantaranya wilayah Perumahan Griya Sunyaragi Permai (GSP) dan Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

2. Sudah Berjualan selama 37 Tahun

Ibu Sagih mulai berjualan jamu gendong sejak tahun 1982. Berarti, sudah 37 tahun. Masa mudanya dihabiskan untuk belajar meracik jamu, sehingga tidak ada waktu untuk bersekolah. Faktornya antara lain tidak diperbolehkan oleh orang tua ditambah dengan keadaan ekonomi keluarganya yang saat itu tidak memungkinkan beliau untuk bersekolah.

3. Ketiga Anaknya Menjadi Sarjana

Hal itulah yang membuat Ibu Sagih bercita-cita menyekolahkan ketiga putrinya.

“Saya pengen banget anak-anak saya sekolah sampai lulus kuliah”, katanya.

“Alhamdulillah meskipun saya sama suami bermata pencaharian sebagai penjual jamu gendong dan penjual bakso, kami berhasil menyekolahkan ketiga putri kami hingga menjadi sarjana”, cerita Sagih.

Putri pertamanya kuliah strata 1 (S1) mengambil jurusan Manajemen Informatika. Putri kedua kuliah diploma 3 (D3) mengambil jurusan yang sama dengan kakaknya. Sedangkan putri bungsunya kuliah strata 1 (S1) mengambil jurusan Tadris Bahasa Inggris.

Tidak ada halangan ketika memperjuangkan ketiga putrinya untuk bersekolah. Baginya, yang terpenting adalah niat dan semangat. Insyaallah dimudahkan jalannya.

4. Anak-anaknya Sudah Bekerja

Kini, ketiga putri Ibu Sagih sudah bekerja dan berkeluarga. Dua orang putrinya bekerja di kantor pajak dan seorang lagi bekerja sebagai guru.

Kesuksesan ketiga putri Ibu Sagih dalam menempuh pendidikan hingga sarjana, menjadi bukti kegigihan seorang ibu dalam memperjuangkan kehidupan anaknya agar lebih baik.

(Reporter : Vianisa Atifah/PPL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Komisioner OJK Minta OJK Daerah Terus Intensifkan Investasi Bodong

Cirebon,- Keberadaan Kantor OJK (Otoritas Jasa Keuangan) di daerah memegang peranan yang sangat penting sebagai ujung tombak dalam mengeksekusi...

Perkembangan Ekonomi di Wilayah Ciayumajakuning Menunjukkan Pertumbuhan Positif

Cirebon,- Perekonomian Indonesia pada tahun 2019 menghadapi tantangan yang tidaklah ringan. Perlambatan ekonomi global sudah mulai kita rasakan, khususnya dalam aktivitas perdagangan luar negeri...

Arief Budi Wibisono Kini Jabat Kepala OJK Cirebon Gantikan Muhammad Lutfi

Cirebon,- Budi Arief Wibisono resmi menggantikan Muhammad Lutfi sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon.Acara pelantikan dan serah terima jabatan Kepala OJK Cirebon dari...

Core Coffee Shop Ramaikan Bisnis Kopi di Kota Cirebon

Cirebon,- Core Coffee Shop yang berlokasi di PIA Hotel, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kota Cirebon menggelar acara Grand Opening, Rabu (22/1/2020) sore. Grand Opening Core...

Mudahkan Kebutuhan Pesta Pernikahan, Intimate Wedding Showcase Pertama Digelar di Cirebon

Cirebon,- Metland Hotel by Horison Cirebon bekerja sama dengan ab PRO Wedding and Talent Organizer menggelar acara yang bertajuk “Intimate Wedding Showcase”, Rabu (22/1/2020). Acara...

More Articles Like This