Senin, 30 Maret 2020

Kisah Penjual Jamu Gendong Mengantarkan Kesuksesan Ketiga Anaknya Menjadi Sarjana

Populer

Cinema XXI CSB Mall Tutup Sementara Sejak Hari Senin

Cirebon,- Wabah virus Corona atau Covid-19 terus meluas di wilayah Indonesia. Bahkan dampak dari covid-19 ini menjalar hingga sektor...

Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon Tetap Melaksanakan Sholat Jumat, Ini Ketentuannya

Cirebon,- Banyak pertanyaan dari masyarakat, khususnya di Kota Cirebon bahkan wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) tentang sikap...

Ketua MUI Kota Cirebon: Semua Masjid di Kota Cirebon Tetap Melaksanakan Sholat Jumat

Cirebon,- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa Nomor 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah virus...

Wali Kota Cirebon: Masyarakat yang Berkerumun Akan Kami Bubarkan untuk Cegah Virus Corona

Cirebon,- Untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau covid-19, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon akan meningkatkan Social Distancing...

Wali Kota Cirebon Perpanjang Masa Belajar di Rumah Untuk Siswa Sekolah Se-Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon resmi memperpanjang masa belajar di rumah untuk siswa sekolah di semua tingkatan se-Kota...

Cirebon- Sagih (48), seorang ibu pedagang jamu gendong yang biasanya berkeliling menjual jamunya di sekitar jalan Perjuangan. Aslinya orang Solo, ikut merantau bersama suami beserta ketiga putrinya ke Kota Cirebon dan kini tinggal di daerah Jagasatru.

1. Berjualan Jamu Pagi dan Sore

Beliau berjualan jamu dua kali sehari di waktu pagi dan sore. Pagi hari, beliau berjualan mulai pukul 06.30 sampai pukul 11.00. Sedangkan sore hari, berjualan dari pukul 15.00 hingga pukul 17.30.

“Saya kan jualan jamu dua kali sehari, untuk persiapannya sendiri dari jam 3 pagi dan jam 12 siang. Bahan-bahan untuk membuat jamu ada yang dari Solo dan dari kebun”, ujar Sagih ketika ditemui About Cirebon, Jum’at (6/9/2019).

Loading...

Rute yang ditempuh untuk berjualan jamu diantaranya wilayah Perumahan Griya Sunyaragi Permai (GSP) dan Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

2. Sudah Berjualan selama 37 Tahun

Ibu Sagih mulai berjualan jamu gendong sejak tahun 1982. Berarti, sudah 37 tahun. Masa mudanya dihabiskan untuk belajar meracik jamu, sehingga tidak ada waktu untuk bersekolah. Faktornya antara lain tidak diperbolehkan oleh orang tua ditambah dengan keadaan ekonomi keluarganya yang saat itu tidak memungkinkan beliau untuk bersekolah.

3. Ketiga Anaknya Menjadi Sarjana

Hal itulah yang membuat Ibu Sagih bercita-cita menyekolahkan ketiga putrinya.

“Saya pengen banget anak-anak saya sekolah sampai lulus kuliah”, katanya.

“Alhamdulillah meskipun saya sama suami bermata pencaharian sebagai penjual jamu gendong dan penjual bakso, kami berhasil menyekolahkan ketiga putri kami hingga menjadi sarjana”, cerita Sagih.

Putri pertamanya kuliah strata 1 (S1) mengambil jurusan Manajemen Informatika. Putri kedua kuliah diploma 3 (D3) mengambil jurusan yang sama dengan kakaknya. Sedangkan putri bungsunya kuliah strata 1 (S1) mengambil jurusan Tadris Bahasa Inggris.

Tidak ada halangan ketika memperjuangkan ketiga putrinya untuk bersekolah. Baginya, yang terpenting adalah niat dan semangat. Insyaallah dimudahkan jalannya.

4. Anak-anaknya Sudah Bekerja

Kini, ketiga putri Ibu Sagih sudah bekerja dan berkeluarga. Dua orang putrinya bekerja di kantor pajak dan seorang lagi bekerja sebagai guru.

Kesuksesan ketiga putri Ibu Sagih dalam menempuh pendidikan hingga sarjana, menjadi bukti kegigihan seorang ibu dalam memperjuangkan kehidupan anaknya agar lebih baik.

(Reporter : Vianisa Atifah/PPL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Grage Group Jamin Tenant Jual Kebutuhan Primer dan Farmasi Tetap Buka

Cirebon,- Walaupun menutup sementara operasional unit bisnis Mall dan Hotel, Grage Group pastikan layanan kebutuhan primer dan farmasi tetap...

Selain Mall, Grage Group Tutup Sementara Unit Bisnis Hotel di Cirebon dan Kuningan

Cirebon,- Setelah mengambil keputusan terkait penutupan sementara Grage Mall dan Grage City Mall, Grage Group kembali memberlakukan penutupan sementara operasional untuk unit bisnis lainnya...

Sejak Tanggal 1 Maret, Pembatalan Tiket KA di Daop 3 Cirebon Capai 13.584 Pembatalan

Cirebon,- Kebijakan pengurangan perjalanan KA serta kondisi pandemik corona yang terjadi saat ini, menyebabkan pembatalan sejumlah tiket KA.Secara total terhitung sejak tanggal 1 Maret...

Mulai 1 April sampai 1 Mei 2020, Daop 3 Cirebon Batalkan 15 Perjalanan KA Argo Cheribon, Ini Daftarnya

Cirebon,- Untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon kembali melakukan pembatalan 15...

Dua Mobil Water Canon Dikerahkan Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan Kota Cirebon

Cirebon,- Sat Brimob Batalyon C Pelopor Polda Jawa Barat bersama dengan Polres Cirebon Kota, unsur TNI, serta Satpol PP Kota Cirebon melakukan penyemprotan cairan...

More Articles Like This