Sabtu, 8 Agustus 2020

Kisah Penjual Jamu Gendong Mengantarkan Kesuksesan Ketiga Anaknya Menjadi Sarjana

Populer

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang....

Terkait Pengukuhan Polmak Oleh Keturunan Sultan Kasepuhan XI, Putra Mahkota Angkat Bicara

Cirebon,- Keturunan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon XI, Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan dirinya sebagai Polmak atau...

Keturunan Sultan XI Kasepuhan Cirebon, Mengukuhkan Sebagai Polmak

Cirebon,- Keturunan Sultan Sepuh XI Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan diri sebagai Polmak atau Pejabat Sementara...

Catat Tanggalnya, Kota Baru Keandra Akan Gelar Open House Night

Cirebon,- Kota Baru Keandra, kawasan hunian mandiri dengan luas 110 hektar mengundang seluruh masyarakat wilayah III Cirebon untuk hadir...

Pembukaan Sekolah Tatap Muka Akan Dikaji Pemerintah Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon sedang mengkaji rencana untuk membuka pembelajaran sekolah dengan tatap muka secara langsung.Hal tersebut disampaikan Bupati...

Cirebon- Sagih (48), seorang ibu pedagang jamu gendong yang biasanya berkeliling menjual jamunya di sekitar jalan Perjuangan. Aslinya orang Solo, ikut merantau bersama suami beserta ketiga putrinya ke Kota Cirebon dan kini tinggal di daerah Jagasatru.

1. Berjualan Jamu Pagi dan Sore

Beliau berjualan jamu dua kali sehari di waktu pagi dan sore. Pagi hari, beliau berjualan mulai pukul 06.30 sampai pukul 11.00. Sedangkan sore hari, berjualan dari pukul 15.00 hingga pukul 17.30.

Loading...

“Saya kan jualan jamu dua kali sehari, untuk persiapannya sendiri dari jam 3 pagi dan jam 12 siang. Bahan-bahan untuk membuat jamu ada yang dari Solo dan dari kebun”, ujar Sagih ketika ditemui About Cirebon, Jum’at (6/9/2019).

Rute yang ditempuh untuk berjualan jamu diantaranya wilayah Perumahan Griya Sunyaragi Permai (GSP) dan Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

2. Sudah Berjualan selama 37 Tahun

Ibu Sagih mulai berjualan jamu gendong sejak tahun 1982. Berarti, sudah 37 tahun. Masa mudanya dihabiskan untuk belajar meracik jamu, sehingga tidak ada waktu untuk bersekolah. Faktornya antara lain tidak diperbolehkan oleh orang tua ditambah dengan keadaan ekonomi keluarganya yang saat itu tidak memungkinkan beliau untuk bersekolah.

3. Ketiga Anaknya Menjadi Sarjana

Hal itulah yang membuat Ibu Sagih bercita-cita menyekolahkan ketiga putrinya.

“Saya pengen banget anak-anak saya sekolah sampai lulus kuliah”, katanya.

“Alhamdulillah meskipun saya sama suami bermata pencaharian sebagai penjual jamu gendong dan penjual bakso, kami berhasil menyekolahkan ketiga putri kami hingga menjadi sarjana”, cerita Sagih.

Putri pertamanya kuliah strata 1 (S1) mengambil jurusan Manajemen Informatika. Putri kedua kuliah diploma 3 (D3) mengambil jurusan yang sama dengan kakaknya. Sedangkan putri bungsunya kuliah strata 1 (S1) mengambil jurusan Tadris Bahasa Inggris.

Tidak ada halangan ketika memperjuangkan ketiga putrinya untuk bersekolah. Baginya, yang terpenting adalah niat dan semangat. Insyaallah dimudahkan jalannya.

4. Anak-anaknya Sudah Bekerja

Kini, ketiga putri Ibu Sagih sudah bekerja dan berkeluarga. Dua orang putrinya bekerja di kantor pajak dan seorang lagi bekerja sebagai guru.

Kesuksesan ketiga putri Ibu Sagih dalam menempuh pendidikan hingga sarjana, menjadi bukti kegigihan seorang ibu dalam memperjuangkan kehidupan anaknya agar lebih baik.

(Reporter : Vianisa Atifah/PPL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mahasiswa KKN UNDIP Kota Cirebon Ajarkan Cara Budi Daya Microgreen⁣

Cirebon,- Mahasiswa KKN UNDIP Kota Cirebon, mengajarkan cara budidaya tanaman microgreen kepada ibu-ibu rumah tangga di daerah Kelurahan Kebon...

Pemda Kota Cirebon dan Ombudsman Gelar Sosialisasi Laporan Publik

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menggelar acara sosialisasi tentang tata cara pemeriksaan laporan pengaduan masyarakat, Jumat (7/8/2020).Acara yang berlangsung di Ruang Adipura Balaikota...

Okupansi di Aston Cirebon Hotel Mulai Meningkat

Cirebon,- Setelah tiga bulan tidak beroperasi karena Pandemi Covid-19, okupansi Aston Cirebon Hotel & Convention Center mulai meningkat.Hotel yang terletak di Jalan Brigjen Darsono...

Satreskrim Polresta Cirebon Ungkap Kasus Pencabulan Anak Dibawa Umur

Cirebon,- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur.Dalam kasus tersebut, Satreskrim mengamankan dua orang tersangka. Tersangka pertama merupakan...

Mahasiswa Undip Jalankan Dua Program KKN Dalam Rangka Mendukung SDGs dan Sosialisasi Covid

Cirebon (31/07) - Cirebon menjadi kota yang tak luput dari persebaran mahasiswa Undip dalam melaksanakan program KKN Pulang Kampung. Dengan jumlah 14 mahasiswa yang...

More Articles Like This