Rabu, 20 Januari 2021

Kisah Penjual Jamu Gendong Mengantarkan Kesuksesan Ketiga Anaknya Menjadi Sarjana

Populer

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang...

Obyek Wisata Baru Tenjo Layar Kuningan Segera Dibuka⁣⁣

⁣Kuningan, - Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) Tenjo Layar merupakan salah satu obyek wisata baru di Kuningan...

Beli Saporete Coffee, 10% Keuntungannya Untuk Membantu Anak Yatim⁣

Cirebon - Anda penikmat kopi? Bisa cicipi Saporete Coffee yang hadir dalam berbagai varian rasa. Membeli kopi berarti anda...

Inilah Tempat Wisata Kuliner di Talun Kabupaten Cirebon dengan Suasana Persawahan ⁣

Cirebon,- Kawasan Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan dan desa Sarwadadi Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon kini sudah menjadi tempat tujuan...

Produk Kecantikan KF Skin Cosmetics Berikan Apresiasi Kepada Member

Cirebon,- KF Skin Cosmetics TR Team Jawa Barat menggelar acara yang bertajuk Awarding Night atau malam penghargaan bagi para...

Cirebon- Sagih (48), seorang ibu pedagang jamu gendong yang biasanya berkeliling menjual jamunya di sekitar jalan Perjuangan. Aslinya orang Solo, ikut merantau bersama suami beserta ketiga putrinya ke Kota Cirebon dan kini tinggal di daerah Jagasatru.

1. Berjualan Jamu Pagi dan Sore

Beliau berjualan jamu dua kali sehari di waktu pagi dan sore. Pagi hari, beliau berjualan mulai pukul 06.30 sampai pukul 11.00. Sedangkan sore hari, berjualan dari pukul 15.00 hingga pukul 17.30.

Loading...

“Saya kan jualan jamu dua kali sehari, untuk persiapannya sendiri dari jam 3 pagi dan jam 12 siang. Bahan-bahan untuk membuat jamu ada yang dari Solo dan dari kebun”, ujar Sagih ketika ditemui About Cirebon, Jum’at (6/9/2019).

BACA YUK:  8.009 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Cirebon akan Diberi Vaksin

Rute yang ditempuh untuk berjualan jamu diantaranya wilayah Perumahan Griya Sunyaragi Permai (GSP) dan Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

2. Sudah Berjualan selama 37 Tahun

Ibu Sagih mulai berjualan jamu gendong sejak tahun 1982. Berarti, sudah 37 tahun. Masa mudanya dihabiskan untuk belajar meracik jamu, sehingga tidak ada waktu untuk bersekolah. Faktornya antara lain tidak diperbolehkan oleh orang tua ditambah dengan keadaan ekonomi keluarganya yang saat itu tidak memungkinkan beliau untuk bersekolah.

3. Ketiga Anaknya Menjadi Sarjana

Hal itulah yang membuat Ibu Sagih bercita-cita menyekolahkan ketiga putrinya.

“Saya pengen banget anak-anak saya sekolah sampai lulus kuliah”, katanya.

“Alhamdulillah meskipun saya sama suami bermata pencaharian sebagai penjual jamu gendong dan penjual bakso, kami berhasil menyekolahkan ketiga putri kami hingga menjadi sarjana”, cerita Sagih.

Putri pertamanya kuliah strata 1 (S1) mengambil jurusan Manajemen Informatika. Putri kedua kuliah diploma 3 (D3) mengambil jurusan yang sama dengan kakaknya. Sedangkan putri bungsunya kuliah strata 1 (S1) mengambil jurusan Tadris Bahasa Inggris.

BACA YUK:  Aktor Asal Cirebon, Vicky Kalea Luncurkan Single Perdana Hari Bahagia⁣

Tidak ada halangan ketika memperjuangkan ketiga putrinya untuk bersekolah. Baginya, yang terpenting adalah niat dan semangat. Insyaallah dimudahkan jalannya.

4. Anak-anaknya Sudah Bekerja

Kini, ketiga putri Ibu Sagih sudah bekerja dan berkeluarga. Dua orang putrinya bekerja di kantor pajak dan seorang lagi bekerja sebagai guru.

Kesuksesan ketiga putri Ibu Sagih dalam menempuh pendidikan hingga sarjana, menjadi bukti kegigihan seorang ibu dalam memperjuangkan kehidupan anaknya agar lebih baik.

(Reporter : Vianisa Atifah/PPL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Program Jelajah Rasa, Kandang Ayam Hadirkan Menu Korean Taste⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kandang Ayam Resto yang yang berlokasi di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, pada akhir Januari 2021 menghadirkan program Campaign...

Cabuli Anak Dibawah Umur, Penjaga Tempat Ibadah Ditangkap Satreskrim Polresta Cirebon

Cirebon,- Satuan Reskrim Polresta Cirebon menangkap tersangka kasus pencabulan berinisial NF (52). Tersangka sendiri tercatat sebagai warga Bangka Belitung. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi...

Octi : Saya Suka Empal Asem, Sate Kambing dan Es Durian⁣⁣ ⁣⁣

Cirebon, - Istimewa. Satu kata yang mewakili Cirebon bagi Angela Maria Octiana Femant (Octi). Wanita yang kini menjabat sebagai Store Manager Gramedia World Cipto...

Bupati Cirebon Tetapkan Tanggap Darurat Banjir

Cirebon,- Bupati Cirebon menetapkan tanggap darurat, dalam penanganan banjir yang melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Cirebon. Kepala Pelaksanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cirebon, Alex...

More Articles Like This